Dear friends
Kalau boleh saya urun rembug dikit:
- Sangat wajar kalau Dubes atau siapa saja berkomentar seperti itu, siapakah yang bisa njawab? Belajar pertanian disini, apakah nanti bisa diaplikasikan langsung untuk meningkatkan produksi atau meningkatkan penghasilan petani? Hayo siapa yang punya jawaban optimis bisa?
- Kalau boleh punya cita2 jadi dosen ya seperti di jepang ini, ngga mikirin dapur lagi, konsentrasi ke riset, tema apa saja punya kesempatan yang sama buat riset. Sedih rasanya kalau dosen hanya dituntut untuk menunjukkan hasilnya apa? keliling2 naik sepeda di kampus saja? cari dana penelitian supaya dapat honor tambahan, risetnya asal2an, hasil risetnya cuman ditumpuk di perpus, ngga bisa diaplikasikan, dsb dsb.
- Sekedar info, bahwa secara langsung mahasiswa akan memperoleh manfaat langsung jika pembimbingnya dapat dana riset, karena tidak perlu keluar biaya riset sendiri. Untuk dana2 riset yang berasal dari Hibah Dikti malah ada yang mengharuskan mahasiswa sebagai peneliti anggota. Ada beberapa dana riset yang mengharuskan kerja sama dengan UKM/industri sehingga bermanfaat langsung ke masyarakat.
- Kalau pertanian ngga maju2 meskipun sarjana pertanian banyak, coba tengok dulu kebijakan pertanian kita? contoh sektor pangan, apa kebijakan pangan berpihak ke petani? impor padi, impor gula, kedelai, buah/sayur dsb, siapa yang diuntungkan? apakah petani? Bagaimana dengan perbankan, apakah mereka mau mengucurkan kredit untuk sektor pertanian? wong untuk sektor UKM saja masih banyak yang belum bisa diserap (info dari kementrian KUKM 2003 kemarin puluhan trilyun yang belum terserap)
- So, kita yang berada di sektor pertanian ini, siap-siap harus bisa menjawab, kenapa koq pertanian kita ngga maju2, malah impornya makin lama makin besar. Jamannya p Bungaran jadi menteri, dimana2 didengungkan agrobisnis dan agroindustri, begitu menterinya ganti, ganti kebijakan lagi, kapan majunya pertanian kita ya?
Met weekend
Aris
Davin Hadryanto Setiamarga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Well ..... rada2 chouhatsu-teki, ini ungkapan P dubes (yang kemudian saya kutip ...)
Tapi sebenernya sih bener kata siti kok. Tadinya sih saya rada sengit waktu denger beliau omong gitu .... tapi setelah mendengar penjelasan beliau, kok bener juga. Maksudnya, senantiasa harus berpikir apa yang bisa kita berikan nantinya buat rakyat kita, gitu, supaya ngga selalu di awang2 aja. Well, cara menerapkan ilmu dan cara memberikan sumbangsih itu bermacam2, sesuai dengan bidangnya. right? Tapi kalo cuman "gembar-gembor" .... nah, itu yang ingin dihindari.
Beliau itu memberi pesan supaya misalnya, waktu SAS kemaren, nanti setelah hasi penelitian disebar, lalu dibuat resume dan proceeding, lalu cuman ditaroh aja di perpus. Lalu apa tindak lanjutnya? Mau diarahkan kemana? Apakah indonesia bisa untung? Lalu apakah pribadi sendiri bisa untung? Kalo memang pertanian, dan kita setuju kalo Indonesia itu negara agraris, apakah petani itu terus untung? (dari riset kita itu?) Itu harus dipikirkan, ceunah. Bener juga kan?
Maksudnya "dosen keliling2 kampus naek sepeda", gini aja, rasanya kita harus jujur aja deh. Memang ada kan dosen yang ngga geunah gitu? Penelitian ngga, atau penelitiannya ngasal asal dapet dana peneitian doang (terus hasilnya ya cuman dijilid dan masuk arsip itu), ada yang nguber obyekan aja terus kuliahnya ditinggal melulu. right? Lalu, apakah sudah seimbang tuh, keuntungan untuk semua pihak : rakyat (dalam hal ini, mhs kali ya), pribadi, dan indonesia? lalu, pihak yang sesuai dg bidang ilmu, kalo sains ya sumbangan ke ip, lalu kalo pertanian ya ke petani, dll?
Terus terang, saya sendiri sih masih ngga tau apa saya bisa seperti itu - ideal bgt - baik sekarang, maupun nanti kalo udah "terjun". Tapi bener2 dibuat berpikir saya, sama ungkapan "chouhatsu-teki" pak dubes itu. Sekarang masih in-training, masih belom bisa ngapa2in. Lantas kapan bisa "ngapa2-in" kalo "ndak you rencanakan dari sekarang?" (ceunah).
Jadi merasa perlu introspeksi. f^^;
Lalu itu juga, IASA ini, kan akademi profesi. dalam bentuk apa yah bisa sumbangan keluar?
OK deh. Lapeeerrrr ...... Daaaag. (^^)/~~
regards,
DVN
P.S. sekarang lagi getol banget nih sama "Fukuzatsu-kei" dan "Small World" dan "Chaos", terus "System". Ada yang bisa ngajarin atau ngasih tips belajar atau recommend buku2?? m(_ _)m
Yahoo! Mail Mobile
Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone.
=========================================================================
"Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kelestarian Sumber Daya Alam Indonesia"
-------------------------------------------------------------------------
Related homepages to IASA :
http://welcomte.to/iasa_japan
http://www.geocities.com/iasa_japan/iasa.html
http://www.greendigitalpress.net/publications/ijas/
=========================================================================
Yahoo! Groups Links
- To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/iasa/
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
