Hello Linda, Ada beberapa pertimbangan sebelum mencari visa kunjungan ke negara Schengen (Eropa). - Apakah kunjungan hanya satu negara saja atau digabung dengan negara2 tetangga? >> menentukan apply visa lewat kedutaan mana - Apakah bersifat turisme atau sosial. >> Turisme tidak melibatkan undangan, sedang kunjungan sosial melibatkan orang yang sudah ada di negara yang bersangkutan (entah kawan, keluarga sodara)
1. Kembali ke point diatas, maka Linda bisa menentukan mau ambil visa turis atau sosial. Pengalaman saya, kunjungan sosial lebih ribet soal dokumen karena melibatkan orang lain dengan meminta mereka menyediakan data diri (paspor, status kependudukan, status rumah tinggal, bahkan status keuangan). Sedangkan kunjungan turis, lebih kepada dokumen pribadi dan kemampuan untuk merencanakan sendiri perjalanan (akomodasi, tiket etc). 2. Bisa tanpa diundang yang berarti visa schengen turis tetapi biasanya ada syarat keuangan yang lebih ketat. Karena berarti harus menunjukkan mampu membiayai diri sendiri. Booking hotel/penginapan bersifat keharusan untuk Schengen. Sedangkan tiket pesawat hanya menunjukkan pemesanan yang belum fixed, tetapi harus positif jika visa akan diterbitkan (lihat kelengkapan dokumen di bawah). 3. Untuk temen2 yang memakai Hospitality Club (HC) atau Coachsurfing (CS), saya kurang tahu apakah ini bakal diterima Kedutaan Belanda di Jakarta. Biasanya pihak konsuler meminta bukti pembayaran hotel (confirmed-walaupun kadang baru dibayar uang muka). Sedangkan tipe hostel backpacker, ini tergantung konsuler juga. Tetapi kalau booking itu udah dibayar, pengalaman saya boleh banget. Biasanya nih kalau konsuler ragu mereka akan cek akomodasi itu. Makanya proses schengen untuk paspor Indonesia bisa lebih dari 2 minggu. Saya pernah menyarankan buat temen yang mau kliling Eropa, usahakan pake akomodasi yang confirmed ketika meminta visa. Setelah dapat visa, terserah apakah nanti nebeng temen HC atau CS. Tips : kalau hostel/ penginapan itu mau mengirim fax booking ke kantor konsuler di Jakarta, akan lebih meyakinkan lagi. Melihat Linda udah pernah ke Belanda sebelumnya, saya kira ini akan jadi tambahan pertimbangan bagi konsuler. 4. Bisa banget, tetapi pembatalan itu setelah visa terbit. Cuma resikonya adalah hilang uang muka ketika booking atau terkena tambahan charge dari pembatalan tadi. Kalau ongkos pembatalan itu masih dianggap tidak melebihi biaya total akomodasi, ini strategi yang bagus banget. Saya pernah terapkan dan membuat jalan2 jadi hemat. 4. Untuk Canada, saya kurang tahu. Silakan dibuka saja informasi visa atau kontak langsung dengan mereka. Visa Section 6th Floor, World Trade Centre Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31 Jakarta 12920 Telephone: For general information in English, French or Bahasa Indonesia, please call (62) 021-2550-7888 (available 24 hours per day). You can also send your enquiries by fax or email. http://geo.international.gc.ca/asia/jakarta/site/visa-en.aspx ============ Berikut saya kopi pas dari bagian Konsuler Kedutaan Belanda di Jakarta (http://indonesia.nlembassy.org) Short term visit visa A Schengen visa issued by an Embassy or Consulate of one of the Schengen countries allows the holder to travel freely in these countries. However, please note that a holder of a Schengen visa is still subject to immigration control and is not guaranteed entry into any of the Schengen countries; a visa is not itself a right to enter a country. Applications have to be submitted well in advance as processing the application takes minimum 10 working days. Requirements to apply for a Schengen Visa Tourism: * A passport, valid until at least three months after completion of the intended journey, plus a photocopy of every page. * One fully, correctly and clearly completed application form, duly dated and signed. * One recent*, passport-size photograph. * All previous passports. * An original letter from your employer or company. * a flight-reservation upon submission of your application. The ticket must be presented with the issuance of a visa. Don't buy the ticket before your visa application is approved!. * Recent* bank statements from your company and/or private bank account, plus a photocopy. * When you pick up your visa: proof of travel/accident insurance (including cost of repatriation). Coverage: a minimum of 30.000 Euro (Thirty Thousand Euro) for the whole duration of the stay, valid for all Schengen countries. The insurance should not be bought before your visa application is approved! * A confirmed hotel booking, plus a photocopy. Visiting to family, relatives or friends: * A passport, valid until at least three months after completion of the intended journey, plus a photocopy of every page. * One fully, correctly and clearly completed application form, duly dated and signed. * One recent* passport-size photograph * All previous passports . * An original letter from your employer or company . * A flight-reservation upon submission of your application. The ticket must be presented with the issuance of a visa. Don't buy the ticket before your visa application is approved!. * An invitation letter, in Dutch language, from the referent (host/sponsor) in the Netherlands, mentioning the duration and period of your intended stay . * An original legalised guarantee statement* from the referent in the Netherlands (obtainable from the Town Hall of the place where the referent resides). * Recent* bank statements of your private bank account and/or referents bank account, plus a photocopy . * When you pick up your visa": proof of travel/accident insurance (including cost of repatriation). Coverage: a minimum of 30.000 Euro (Thirty Thousand Euro) for the whole duration of the stay, valid for all Schengen countries. The insurance should not be bought before your visa application is approved! * A photocopy of the (Dutch) passport or residence permit of the referent. * recent = not older than 3 months Please note that: All applicants should provide the appropriate fee. Upon submitting the application the applicant is required to produce the supporting documents. Incomplete applications will not be processed and that the visa officer may request additional information and/or documents at any time. Salam, Ambar Briastuti www.ceritaambar.com | ym : ambar_briastuti | Adventures. Backpacking. Photography. On 10 Mar 2009, at 18:01, Linda wrote: Dear Mbak Ambar, Mbak saya mau minta saran , saya berencana travelling ke Europe,dan tempat tujuan pertama saya mau ke Belanda, karena saya pernah ke sana sebelumnya (dengan undangan study summer course dari universitas disana), kedatangan kali ini hanya berencana jalan-jalan saja, jadi saya mau tanya: - apakah saya perlu undangan dari Belanda untuk datang? Apakah harus orang Belanda yang mengundang (bila teman saya orang Indonesia belajar disana, dapatkah dia mengundang saya??) - atau saya dapat pergi tanpa undangan? Dan apakah harus menyewa/ booking hotel terlebih dahulu untuk di tunjukan kepada kedutaan? Apakah syarat jumlah hari minimal yang harus di booking di hotel tersebut ? - adakah peryaratan hotelnya harus hotel berbintang ? atau hotel backpaker juga tidak masalah ? yg penting bukti booking hotel? - bilamana kemudian saya cancel hotel tersebut dan tinggal di tempat teman saya, apakah bisa seperti itu ? - saya sebenarnya juga berencana menghadiri pernikahan teman di Canada ? apakah prosedur ke Canada kurang lebih sama ? dan apakah undangan pernikahan dapat memberikan poin tambahan untuk memperoleh visa ? terima kasih sebelumnya Mbak Ambar, salam Linda [Non-text portions of this message have been removed]
