----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

AWAS ANCAMAN PEMILU TANDINGAN

Pemilu yang dijadwalkan akan berlangsung pada Bulan Juni 1999
yang praktis hanya menyisakan waktu sekitar 4 bulan mendatang,
sudah mulai terancam batal dengan adanya ancaman dari
beberapa Parpol baru yang kurang sependapat dengan berbagai
upaya dan pemikiran seputar aturan yang termuat dalam
Undang-Undang parpol, yang dibicarakan di DPR akhir-akhir ini.
Ironis memang, sekalipun kita ketahui bahwa Parpol-parpol
yang mengancam akan menggelar Pemilu tandingan itu adalah Parpol-parpol
Gurem alias kelas Teri, namun adanya ancaman
itu setidaknya mengindikasikan betapa keadaan itu potensial menggagalkan
Pemilu yang akan penuh dengan warna protes dan
keberatan, khususnya dari kalangan parpol sendiri, belum lagi
dari para LSM dan mahasiswa yang sudah membentuk berbagai Front/
komite dan sejenisnya.

Lantas apa jalan keluar yang pantas menjadi alternatif terbaik
dan bijak dalam menyikapi berbagai indikasi kegagalan Pemilu
mendatang ? Mungkinkan Pemilu itu diundur ? Apakah semua Parpol
yang ada sekitar 130-an itu pantas untuk menjadi kontestan
seperti dituntut banyak parpol Gurem yang mengancam itu ?
Semua pertanyaan itu memang cukup sulit untuk dijawab tuntas
dan dapat diterima semua pihak, tapi yang pasti dan terpenting
adalah bagaimana konsistensi sikap dan kebijakan yang sudah
ditetapkan lewat SI MPR untuk segera disosialisasikan dan
diimplementasikan sebagaimana adanya tanpa keraguan, sehingga memberikan
kepastian kondisi nasional dalam beberapa bulan
mendatang. Apapun alasannya Pemilu adalah alternatif terbaik
yang tentu diharapkan mampu menjadi sarana mengatasi krisis
bangsa di berbagai bidang saat ini.

Sebuah aturan yang mensyaratkan pantas tidaknya Parpol ikut
dalam pemilu tetap saja harus ditegakkan, sebab jangankan ikut
Pemilu, ikut dalam pemilihan Kepala Desa saja pada lingkup
wilayah terkecil di daerah juga punya aturan main dan
persyaratan sebagai rambu-rambu yang menunjukkan adanya
norma dan tatanan nilai yang harus ditaati dalam bersaing secara fair.
Ancaman tetap merupakan ancaman yang tentu butuh perhatian
dari seluruh komponen bangsa terutama pimpinan Parpol dan
pejabat pemerintah, tapi bukan ultimatum.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Feb 1999 jam 04:38:50 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke