---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- PERBINCANGAN SEKITAR RENCANA TIMTIM MERDEKA Setelah pernyataan Menlu RI Ali Alatas beberapa waktu lalu tentang gagasan atau opsi baru Pemerintah Indonesia dalam penyelesaian masalah Timtim, maka isyu tersebut terus merebak dan menjadi komoditi perbincangan berbagai pihak bahkan menjadi polemik di berbagai media cetak. Selain nuansa penyelesaian masalah Timtim bersakala internasional sejak berintegrasi dengan Negara Kesatuan RI, Timtim juga telah menjadi komoditas isyu politik dalam dan luar negeri sekaligus menjadi komoditas ekonomi seperti banyak disinyalir para politisi, dalam arti menjadi lahan pencaharian dan sandaran hidup banyak orang dengan mengaitkannya dibidang HAM dan demokrasi. Karena itu Timtim menjadi aktual ketika Pemerintah Indonesia memunculkan gagasan baru yang akan melepas Timtim dari wilayah kesatuan RI. Kalau dicermati polemik dalam bentuk opini ataupun surat pembaca di berbagai media cetak tanah air sejak meluncurnya isyu itu dari Menlu Ali Alatas, secara pasti dapat disimpulkan bahwa MPR Hasil Pemilu bulan Juni 1999 mendatang akan terdesak oleh aspirasi rakyat Indonesia untuk memutuskan keluar dan berpisahnya Timtim dari Indonesia. Sebab substansi pendapat yang berkembang di Media cetak itu muncul dari seluruh penjuru tanah air baik perorangan maupun atas nama komunitas atau institusi tertentu yang mewarnai dan terkesan sebagai aspirasi seluruh rakyat Indonesia minus masyarakat Timtim. Dari perspektif ini dapat diketahui bahwa persoalan penyelesaian masalah Timtim yang berlarut-larut, sebenarnya menjenuhkan pikiran dan perasaraan seluruh rakyat Indonesia yang telah berbesar hati serta penuh toleransi berusaha mengangkat harkat dan martabat warga Timtim sebagai saudara sebangsa sesama warga negara yang baru lahir. Hanya saja dipihak warga Timtim seakan tak tahu diri, karena larut dalam kemanjaan dan euforia tuntutan HAM yang sengaja dihembuskan oleh kalangan Luar negeri, LSM dan politisi yang menjadikan hal itu sebagai komoditi ekonomis dan sandaran hidupnya. Akibatnya, kebosanan dan rasa jenuh semakin menumpuk dalam dada segenap rakyat Indonesia yang meledak seiring dengan digulirkannya gagasan/opsi baru pemerintah lewat Menlu Ali Alatas. Oleh sebab itu dilihat dari dukungan masyarakat Indonesia secara menyeluruh dengan indikasi perbincangan di media massa, maka hanya Mukjizat-lah yang dapat menolong Timtim untuk selamat dan tetap bertahan menjadi bagian dari wilayah Negara Kesatuan RI. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 12 Feb 1999 jam 10:13:46 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
