Hallo... Menarik nih curhatnya Pak Ujang :)
Negara/bangsa itu sesuatu yang abstrak. Di jaman globalisasi ini, sekat negara semakin kelihatan ke-abstrak-annya. Banyak yang bilang, "Seperti orang yang bangun kesiangan kalo hari gini masih nyari-nyari kebangggaan dari yang namanya negara." Sebenarnya sudah banyak tenaga IT indonesia yang kerja di luar. Mantan temen-teman sekantor saya buanyak banget yang saat ini kerja di Eropa, Timur Tengah, dll. Saya saja yang masih betah di Jakarta karena terlalu sayang untuk ninggalin keluarga. Perusahaan local yang buka pasar di luar juga banyak, Jatis misalnya. Kita aja yang mungkin tidak banyak tahu. Tentang masuknya tenaga asing, yang saya lihat kebanyakan adalah bawaan aplikasi yang dibeli. Contoh, hampir semua perusahaan telco (baca seluler) indonesia memakai aplikasi billing yang dibeli dari luar. Nah, tentu saja support aplikasi itu (yang di dalamnya ada DBA) ya kebanyakan orang luar. Sama kalo kita jual Aplikasi ke Mesir, tentu saja support (termasuk DBA) banyak yang orang dari sini; dicari praktisnya saja. Kalau orang asing sengaja cari kerja & nglamar ke perusahaan Indonesia, itu yang sangat jarang. Dari kacamata global, indonesia itu tidak menarik bagi warga asing untuk bekerja. Dari selentingan teman-teman, engineer-engineer IT dari luar yang support di Indonesia kebanyakan adalah engineer kelas 2 yang gak lebih jago dari engineer local. Ya itu tadi, keberadaan mereka karena alasan praktis dari vendor aplikasi yang kebetulan sudah punya engineer sendiri. Salam, Rohmad http://rohmad.net/2008/07/18/kiat-mempersiapkan-diri-jadi-dba-oracle/ --- In [email protected], "Ujang Jaenudin" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > all, > > kita ini masih berbangga menjadi bangsa kuli, > apalagi menjadi DBA yg ratenya 2 digit or lebih > > sebenarnya pasar DBA di dalam negri masih luas > dan mereka (indians) sudah mulai menyerbu pada area tsb mulai dari 3 > tahun terakhir. > > so, perlukah kita ramai2 ke menkertrans untuk minta proteksi? > ataukah kita serbu juga pasar mereka di luar indo? > > masalahnya jarang ada perusahaan local yg mencari pasar di luar indo... > > just curious saja...jika ada teman2 yg mungkin mau memulai mendirikan > konsultan yg pasarnya di luar indo.... sepertinya wajib didukung :) > > -- > thanks and regards > ujang | oracle dba > jakarta - indonesia >

