---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- TIMTIM MERDEKA, ANUGRAH ATAU MUSIBAH ? Pertanyaan tentang apakah Anugrah atau Musibah bagi Negara kesatuan RI jika Timtim Merdeka seiring dengan munculnya gagasan baru Pemerintah dalam penyelesaian masalah Timtim, menjadi marak mewarnai berbagai forum diskusi dan seminar ataupun debat pendapat para politisi dan praktisi maupun mahasiswa dipenghujung awal Tahun baru 1999 ini. Namun disejumlah forum diskusi yang digelar untuk masalah tersebut ataupun debat para tokoh politik dan kalangan cendekiawan lewat berbagai media massa, tampaknya hanya para pegiat LSM dan politisi Timtim Anti integrasi yang cenderung menganggap bahwa jika Timtim Merdeka maka merupakan musibah bagi Indonesia. Sedangkan kalangan diluar itu sebagai mayoritas suara rakyat Indonesia, tampaknya cenderung menilai bahwa lepasnya Timtim dari Indonesia merupakan Anugrah bagi negara dan segenap rakyat Indonesia. Lepas dari polemik atau pro kontra mengenai masalah Timtim itu, dalam takaran analisis parsial saja jelas menggambarkan bahwa lepasnya Timtim dari wilayah RI setidaknya secara ekonomis sedikit mengurangi beban Pemerintah Pusat dan rakyat Indonesia untuk menyantuni daerah Timtim yang selama ini selalu dalam kemanjaan subsidi 97% setiap tahun anggaran. Sebagai konsekuensi dari subsidi itu, maka 26 Propinsi Dati I lainnya di Indonesia khususnya diluar Pulau Jawa selalu harus berkorban dan dengan penuh toleransi membantu Timtim yang dipandang sebagai saudara muda agar segera sejajar dengan saudaranya yang lain yang lebih dahulu maju di 26 Propinsi. Namun rupanya gema tuntutan merdeka dan aksi-aksi anti integrasi dari berbagai kalangan sebagian warga Timtim yang ada di sana maupun di luar daerah itu tampaknya tak tersentuh oleh sikap dan aksi toleransi ataupun bantuan sesamanya warga negara dari 26 Propinsi Dati I lainnya. Artinya, aksi anti integrasi itu seolah tak menghargai sama sekali pengertian dan toleransi segenap lapisan masyarakat Indonesia dari 26 propinsi di Indonesia. Karena itu ketika ide melepas Timtim dari RI bergulir, maka secara spontan mendapat dukungan penuh oleh berbagai kalangan mayoritas rakyat Indonesia, tentu saja dari 26 Propinsi Dati I itu. Dalam perspektif ini jelas menunjukkan bahwa Timtim Merdeka maka bagi Pemerintah dan rakyat Indonesia merupakan anugrah, sementara bagi rakyat Timtim sendiri adalah merupakan musibah termasuk bagi mereka yang selama ini bisa hidup dari mengumbar isyu Ham dan demokrasi seputar masalah Timtim, khususnya bagi kalangan pegiat LSM. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 12 Feb 1999 jam 10:12:34 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
