---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- From: Pendamba kemerdekaan Dari luar mantan Letnan Jenderal Prabowo kelihatan gagah berani, tetapi sebenarnya ia tidak lebih dari seorang pengecut. Setelah menculik mahasiswa dan memperkosa wanita etnis Tionghoa di Indonesia, ia tidak berani mempertanggungjawabkan perbuatannya. Orang yang berambisi menjadi presiden ini ternyata tidak lebih dari seekor ayam betina yang tidak memiliki nyali. Berani berbuat tidak berani bertanggung jawab. Sebelum perbuatannya diadili di Indonesia, Prabowo melarikan diri ke Jordania. Menurut berita, Prabowo mengajukan permohonan menjadi warga negara Jordania dengan harapan dapat menghindari jangkauan hukum Indonesia karena Indonesia tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Jordania. Ini benar-benar tindakan pengecut. Seorang Soeharto yang sebenarnya pengecut dan oportunis saja tidak melarikan diri. Ingat, Soeharto itu orang pengecut dan oportunis. Ia pernah menjadi tentara KNIL, tentara Jepang dan TNI, tergantung yang mana yang akan berkuasa. Ternyata Soeharto yang pengecut dan oportunis ini masih kalah oleh orang yang bernama Prabowo Subianto. Mungkinkah kepengecutan Prabowo disebabkan oleh hilangnya (maaf) testis Prabowo ketika ditangkap oleh Fretilin. Ketidak-jantanan Prabowo jelas menyebabkan ia mengidap sindrom rendah diri dan tega berbuat yang sadis seperti yang ditunjukkan pada peristiwa Mei 1998. Sekarang dengan tekanan dari PBB, tidak ada tempat bersembunyi buat Prabowo atau siapapun yang terlibat dalam kerusuhan Mei 1998 (termasuk juga Soeharto, bila ia terlibat). Prabowo boleh saja menghindar dari hukum Indonesia dengan melarikan diri ke Jordania, tetapi ia tidak akan mampu menghindar dari permainan diplomatik dari negara-negara besar seperti Amerika, Cina, dan Inggris. Ingat, kasus yang menimpa diktator Chili, Pinochet. Ini juga akan dialami oleh anda dan siapa saja yang terlibat dalam kerusuhan Mei 1998. Pendamba Kemerdekaan ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 23 Dec 1998 jam 07:24:23 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
