---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- ANCAMAN CHAOS DALAM PEMILU Sejak ditetapkan jadwalnya lewat SI MPR bulan November 1998 lalu, praktis pesta demokrasi itu tinggal berhitung hari (sekitar 120 hari) segera akan kita songsong. Entah bagaimana wujudnya Pemilu esok itu dengan situasi dan sistem yang semuanya berbeda dengan pengalaman Pemilu di zaman Orde Baru. Tapi yang menarik untuk dicermati adalah waktu persiapan yang relatif sangat singkat, sebab Undang-Undangnya yang baru saja selesai dibahas di DPR, sementara perangkat peraturan pelaksanaannya yang mengatur model kampanye, Panitia pelaksana dan pengawas, serta berbagai piranti lunak lainnya yang menjadi prasyarat utama bagi keberlangsungan hajat demokrasi bangsa ini belum selesai disiapkan. Kalau kita kita berandai, maka Pemilu dengan waktu relatif sangat singkat itu cukup sulit berlangsung dengan tertib, adil, jujur dan damai, tetapi pengandaian itu bukan mustahil menjadi suatu kenyataan. Betapa tidak, sebuah pesta pernikahan yang merupakan hajat kecil sebuah keluarga saja dengan persiapan 120 hari rasanya cukup singkat untuk melakukan persiapan memikirkan gedung, pengedaran undangan, katering, perlengkapan pesta dan sebagainya. Bagaimana dengan Pemilu yang merupakan hajat besar bangsa dan Negara dan menyangkut kepentingan 220 juta rakyat Indonesia ? Apakah pernah terpikir persiapan pelaksana di tingkat desa terpencil dan pulau-pulau kecil yang tersebar di seputar wilayah nusantara Indonesia ini..? bagaimana mengkonsolidasikan semua warga yang akan terlibat sebagai pelaksana teknis di wilayah itu..? Apakah Parpol-parpol baru sudah mengantisipasi berbagai kemungkinan gagalnya proses pemungutan suara di wilayah itu karena arus transportasi yang terbatas untuk menjangkaunya..? Mengapa lebih mementingkan pertengkaran soal sistem dan sebagainya tanpa memikirkan siapa pelaksananya di tingkat daerah terpencil dan terpisah dengan pulau-pulau kecil ? Elit politik kita rupanya sudah terjebak dalam pertengkaran aturan yang semakin menguak ambisi pribadi dan golongannya tanpa berpikir waktu yang mengejar dan berputar terus demikian singkatnya, sehingga semakin membuka lebar gerbang kegagalan Pemilu. Kegagalan Pemilu jelas akan melahirkan pertengkaran dan persoalan baru antar elite politik, dan tentu kondisi itu merupakan ancaman potensial bagi erjadinya Chaos (kekacauan) sudahkah dipikirkan apa yang diperoleh para elite politik bila hal itu terjadi ? ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Feb 1999 jam 04:38:17 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
