----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

From: Dexter
Para pembaca YTH,

Pada mulanya, saya tidak ingin menulis pengalaman saya ini tetapi ketika
makan siang tadi saya sempat tersenyum kecut sendiri melihat tuntutan
pengadilan PT Malicak terhadap star tv. PT malicak merasa dirugikan akibat
pemutusan star tv tsbt pelanggan indovision jadi sangat berkurang.
Dan selain itu, hari ini genap sudah 2 bulan pemutusan hubungan kerja antara
PT Malicak dengan Star TV, Tapi hingga detik ini tidak ada satupun
pemberitahuan yang sampai kealamat kami.

ikutilah penuturan kami
Kami berlangganan indovision ketika PT Malicak baru mulai melakukan kegiatan
mulanya biasa saja, walaupun secara umum variety salurannya tidak baik
bahkan boleh dibilang buruk, Tetapi kami berharap siapa tahu bisa lebih
baik.

Kemudian Badai Datang........
pada tanggal 12 December 1998, kami tidak dapat menerima siaran dari decoder
indovision. Kami lalu berusaha menghubungi hot line indovision, pulsa SLJJ
krn diluar Jakarta, tetapi gagal selalu untuk dapat menemui customer
service.
Telepon kami selalu diterima dahulu oleh mesin.
Telepon pernah berhasil masuk dan diterima oleh orang yang non simpatik yg
kebetulan
katanya berkantor di wisma indovision
Kami tidak dapat menanyakan kepda agen tempat kami membeli  indovision
karena dealer ini menjual secara system tidak perduli lagi setelah pasang
selesai, walaupun dealer resmi indovision dikota kami. anda bisa email saya
untuk mengetahui nama agen tsbt.

Sehari berikutnya PT Malicak memberitahukan para pelanggannya dengan
iklan di SCTV menyatakan pelanggan tidak usah menghubungi mereka
karena indovision akan menghubungi pelanggan.
Hebat bukan klaim mereka, wah pikir kami mungkin Indovision ini memang
benar-benar perusahaan yang menganggap pelanggannya adalah raja

hari hari berjalan terus sesudah dua minggu,
kami merasa bosan menunggu adanya pemberitahuan secara personil kepada kami,
lalu kami iseng mencoba bertanya kepada penjual parabola lain
kami baru mengetahui melalui agen parabola tsbt bahwa kami harus membeli
sebuah parabola mini seharga Rp 626rb+ppn atau membayar dimuka uang
langganan premium selama setahun

disamping itu programnyapun berubah, banyak program baru yang anda bisa
dapat, seperti australian network, mtv, cnn,  dengan receiver analog=gratis.
Ditambah tidak ada lagi saluran olahraga, ndak ada nba, uefa, champion cup,
liga italia, f1, gp500 dll

Yang menjadi keheranan kami, bila dahulu pihak indovision bisa menghubungi
langsung via telepon apabila mereka mengira kami belum melunasi iuran
bulanan waalupun sebenarnya kami sudah bayar.
System billing Indovision sangat jelek sehingga walaupun kami sudah
melakukan penyetoran mealui bank tetapi mereka tidak dapat mengetahuinya
dalam waktu kurang dari 3 minggu

Kami sampai sekarang tidak mengetahui
1) bagaimana nasib decoder kami,
2) bagaimana nasib uang langganan kami (iuran bulanan dibayarkan dimuka)

Kami menghimbau agar masyarakat berhati hati membeli layanan Indovision
sudah dua kali mereka melakukan (mungkin ndak sengaja?? ngkali, bad
management planning atau apa??) hal yang berakibat kerugian finansial bagi
pelanggan, seperti
1) decoder analog, janji mereka akan dibeli kembali secara penuh apabila
pelanggan menjual kembali, nyatanya?
2) decoder digital

Perlu diketahui iuran mereka pun tidak murah: 240rb/bln untuk 25 channel
(termasuk 6 saluran lokal)  dan untuk membeli dekoder+dish sekarang sekitar
Rp 8jt

bayangkan anda harus membayar Rp 240rb/bln untuk film film basi (HBO,
Showtime) dan
sisanya program yang dapat anda tangkap bila anda memiliki antena parabola
yg dapat bergerak atau membeli decoder digital tanpa iuran seherga 4,5 jt
(dan decoder ini memiliki lebih banyak saluran = ada kl 100 saluran)

Bandingkan dengan direct TV di Amerika yg menawarkan 40+ basic channel
seharga
$ 199 sudah termasuk decoder + antene parabola mini dan berlangganan setahun

Sekali lagi quadruple Caveat Emptor untuk calon pelanggan Indovision

Small wonder they lose their customer
you give them lousy treatment
you treat them as sucker

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 12 Feb 1999 jam 10:06:35 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke