Mungkinkah NKRI menentukan sendiri kebijakan energi?
Selama masih utang ke IMF dan World Bank, sulit ya. Di belakang dua pengatur 
uang dan utang yang tidak mungkin dilunasi itu siapa se?
Salam.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: aluthfi...@gmail.com
Date: Sat, 3 Nov 2012 23:33:29 
To: <iagi-net@iagi.or.id>
Reply-To: <iagi-net@iagi.or.id>
Subject: Re: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak Akan Memperpanjang 
Kontrak Kerja Sama Blok Mahakam

Sebetulnya membaca koran dengan 3 pernyataan wamen ESDM, gak tahu mana yang 
benar:
Pertama, diberitakan pernyataan Wamen ESDM, kira2 meragukan profesionalisme 
Pertamina untuk mengelola blok Mahakam. Langsung ingatan kita tertuju blok 
Cepu, yang dulu ada teman Pertamina mengatakan "Pertamina tak mampu mengelola 
blok Cepu", tentu pernyataan ini ada maksudnya. Ternyata blok Cepu operatornya 
MCL (Mobil Cepu Limited). Mayoritas orang menggujat kawan Pertamina yg bikin 
pernyataan. Similarity dengan Cepu, untuk Mahakam yg ada di detik.com, wamen 
dihujat banyak orang. Jangan2 blok Mahakam nanti diperpanjang dan Pertamina 
masuk sebagai parties yg non-majority.  
Kedua, diberitakan "Wamen ESDM, pengelolaan blok Mahakam diprioritaskan untuk 
Pertamina 51-70%. Similar dengan Cepu, mungkin komposisi parties Mahakam (51% 
Pertamina + 49% Total & Inpex), kemudian masing2 kasih 5% ke BUMD (46% 
Pertamina + 44% Total & Inpex + 10% BUMD) mirip Cepu (45% Pertamina + 45 % MCL 
& Ampolex + 10% BUMD). 
Ketiga, diberitakan menurut Wamen ESDM, kontrak (PSC) blok Mahakam tidak akan 
diperpanjang dan akan diberikan ke Pertamina tanpa tender dengan split yang 
lebih baik pemerintah.
Jangan2 nanti komposisi parties di Mahakam 80% Pertamina + 20% Total & Inpex 
(diberitakan kalau diberikan ke Pertamina, Pertamina akan spin off 20%). Kalau 
model ini, Pertamina jadi rinso untuk yg 20%, karena ini bukan pemerintah yg 
membawa/memberikan kepada non-pertamina 20%. Komposisinya mirip di WMO (West 
Madura Offshore) saat ini, Pertamina 80% + Kodeco Energy 20%. 

Terlepas dari mana yang benar dari pernyataan2 tersebut, ketiganya sudah ada 
condition precedence-nya, jadi bukan barang baru kalau ada salah satu yang akan 
terjadi di blok Mahakam. Ya kita masih me-raba2 mana pernyataan Wamen yg benar 
dan mana yang akan terjadi. 
Pernyataan pertama (detik.com) berwarna merah-putih-biru, pernyataan ketiga 
(kompas, 3 nov) berwarna merah-putih (birunya gha'ib), dan pernyataan kedua 
(media indonesia, 23 okt) warnanya cenderung merah-putih-biru.
Apakah akan ada pernyataan keempat ? Mari bertanya kepada rumput yang mulai 
subur jelang musim hujan. 


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Muharram Jaya Panguriseng" <muharr...@ymail.com>
Date: Sat, 3 Nov 2012 22:31:22 
To: Iagi-net<iagi-net@iagi.or.id>
Reply-To: <iagi-net@iagi.or.id>
Subject: Re: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak Akan Memperpanjang 
Kontrak Kerja Sama Blok Mahakam
Kelihatannya bakal menggunakan model pengelolaan Blok Cepu nih, Pertamina dapat 
porsi pembagian kuenya tetapi operatornya Mobil Cepu.

"Model Blok Cepu vs Model ONWJ sebagai pilihan pengelolaan Blok Mahakam setelah 
kembali ke Pemerintah RI" adalah tema baru yang menarik didiskusikan. Yang 
harus diwaspadai kalau tiba-tiba ada yang muncul dalam acara talk show di TV 
dan mengatakan "kami belum sanggup mengelolanya sendiri" sama seperti ketika 
Blok Cepu dulu menghangat.

