Hello Linda, Beberapa waktu yg lalu sy ngambil visa Schengen lwt Kedutaan Belanda. Buat menjawab bbrp pertanyaan kamu: * - apakah saya perlu undangan dari Belanda untuk datang? Apakah harus orang Belanda yang mengundang (bila teman saya orang Indonesia belajar disana, dapatkah dia mengundang saya??) *Karena kamu sendiri sdh bilang mau jalan2, berarti siapkan dokumen persyaratan visa sbg turis. Sy jg sama mau jalan2 aja & negara pertama adlh Belanda, krn dr sanalah sy mendapatkan invitation letter. Utk pengundang, jika dia bukan WN Belanda, maka Kedutaan berhak meminta copy ijin tinggal temen kamu. Jika dia WN Belanda, dlm hal ini pengalaman sy sendiri, saya cukup ngasih copy paspornya saja. Sekali lihat, staf visa di kedutaan Belanda sdh tau apakah paspornya WN Belanda atau bukan. * - atau saya dapat pergi tanpa undangan? Dan apakah harus menyewa/ booking hotel terlebih dahulu untuk di tunjukan kepada kedutaan? Apakah syarat jumlah hari minimal yang harus di booking di hotel tersebut ?* Utk WNI, sayangnya blm memungkinkan utk pergi ke Belanda tanpa undangan. Lah yg apply nya visa turis aja diminta menyertakan invitation letter kok. Dgn adanya invitation letter, tdk diharuskan punya bookingan hotel. Dlm format invitation letter, tlh disebutkan bahwa pihak pengundang menjamin tempat tinggal yg diundangnya. * - adakah peryaratan hotelnya harus hotel berbintang ? atau hotel backpaker juga tidak masalah ? yg penting bukti booking hotel? - bilamana kemudian saya cancel hotel tersebut dan tinggal di tempat teman saya, apakah bisa seperti itu ?* Setau saya tdk harus berbintang, yg penting jika dicek keberadaan hotelnya tdk fiktif. Ada bbrp website yg bisa dibooking dari awal dgn membayar DP. Jika dicancel, hanya hilang DP tsb. Coba google hostelworld.
Hope this helps ya. Anymore doubts soal apply visa di kedutaan Belanda, japri gw aja, kebetulan msh fresh nih memorinya :-) -------------------------------------------------- Dear Mbak Ambar, Mbak saya mau minta saran , saya berencana travelling ke Europe,dan tempat tujuan pertama saya mau ke Belanda, karena saya pernah ke sana sebelumnya (dengan undangan study summer course dari universitas disana), kedatangan kali ini hanya berencana jalan-jalan saja, jadi saya mau tanya: - apakah saya perlu undangan dari Belanda untuk datang? Apakah harus orang Belanda yang mengundang (bila teman saya orang Indonesia belajar disana, dapatkah dia mengundang saya??) - atau saya dapat pergi tanpa undangan? Dan apakah harus menyewa/ booking hotel terlebih dahulu untuk di tunjukan kepada kedutaan? Apakah syarat jumlah hari minimal yang harus di booking di hotel tersebut ? - adakah peryaratan hotelnya harus hotel berbintang ? atau hotel backpaker juga tidak masalah ? yg penting bukti booking hotel? - bilamana kemudian saya cancel hotel tersebut dan tinggal di tempat teman saya, apakah bisa seperti itu ? - saya sebenarnya juga berencana menghadiri pernikahan teman di Canada ? apakah prosedur ke Canada kurang lebih sama ? dan apakah undangan pernikahan dapat memberikan poin tambahan untuk memperoleh visa ? terima kasih sebelumnya Mbak Ambar, salam Linda 2009/3/17 Ambar Briastuti <[email protected]> > Hello Linda, > > Ada beberapa pertimbangan sebelum mencari visa kunjungan ke negara > Schengen (Eropa). > - Apakah kunjungan hanya satu negara saja atau digabung dengan > negara2 tetangga? >> menentukan apply visa lewat kedutaan mana > - Apakah bersifat turisme atau sosial. >> Turisme tidak melibatkan > undangan, sedang kunjungan sosial melibatkan orang yang sudah ada di > negara yang bersangkutan (entah kawan, keluarga sodara) > > 1. Kembali ke point diatas, maka Linda bisa menentukan mau ambil visa > turis atau sosial. Pengalaman saya, kunjungan sosial lebih