----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

Para tokoh Tim Tim yang merana,

Zaman sudah berubah, kekuasaan di RI mulai membangun diri ke arah yg
lebih demokratis, rakyat semakin kritis, RI semakin sadar atas hak
bangsa Tim Tim, dan dunia internasional semakin jelas memandang masalah
Timtim pada posisi yang sebenarnya. Semua orang ingin melangkah maju
demi suatu masa depan yang lebih baik.

Sayang sekali, ada orang Timtim justru berpikir terbelakang. Para
individu yang mengaku dirinya tokoh ternyata semakin memperkeruh masa
depan Timtim yang merdeka. Mereka semakin menjalin hubungan 'cinta'
dengan ABRI untuk menghancurkan cita-cita mulia bangsa Timor Leste.

Sudah waktunya untuk bekerjasama dengan para pejuang kemerdekaan untuk
mempersiapkan suatu masa depan yang lebih baik: walau terbatas tapi
hidup damai sambil membawa bangsa Timtim ke suatu alam yang sejahtera
dan demokratis. Bukanlah saatnya untuk takut akan kehilangan jabatan dan
harta. Para pejuang bangsa Timtim tidak pernah berjuang untuk suatu
harta, namun mereka telah memberikan nyawa demi tanah airnya itu.

Para tokoh pimpinan Abilio Soares, Domingos MD Soares, Armindo Mariano,
Lopez da Cruz dllnya agar sadar akan segala kisah kejahatan mereka
terhadap bangsa mereka sendiri, agar dapat lebih membawa suatu masa
depan yang cerah bagi bangsa Timtim sebagai negara merdeka.

Takutkah anda2 sekalian untuk merdeka? Takutkah anda2 sekalian bahwa
kemerdekaan Timtim tidak akan memberi anda jabatan dan kesempatan KKN?
Sudah jelaslah bahwa para tokoh ini memang tak tahu bekerja secara jujur
sehingga integrasi merupakan jalan yang paling mudah agar tetap berkuasa
dan KKN.  Semakin kelihatan kebodohan para tokoh ini karena dirinya
dibiarkan untuk menjadi tangan-tangan ABRI dan penguasa Jakarta untuk
membunuh.

Seharusnya para tokoh ini malu karena telah berbohong dengan mewakili
rakyat Timtim. Kalian bukanlah figur bagi tokoh Timtim. Kalian lebih
pantas disebut tokoh  rupiah yang siap setiap saat untuk merekayasa
keadaan. Otak Domingos MD Soares dapat  difungsikan bukan hanya untuk
merencanakan pembangunan di Timtim tapi juga untuk menyiapkan rencana
rekayasa di Dili.

Semua keadaan hingga detik ini dapat dilihat dari gerakan para tokoh
yang tidak memiliki harga diri lagi.

Salam perjuangan buat rakyat maubere,

Ibnu Fajar
(PNS yang pernah bertugas 15 tahun di Tim Tim)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 12 Feb 1999 jam 10:05:48 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke