Dear Cornel, Hampir semua negara ASEAN telah mengadakan kerja sama roaming dengan operator di Indonesia, apalagi dengan ketiga operator GSM seperti Indosat, Telkomsel, XL. Secara keseluruhan, memang akan lebih murah apabila dapat menemukan prepaid dinegara tujuan, daripada menggunakan nomor dari Indonesia. Satu hal yang perlu diingat, untuk di Singapore, setiap menerima SMS , maka pihak penerima harus membayar. Kalau tidak salah sekitar 15c, kurang lebih Rp. 900. (compare to Indonesia yang tidak membayar sama sekali). Ok ?
--- In [email protected], "Cornelius" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Dear rekan IBPers, > Saya ada rencana mau backpacking ke negara2 Asean (minus Myanmar dan Laos) pada bulan desember nanti. Segala info mengenai akomodasi, dll sudah saya kumpulkan dari hasil browsing internet atau dari milis. Hanya saja saya butuh saran dan ada yg mau ditanyakan dari rekan2. > Kalau kita berkunjung ke negara2 Asean yg setahu saya umumnya sistem komunikasi selularnya menggunakan sistem GSM, apakah kita perlu mengganti (membeli) nomer ponsel di setiap negara yg kita kunjungi? Ataukah nomer dari provider kita di Indonesia dapat digunakan tanpa harus berganti2 nomer diseluruh negara Asean? Kalaupun bisa kira2 hitungan ekonomisnya bagaimana? Terima kasih. > > Rgds, > Cornel > > [Non-text portions of this message have been removed] >