ribet soal > dokumen karena melibatkan orang lain dengan meminta mereka > menyediakan data diri (paspor, status kependudukan, status rumah > tinggal, bahkan status keuangan). Sedangkan kunjungan turis, lebih > kepada dokumen pribadi dan kemampuan untuk merencanakan sendiri > perjalanan (akomodasi, tiket etc). > > 2. Bisa tanpa diundang yang berarti visa schengen turis tetapi > biasanya ada syarat keuangan yang lebih ketat. Karena berarti harus > menunjukkan mampu membiayai diri sendiri. Booking hotel/penginapan > bersifat keharusan untuk Schengen. Sedangkan tiket pesawat hanya > menunjukkan pemesanan yang belum fixed, tetapi harus positif jika > visa akan diterbitkan (lihat kelengkapan dokumen di bawah). > > 3. Untuk temen2 yang memakai Hospitality Club (HC) atau Coachsurfing > (CS), saya kurang tahu apakah ini bakal diterima Kedutaan Belanda di > Jakarta. Biasanya pihak konsuler meminta bukti pembayaran hotel > (confirmed-walaupun kadang baru dibayar uang muka). Sedangkan tipe > hostel backpacker, ini tergantung konsuler juga. Tetapi kalau booking > itu udah dibayar, pengalaman saya boleh banget. Biasanya nih kalau > konsuler ragu mereka akan cek akomodasi itu. Makanya proses schengen > untuk paspor Indonesia bisa lebih dari 2 minggu. Saya pernah > menyarankan buat temen yang mau kliling Eropa, usahakan pake > akomodasi yang confirmed ketika meminta visa. Setelah dapat visa, > terserah apakah nanti nebeng temen HC atau CS. Tips : kalau hostel/ > penginapan itu mau mengirim fax booking ke kantor konsuler di > Jakarta, akan lebih meyakinkan lagi. Melihat Linda udah pernah ke > Belanda sebelumnya, saya kira ini akan jadi tambahan pertimbangan > bagi konsuler. > > 4. Bisa banget, tetapi pembatalan itu setelah visa terbit. Cuma > resikonya adalah hilang uang muka ketika booking atau terkena > tambahan charge dari pembatalan tadi. Kalau ongkos pembatalan itu > masih dianggap tidak melebihi biaya total akomodasi, ini strategi > yang bagus banget. Saya pernah terapkan dan membuat jalan2 jadi hemat. > > 4. Untuk Canada, saya kurang tahu. Silakan dibuka saja informasi visa > atau kontak langsung dengan mereka. > Visa Section > 6th Floor, World Trade Centre > Jl. Jend. Sudirman Kav. 29-31 > Jakarta 12920 > > Telephone: For general information in English, French or Bahasa > Indonesia, please call (62) 021-2550-7888 (available 24 hours per day). > You can also send your enquiries by fax or email. > > http://geo.international.gc.ca/asia/jakarta/site/visa-en.aspx > > ============ > > Berikut saya kopi pas dari bagian Konsuler Kedutaan Belanda di > Jakarta (http://indonesia.nlembassy.org) > > Short term visit visa > > A Schengen visa issued by an Embassy or Consulate of one of the > Schengen countries allows the holder to travel freely in these > countries. However, please note that a holder of a Schengen visa is > still subject to immigration control and is not guaranteed entry into > any of the Schengen countries; a visa is not itself a right to enter > a country. Applications have to be submitted well in advance as > processing the application takes minimum 10 working days. > > Requirements to apply for a Schengen Visa > > Tourism: > > * A passport, valid until at least three months after completion > of the intended journey, plus a photocopy of every page. > * One fully, correctly and clearly completed application form, > duly dated and signed. > * One recent*, passport-size photograph. > * All previous passports. > * An original letter from your employer or company. > * a flight-reservation upon submission of your application. The > ticket must be presented with the issuance of a visa. Don't buy the > ticket before your visa application is approved!. > * Recent* bank statements