---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk TUTUT KERAHKAN DEMONSTRAN KE KEJAKSAAN AGUNG JAKARTA (SiaR, 5/2/99) -- Putri sulung mantan Presiden Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut mengerahkan massa demonstran ke Kejaksaan Agung, Kamis (4/2) kemarin, saat dirinya diperiksa menyangkut manipulasi uang milik Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK) yang diketuai oleh Soeharto. Rombongan demonstran berjumlah sekitar 700 orang dengan menumpang lima metro-mini itu, dalam tuntutannya meminta Kejagung untuk tidak mendramatisir Soeharto demi kepentingan elite politik dan provokator yang berkonspirasi dengan kepentingan global kapitalisme. Tapi lucunya, para demonstran yang menamakan diri Front Pemuda dan Pelajar Anti Revolusi (FPPAR) saat diwawancara para wartawan tidak dapat memformulasi tuntutan mereka dengan baik dan benar. Seorang jurubicara rombongan bernama Bambang, berusia sekitar 50-an, bahkan beberapa kali salah mengucapkan kata "anti revolusi" menjadi "anti reformasi". Anehnya kesalahan tersebut, entah disadari atau tidak juga diucapkan oleh ratusan pemuda yang ditilik dari wajahnya berusia belasan tahun itu. "Pokoknya kami ini dari Front Pemuda-Pelajar Anti-Reformasi menentang cara Jaksa Agung memeriksa Pak Harto," ujar Bambang. Sejumlah wartawan yang mewawancarainya, mendengar pengucapan kata "anti-reformasi" yang ke luar dari mulut Bambang, tak kuasa menahan geli. "Wah, Tutut kalau mau bayar demonstran ya yang intelek dikit dong. Jangan preman dan pelajar SLTP, tapi dari kalangan mahasiswa, biar jangan ketahuan rekayasanya," ucap salah seorang wartawan berita mingguan. Sejumlah narasumber SiaR menyebutkan, para demonstran itu dikoordinir oleh Sugeng Suparwoto, redaktur Harian Media Indonesia. Sugeng yang mantan aktivis mahasiswa IKIP Jakarta itu ditengarai memiliki kedekatan dengan Mbak Tutut, antara lain melalui YAKMI, yaitu sebuah yayasan milik Mbak Tutut yang berperan dalam merekrut para anggota PAM Swakarsa untuk pengamanan SI MPR, November 1998 lalu.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Feb 1999 jam 11:35:29 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
