terima kasih tuk pencerahannya.
saya sendiri kurang jelas dengan kurun waktu pemberian cairan infus
tsb. namun jika ditilik dari tulisannya pemberian cairan tersebut
dalam proses pra-evakuasi (stabilisasi, barangkali) di kandang badak
hingga akhirnya di evakuasi ke rsu cimacan. Cairan infus itu didapat
dari seorang tenaga medis yang di utus dari suatu organisasi pencinta
alam sebuah perusahaan tuk melakukan SAR tehadap anggota/karyawannya
yang dikabarkan butuh pertolongan pula, namun akhirnya pertolongan
diberikan kepada korban lain. Saya setuju dengan pendpat bapak.
--- In [email protected], Adhi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kasus ini agak membingungkan..
> Tempat kejadiannya dimana pak rully? di gunung, pantai atau
difasilitas kesehatan?
> Karena saya agak bingung dengan tiba2 ada infus. dimana pemberian
infus itu? kalo di Fasilitas kesehatan menurut saya sah2 aja diberi
infus, saya yakin petugas kesehatan sudah memperhatikan kondisi
pasien, dan 3 infus itu habis dalam berapa lama? jika kurang dari 3
jam bisa dikatakan diguyur, namun kalo habisnya setelah 1 hari,
tentunya bukan diguyur donk..
> Lain ceritanya kalo bukan di fasilitas kesehatan. penanganan itu
perlu dipertanyakan.
> Saya setuju dengan pak agung.. seorang first aider (bukan dokter,
perawat atau bidan) seharusnya tidak "dipersenjatai" dengan obat2an,
apalagi golongan obat keras tertentu (psikotropika).
> Kita anggaplah si first aider seorang petugas kesehatan, apakah
pasien sangat gelisah atau kejang sehingga perlu diberikan aprazolam?
> Pada kasus hipothermia, pemberian aprazolam memang tidak tepat
karena salah satu efek dari aprazolam adalah justru hipothermi. jelas
akan memperparah keadaan hipothermi pasien.
> Selain itu aprazolam dapat menimbulkan depresi pernapasan, jika
pemberian itu dilakukan di lapangan, tentu sangat berbahaya buat pasien.
> Yang jelas, seorang pelaku PP (non medis) tidak diperkenankan
melakukan pertolongan dengan memberikan obat2an..
> Bahkan seorang dokter pun akan mempertimbangkan dengan matang
pemberian obat di lapangan, mengingat tidak ada peralatan medis yang
lengkap seperti di RS.
> salam
> Adhi
>
>
> ----- Original Message ----
> From: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [email protected]
> Sent: Friday, May 9, 2008 7:20:55 AM
> Subject: Re: [indofirstaid.com]: ALPRAZOLAM... Need Help!
>
>
>
> SEMANGAT PAGI DAN KABAR LUAR BIASA!
> Pak Rully,
> Prinsipnya PP bukanlah pengobatan, sehingga pemberian obat ini oleh
penolong pertama non tenaga medis boleh dikatakan adalah 'malpraktik'
karena tidak sesuai dengan protokol penanganan hipothermia dan
melewati batas kewenangan seorang penolong pertama non medis. Bila
kita lihat masalah, karena pada prinsipnya PP pada kasus hipothermia
adalah mempertahankan suhu tubuh pada rentang normal, sehingga ketika
diberikan obat-obatan yang akan menekan fungsi kesadaran, ya sama aja
membuat si korban 'bablas angine'.... Sedangkan kecemasan ataupun
gangguan kesadaran pada hipothermia adalah disebabkan paling utama
tidak tersuplainya oksigen secara baik ke otak sekaligus terjadi
penurunan suplai makanan ke otak akibat metabolisme yang turun...
Sehingga kalaupun tindakan PP mengapa bukan oksigen saja?
> Kalaupun untuk pemberian infus, sebenarnya ini diberikan ketika
untuk persiapan emergency ketika korban mengalami aritmia jantung yang
perlu tindakan advanced life support yang memerlukan obat-obatan
emergency kedaruratan via intravena... Kalau kasus tadi bahkan diguyur
hingga 3 botol, jelas tidak banyak membantu, karena permasalahan yang
dihadapinya bukan karena disparitas cairan tubuh, tetapi ke arah
suplai oksigennya yang plus penekanan fungsi SSP nya...
> Penolong pertama seharusnya tidak diperbolehkan memberikan
obat-obatan medikasi, karena itu di luar kemampuan kompetensinya dia,
penolong pertama hanya memastikan masalah yang mengancam nyawa dapat
teratasi jadi lingkupnya hanya di 'DRABC' bukan sampai 'D' = 'Drugs'...
> Thanks,
>
>
> Agung SARONO
> ------------ --------- --------- -------
> Occupational Health & Hygiene
> SHE Department
> PT Bukit Makmur Mandiri Utama
> (T) +62 21 6613636
> (F) +62 21 6618917
> (M) +62 812 10 440 888
>
>
>
> "rully_miles" <rullymawardi@ indonesia- trekking. com>
> Sent by: indofirstaid@ yahoogroups. com
> 05/07/2008 04:59 PM
> Please respond to
> indofirstaid@ yahoogroups. com
> To indofirstaid@ yahoogroups. com
> cc
> Subject [indofirstaid. com]: ALPRAZOLAM.. . Need Help!
>
>
>
>
> Salam kenal semua...
> Saya baru saja membaca postingan dari milis tetangga bahwa ada kasus
> -yang jika dinilai oleh penutur dari gejala dan tanda adalah
> Hypothermia- Dikisahkan pada postingan tersebut bahwa ada salah satu
> pelaku PP yang tidak jelas asal usulnya berinisiatif untuk memberikan
> bantuan -setelah mengganti pakaian penderita dengan yang kering
> beserta jaket kering juga- dengan meminumkan satu tablet Xanac / Xanax
> (Pfizer)yang setahu saya -sebagai awam- adalah alprazolam, addictive,
> dan memang klo saya nilai indikasi utamanya adlah penenang (klo gak
> salah sama dengan diazepam, valium, dan sejenisnya)dari segala
> kecemasan berlebihan. Nah masalahnya adalah tepatkah penggunaannya
> sebagai medical treatment dalam kasus hypothermia dimana menurut
> penilaian saya tidak tepat?? karena kasus hypothermia adalah kondisi
> dimana suhu tubuh lebih rendah dari lingkungan sekitar yang notabene
> PP nya adalah kembalikan suhu tubuh itu kembali. Dengan meberikan
> tubuh penderita dosis tersebut -bagi saya yang awam- sama saja kita
> membantu pasien untuk 'tidur' lebih cepat dimana organ-organ tubuh
> kita memerlukan energi panas guna pembakaran zat2 yang diperlukan
> tubuh namun dibiarkan tidur. Secara akhirnya tingkat respon penderita
> turun drastis -menilai dari postingan, level SC- Mohon
pencerahannya. ...
> Penderita mendapatkan treatment selanjutnya dari salah satu tenaga
> medis -yang kurang jelas juga kualifikasinya- di lokasi yang sama
> dengan bantuan infus, tampaknya diguyur karena habis 3 botol -tidak
> jelas apakah RL, NaCL, dlsb- hingga akhirnya kabar terakhir dari
> penderita belum saya dapat.
> Sekali lagi mohon pencerahan dari rekan2 semua mengenai penggunaan
> alprazolam untuk kasus ini
>
> regards,
> -rully-
> KSR UMC 4
>
>
>
>
>
____________________________________________________________________________________
> Be a better friend, newshound, and
> know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
>