----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


MUNAFIK

        Alkisah Gogon Sumargono dan rombongannya berkesempatan mengunjungi Irak.
Salah satu agenda kunjungan mereka adalah mengunjungi markas Partai Baath.
Terjadi dialog antara aktivis Partai Baath dengan Gogon dan rombongannya.
Sebagaimana etika yang berlaku universal, seorang pengurus Partai Baath
membuka pertemuan dengan memberi kesempatan tamunya mengawali untuk
memperkenalkan diri.

        Kesempatan ini tak disia-siakan Gogon untuk memuja-muji sepak terjang KISDI
sebagai sebuah organisasi yang konsisten memperjuangkan kepentingan dunia
Islam, dan memerangi kaum kafir di Indonesia, kapan pun, dimana pun, dan
dengan cara apa pun.

        "Kami terus-menerus, tak lelah-lelahnya memerangi kaum kafir di negeri
kami," ucap Gogon bangga. Kemudian Gogon berbicara penuh semangat lebih satu
jam, menceritakan pengalaman organisasinya dalam memerangi kaum kafir di
Indonesia. Kini giliran Thareq, seorang pengurus Partai Baath untuk berbicara.

        "Kami sungguh bangga dengan apa yang organisasi ente lakukan di Indonesia.
Tak disangka, kami memiliki saudara seperjuangan yang heroik dan patriotik
seperti ente. Ente memerangi kaum kafir, meskipun mereka itu sebangsa dengan
ente� Tapi, �mengapa uang milik si kafir Bill Clinton, milik si kafir Tony
Blair, milik organisasi kafir IMF dan organisasi kafir World Bank, koq
diterima pemerintah ente. Maaf, sohib, ane kira lebih patriotik kalau ente,
organisasi ente, dan pemerintah ente meniru sikap Yang Mulia Saddam Husein
*)�," ujar Thareq bangga. ***

----------------
*) Di Irak, minoritas Kristen Irak bahu-membahu dengan saudara-saudarinya
sebangsa yang beragama Islam untuk memerangi kaum imperialis Barat yang
dipelopori AS. Makanya, Masyarakat Islam Irak hidup rukun dan damai dengan
Masyarakat Kristen Irak. Ketika Hari Raya Natal, Saddam Husein memberi
ucapan Selamat Natal kepada umat Kristen Irak yang direlai oleh stasiun
televisi setempat. Konsepsi "kafir" di Irak adalah melawan kepentingan
imperialisme Barat.

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Feb 1999 jam 11:19:19 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke