----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

JIKA RAKYAT MENGIKUTI JEJAK RAMBO

Berita penyanderaan dan pembunuhan anggota ABRI oleh
sekelompok warga Aceh beberapa waktu lalu dan kasus
pembataian oknum ABRI yang terjadi di Ambon dalam
kerusuhan berdarah minggu ini, mengingatkan kita akan
film Rambo versi AS yang terobsesi mencapai kemenangan
dalam perang versi gerilya melawan Vietnam.
Kalau masyarakat kita yang berbudaya luhur ini sudah
mencapai titik kritis bagai RAMBO yang brutal dan berdarah
panas itu, bahkan telah berani membantai aparat keamanan
kita, lantas bagaimana nasib kita yang rakyat biasa ini ?
Akankah keselamatan kita terjamin dalam melakukan aktivitas
esok-lusa, minggu depan, bulan depan dan seterusnya..?
Apakah lantas kita ramai-ramai  menyalahkan keadaan yang
menciptakan krisis ekonomi sehingga dalih kemiskinanlah
yang kemudian kita jadikan kambing hitam untuk menghalalkan
setiap tindakan keji dan biadab dalam aksi kerusuhan massa  ?
Cukup sulit memang kita menemukan senjata pamungkas sebagai
jawaban untuk menenangkan jiwa dan prasangka kita dalam
menghadapi situasi keamanan sekitar kita saat ini, karena
peristiwa kerusuhan dari waktu ke waktu terus bergulir secara
beruntun dan tak memberi jawaban dan penanganan tuntas hingga peristiwa
di Aceh dan di Ambon yang telah berani membantai
petugas keamanan. Rasanya sesak dada ini jika kita membiarkan
diri kita terlena dalam pikiran tentang situasi keamanan dan
politik di tanah air yang sangat keruh itu, tetapi adalah
tidak beralasan jika kita semua bermasa bodoh untuk menghindar,
sebab cepat atau lambat sebagai bagian dari warga masyarakat
kitapun setidaknya akan terimbas dari keadaan yang tidak
menentu itu. Lalu apa daya kita sebagai rakyat biasa yang
tak punya kekuatan ini untuk ikut andil dalam mencari solusi
bagi kedamaian dan ketenteraman bersama  ? Jawabnya adalah ketenangan..
bukan ketegangan. Ketenangan harus dibarengi
dengan sikap dan perilaku yang tidak serta merta mendukung
secara membabi buta setiap aksi dan gerakan yang
mengatasnamakan rakyat. Selanjutnya berusaha secara
konsisten menghindar dari luapan informasi media massa
yang seakan sengaja menciptakan ketegangan dan rasa
mencekam dalam diri kita.  Media massa cetak dan elektronik
kalau kita jeli menyimak informasi yang disajikannya tak
dapat disangkal sebagai biang munculnya kedongkolan,
kemurkaan, kapanikan dan ketidakpastian. Inikah dampak
reformasi ? Kita sendiri yang bisa menjawabnya, yang jelas
setiap orang mulai perlu menyadari untuk menyaring berita
yang dimuat di surat kabar, pisahkan mana berita aktual atau
sekedar berita untuk meningkatkan tiras jangan sampai kitapun
terseret untuk bergaya Rambo akibat pengaruh media massa.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Feb 1999 jam 04:38:00 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke