Assalamualaikum w.w., Perkenalkan nama saya Kus Prisetiahadi. Sedang studi s-3 di Kyushu University. Kerja di KLH-Jakarta.
Menarik apa yang ditanyakan oleh Pak Eko dan trus di tanggapi oleh Bapak Moderator. Saya pun punya 1 pertanyaan mengenai beras. Kenapa beras di Jepang itu kualitasnya tinggi sekali, juga rasanya lezat dan seperti ketan nggak seperti beras kita yang hambar walau dibandingkan dengan beras cianjur misalnya? Apa krn kondisi tanahnya, perlakuan pupuk atau apa ? Hatur nuhun, Kus --- Tatang <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalaamu'alaykum wr wb > > Sedikit menambahkan wawasan mengenai istilah hybrid > rice. Hybrid > dalam pemuliaan tanaman sebenarnya mengacu kepada > segregasi dan > rekombinasi genetik pada tanaman, yang secara awam > kita melihatnya > berasal dari hasil persilangan saja. Padahal > sebetulnya segregasi > dan rekombinasi genetik ini bisa dilakukan melalui 2 > teknik yaitu > konvensional (persilangan) dan bioteknologi. Dari > kedua teknik ini > kita bisa segera mengetahui apa produk yang > dihasilkannya : dalam > bahasa populer disebut hibrida dan transgenik > (kedua-duanya > sebetulnya ya hibrida-hibrida juga). > > Kalau membaca profile Dr. E.D. Redona (Edilberto D. > Redona) dari > Phillipine Rice Research Institute, kelihatannya dia > sangat kuat > berlatar belakang genetika dan bioteknologi tanaman > (padi) dari > Universitas California Amerika Serikat. Sehingga > kelihatannya > istilah 'commercial rice hybrid' yang digunakan oleh > Dr. E.D. Redona > itu lebih mengacu kepada istilah seperti publikasi > peneliti gabungan > Cina dan IRRI pada Nature Biotechnology tahun 2000 > yang berjudul > kurang lebih sebagai berikut : 'Field performance of > transgenic > elite commercial hybrid rice expressing Bacillus > thuringiensis ・瘢雹 > endotoxin'. Isi penelitian tersebut sudah jelas > obyeknya > menggunakan tanaman padi transgenik. > > Sekedar tambahan, Filipina sekarang merupakan salah > satu pintu masuk > Asia untuk pemasaran produk-produk tanaman > transgenik. Kita > mengetahui bahwa IRRI yang berada di bawah CGIAR, > didirikan atas > dukungan Ford & Rockefeller Foundation, yang > belakangan kita ketahui > bahwa Rockefeller ini sering membawa pesan sponsor > dari raksasa- > raksasa bioteknologi Amerika Serikat. Produk > tanaman transgenik > yang belakangan gencar dipromosikan melalui > peneliti-peneliti > Filipina dan IRRI, yaitu commercial rice hybrid > (merancukan istilah > padi hibrida yang selama ini kita kenal) dan Golden > Rice (padi kaya > akan beta karoten (pro vitamin A), bisa dilihat di > BeritaIptek.com). > > Demikian yang saya ketahui mengenai istilah > Commercial Rice Hybrid. > Mudah-mudahan saja commercial rice hybrid yang akan > diseminarkan di > Indonesia betul-betul merupakan padi hibrida dengan > istilah yang > kita kenal hingga saat ini. > > Wassalam > Tatang Sopian > > > > --- In [email protected], Siti Jahroh > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Salam IASA! > > > > Diskusi yg menarik ttg Hybrid Rice. Walaupun saya > > meneliti tentang pertanian padi, tapi > pendekatannya > > dari segi ekonominya, makanya gak begitu ngerti > ttg > > masalah genetika segala. Tapi sepengetahuan saya, > > Hybrid Rice, mungkin disebut sbg Padi Hibrida dlm > > bahasa Indonesia, berbeda dgn Padi Transgenik. > Padi > > Hibrida merupakan hasil persilangan beberapa jenis > > padi. Padi Hibrida ini berhasil mendobrak produksi > > padi di China. Dan di Indonesia sendiri merupakan > > salah satu program yg dirancang utk meningkatkan > > produksi padi kita, menurut info terakhir, 2002 > > tepatnya, pemerintah kita merilis 3 jenis padi > Hibrida > > yg produksinya mampu mencapai 15% lebih banyak dr > IR > > 64. > > > > Saya sendiri sebenernya kurang jelas, tapi > > sepengetahuan saya tanaman transgenik adalah hasil > > dari modifikasi gen, sehingga menghasilkan tanaman > yg > > baru. Utk padi di Indonesia apakah Padi transgenik > ini > > yg disebut Padi Tipe Baru. Dan untuk padi sendiri, > > sebenernya jenis2 baru yg dihasilkan lumayan > banyak, > > untuk menanggapi Mas Budi, untuk > menciptakan/perakitan > > PTB ini banyak digunakan jenis padi Javanica (padi > > bulu) lebih dari 100 jenis varietas padi bulu asal > > Indonesia digunakan utk perakitan PTB ini. > > > > Untuk timbal balik thd lingkungan, saya setuju. > > Pastinya ada efek yg ditimbulkan dgn diterapkannya > > jenis padi yg tahan hama tertentu, tetapi yg pasti > > tidak ada padi yg jenisnya sempurna, tahan > terhadap > > semua hama. Jenis2 padi tersebut ditanam sesuai > dgn > > daerah tertentu dan musim tertentu, idealnya sih > > begitu. Tapi pastinya menarik utk meneliti ttg > > dampaknya terhadap lingkungan. Mungkin bs dimulai > dr > > China yg sudah sukses menanam padi hibrida, efek > apa > > yg timbul di sana, hehehe... > > > > Untuk sementara itu dulu, mohon koreksinya kalo > ada yg > > salah. > > > > Salam > > Siti Jahroh > > Tokyo University of Agriculture > > > > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide! http://us.click.yahoo.com/EA3HyD/3MnJAA/79vVAA/S8XolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ========================================================================= "Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kelestarian Sumber Daya Alam Indonesia" ------------------------------------------------------------------------- Related homepages to IASA : http://welcomte.to/iasa_japan http://www.geocities.com/iasa_japan/iasa.html http://www.greendigitalpress.net/publications/ijas/ ========================================================================= Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/iasa/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