from your company and/or private bank > account, plus a photocopy. > * When you pick up your visa: proof of travel/accident insurance > (including cost of repatriation). Coverage: a minimum of 30.000 Euro > (Thirty Thousand Euro) for the whole duration of the stay, valid for > all Schengen countries. The insurance should not be bought before > your visa application is approved! > * A confirmed hotel booking, plus a photocopy. > > Visiting to family, relatives or friends: > > * A passport, valid until at least three months after completion > of the intended journey, plus a photocopy of every page. > * One fully, correctly and clearly completed application form, > duly dated and signed. > * One recent* passport-size photograph > * All previous passports . > * An original letter from your employer or company . > * A flight-reservation upon submission of your application. The > ticket must be presented with the issuance of a visa. Don't buy the > ticket before your visa application is approved!. > * An invitation letter, in Dutch language, from the referent > (host/sponsor) in the Netherlands, mentioning the duration and period > of your intended stay . > * An original legalised guarantee statement* from the referent > in the Netherlands (obtainable from the Town Hall of the place where > the referent resides). > * Recent* bank statements of your private bank account and/or > referents bank account, plus a photocopy . > * When you pick up your visa": proof of travel/accident > insurance (including cost of repatriation). Coverage: a minimum of > 30.000 Euro (Thirty Thousand Euro) for the whole duration of the > stay, valid for all Schengen countries. The insurance should not be > bought before your visa application is approved! > * A photocopy of the (Dutch) passport or residence permit of the > referent. > > * recent = not older than 3 months > > Please note that: > > All applicants should provide the appropriate fee. Upon submitting > the application the applicant is required to produce the supporting > documents. Incomplete applications will not be processed and that the > visa officer may request additional information and/or documents at > any time. > > Salam, > Ambar Briastuti > www.ceritaambar.com | ym : ambar_briastuti | Adventures. Backpacking. > Photography. > > On 10 Mar 2009, at 18:01, Linda wrote: > > Dear Mbak Ambar, > > Mbak saya mau minta saran , saya berencana travelling ke Europe,dan > tempat tujuan pertama saya mau ke Belanda, karena saya pernah ke sana > sebelumnya (dengan undangan study summer course dari universitas > disana), kedatangan kali ini hanya berencana jalan-jalan saja, jadi > saya mau tanya: > > - apakah saya perlu undangan dari Belanda untuk datang? > Apakah harus orang Belanda yang mengundang (bila teman saya orang > Indonesia belajar disana, dapatkah dia mengundang saya??) > - atau saya dapat pergi tanpa undangan? Dan apakah harus > menyewa/ booking hotel terlebih dahulu untuk di tunjukan kepada > kedutaan? Apakah syarat jumlah hari minimal yang harus di booking di > hotel tersebut ? > - adakah peryaratan hotelnya harus hotel berbintang ? atau > hotel backpaker juga tidak masalah ? yg penting bukti booking hotel? > - bilamana kemudian saya cancel hotel tersebut dan tinggal di > tempat teman saya, apakah bisa seperti itu ? > - saya sebenarnya juga berencana menghadiri pernikahan teman > di Canada ? apakah prosedur ke Canada kurang lebih sama ? dan apakah > undangan pernikahan dapat memberikan poin tambahan untuk memperoleh > visa ? > > terima kasih sebelumnya Mbak Ambar, > > salam > Linda > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > -- Cheers, Seli .-Life's a wonderful journey-. [Non-text portions of this message have been removed]
