Dg akibat multipel efeknya rasanya "korbannya:" jauh lebih besar dari Merapi kemarin, apalagi dari segi ekonomi masyarakat kayaknya lebih besar dampaknya dari gempa jogya ( jalan Tol dan pabrik pabrik yg sbg urat nadi perekonomian ditutup, belum ratusan sawah produksi rusak, dll ). Cuma kok tidak ada tindakan darurat ( misal bikin Dam cepet cepet untuk menampung atau yang lain, kesannya dibiarkan kemana mana ), kalau semuanya harus nunggu hasil penelitian , atau alternatif alternatif penangannya dan apalagi semuanya belum ada yang memberikan kepastian hasilnya, kasihan itu penduduk semakin hari semakin banyak yang tersiksa baik langsung maupun td langsung , padahal lumpurnya tidak pandang bulu nerjang terus.tidak mau berhenti. Kalau Tsunami , Merapi atau gempa Jogya kemarin banyak diskusi diskusi iagi dg mengundang pakar pakar, Rasanya untuk masalah Porong ini ( meskipun ini domainnya geologi juga) kelihatannya iagi agak repot juga menghadapi ini , karena banyak kepentingan yang terlibat disini... meskipun iagi sbg org profesi dan independent.( memang serba repot untuk yang satu ini ....................... )
ISM ----- Original Message ----- From: "Noor Syarifuddin" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Friday, June 30, 2006 1:36 PM Subject: [iagi-net-l] manajemen krisis - Re: [iagi-net-l] Gempa, Pemicu Banjir Lumpur Porong? > Terlepas dari kontroversi sebab musabab terjadinya kasus ini, saya kok > melihat "kesalahan" utama dari pihak operator adalah tidak berjalannya > manajemen krisis-nya.... > > Dalam pernyataannya mereka terlihat bersikap defensive serta tidak berterus > terang dengan apa yang terjadi. Dan ternyata di "luar dugaan" mereka, kasus > ini berakibat yang sangat luas dan kompleks: mulai dari rumah yang terendam > lumpur, sawah terendam lumpur, pabrik yang harus ditutup dan mem-PHK semua > karyawannya karena pabriknya terendam lumpur, jalan tol yang terpaksa juga > harus ditutup karena sebagian terendam dst.dst...... > > Dengan akibat seperti itu, tentu saja potensi gejolak di masyarakat akan > sangat tinggi, dan sudah barang tentu pihak yang berwenang (polisi) harus > mencari siapa yang bertanggung jawab untuk hal ini. > > > salam prihatin, > > > ----- Original Message ----- > From: "Ariadi Subandrio" <[EMAIL PROTECTED]> > To: <[email protected]> > Sent: Friday, June 30, 2006 6:39 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Gempa, Pemicu Banjir Lumpur Porong? > > > > Disampaikan oleh kepolisian daerah Jawa Timur (Sidoarjo) telah melanggar > pasal 187/188 KUHP tentang kejahatan membahayakan keamanan umum dan > ..........., dengan ancaman hukuman kurung 20 tahun. namun belum ditentukan > person penanggung jawabnya. Whuik ngeri euy.... Duh, berate resiko .... > ati2 rek > > > > ar- > > > > > > > > liamsi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Di Radio Elsinta tadi diberitakan Polisi sudah menyimpulkan kasus Lumpur > ini adalah sudah kasus Pidana ( artinya bukan lagi karena alam / gempa) dan > juga disebutkan pasal pasalnya yang dilanggar serta siapa saja yang diduga > terlibat , bahkan dinyatakan ancaman hukumannya bisa 20 thn, > > Rasanya ini merupakan Keprihatinan kita semua khususnya komunitas geologi > , semoga cepat selesai dan tidak merambat kemana mana > > Mungkin Tahun 2006 bisa dijadikan "Tahun Keprihatinan Geologi" ,dilihat > dari > > peristiwa peristiwa ditahun ini. > > > > ISM > > Subject: Re: [iagi-net-l] Gempa, Pemicu Banjir Lumpur Porong? > > > > > > Seandainya memang gempa adalah pemicunya, seharusnya tidak hanya Lapindo > dan Porongnya saja yang mengalami kejadian ini. > > > > Salam > > -SS- > > > > > > On 6/29/06, [EMAIL PROTECTED] wrote: > > > > > Kalo mau dihubung-hubungkan dengan gempa..saya kok tetep kurang percaya, > tapi kalo penjelasannya kembali ke "underground blow out" yang men-trigger > terjadinya bencana..saya lebih percaya ke kesimpulan tersebut... > > > > > > > > > Regards, > > > YP > > > > > > --------------------------------- > > Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ > countries) for 2ยข/min or less. > > > --------------------------------------------------------------------- > ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru > ----- Call For Papers until 26 May 2006 > ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