Salam,
MJP
 

Di Blok Cepu, 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: o - musakti <o_musa...@yahoo.com.au>
Date: Sat, 3 Nov 2012 07:53:54 
To: <iagi-net@iagi.or.id>
Reply-To: <iagi-net@iagi.or.id>
Subject: Re: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak Akan Memperpanjang 
Kontrak Kerja Sama Blok Mahakam

Jadi tidak ada garansi bahwa Pertamina bakal mendapat sole operatorship blok 
ini, gitu ya cak Noor ?
(Yang disebut 'Porsi besar' itu kan bisa multitafsir....)
Lam-salamO'

--- On Sat, 3/11/12, noor syarifuddin <noorsyarifud...@yahoo.com> wrote:

From: noor syarifuddin <noorsyarifud...@yahoo.com>
Subject: Re: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak Akan Memperpanjang 
Kontrak Kerja Sama Blok Mahakam
To: iagi-net@iagi.or.id
Received: Saturday, 3 November, 2012, 7:04 PM

Walah kepencet duluan...

Skenario itu benar dalam artian sbb:
- tidak ada perpanjangan karena memang yg ada istilah itu, yg ada hanya kontrak 
baru dgn TOR yg baru...
- Pertamina kemungkinan besar akan mendapat porsi yg besar dan dominan mulai 
2018


Salam,            
                
                    

                    
                        
                            
                            
                                From:
                            
                            noor syarifuddin <noorsyarifud...@yahoo.com>;       
                     

                            
                                To:
                            
                             <iagi-net@iagi.or.id>;                             
                                                                        

                            
                                Subject:
                            
                            Re: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak 
Akan Memperpanjang Kontrak Kerja Sama Blok Mahakam                            

                            
                                Sent:
                            
                            Sat, Nov 3, 2012 11:56:13 AM                        
    

                            
                            

                            
                                
                                    
                                        Cak,
Insya Allah kemungkinan besar benar, karena setahu saya itu skenario yg 
ditwrkan bersama kepada pemerintah di akhir tahun 2011... Sayang sampai lama 
tidak ada kepastiannya.... :-)


Salam,            
                
                    

                    
                        
                            
                            
                                From:
                            
                            andangbacht...@yahoo.com 
<andangbacht...@yahoo.com>;                            

                            
                                To:
                            
                             <iagi-net@iagi.or.id>;                             
                                                                        

                            
                                Subject:
                            
                            Re: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak 
Akan Memperpanjang Kontrak Kerja Sama Blok Mahakam                            

                            
                                Sent:
                            
                            Sat, Nov 3, 2012 4:59:33 AM                         
   

                            
                            

                            
                                
                                    
                                        Kalau benar begitu, alhamdulillah, 
berarti ini menambah deretan contoh dimana akal sehat dan semangat amar ma'ruf 
nahi mungkar akhirnya bisa mempengaruhi kebijakan politik-bisnis yg salah 
kaprah.

Salam
ADB
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Muharram Jaya Panguriseng" <muharr...@ymail.com>
Date: Sat, 3 Nov 2012 04:51:47 
To: Forum HAGI<fo...@hagi.or.id>; Iagi-net<iagi-net@iagi.or.id>
Reply-To: <iagi-net@iagi.or.id>
Subject: [iagi-net-l] Rudi Rubiandini: Pemerintah Tidak Akan Memperpanjang 
Kontrak Kerja Sama Blok
 Mahakam

Rekan2 IAGI dan HAGI,

Sangat menarik mencermati berita Kompas hari ini pada hal 19 dibawah judul "PT 
Pertamina Siap Kelola Blok Mahakam". Bukan judulnya yang menarik tetapi 
pernyataan Wamen ESDM terutama setelah berminggu-minggu kita, maaf, "maki-maki" 
dimilis ini gara-gara berita dari detik.com.

Ada 3 pernyataan Wamen yang bertolak belakang dengan berita di detik.com:
1. Pemerintah tidak akan memperpanjang kontrak kerja sama pengelolaan Blok 
Mahakam.
2. Kami akan memprioritaskan PT Pertamina untuk memiliki hak partisipasi lebih 
benar dalam pengelolaan Blok Mahakam.
3. Jika PT Pertamina ditunjuk tanpa proses tender, pemerintah akan mengeluarkan 
surat bahwa semua aset di blok itu jadi aset PT Pertamina.

Kalau berita ini benar adanya berarti PT Pertamina mewakili Negara mendapatkan 
pengembalian Blok Mahakam tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Wow... Marah 
Putih banget.

Mohon maaf
 sebesar-besarnya Pak
 Rudi, saya termasuk yang "negatif" mengomentari berita detik.com itu di milis 
ini.

Merdeka!

Salam,
MJP
Powered by Telkomsel BlackBerry®
                                    
                                
                            
                    
                
            

                                    
                                
                            
                    
                
            

Kirim email ke