----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


SHALAT JENAZAH UNTUK ROMO MANGUN

Oleh: Noerman Badjeber

        Kematian Romo YB Mangunwijaya, Pr. memang membuat banyak orang iri.
Ia tak hanya mati dalam kedamaian, dipelukan Mohammad Sobary, orang yang
dianggap pastor Katolik itu sebagai kiainya. Kepergiannya juga dilepas
puluhan ribu orang Yogyakarta, hampir sama ketika mereka melepas kepergian
Sri Sultan Hamengku- buwono IX dulu. Siapa orang Yogya yang tak kenal lelaki
berambut dan berjenggot putih seperti Kolonel Sanders, pendiri Kentucky
Fried Chicken ini? Romo Mangun memang pribadi yang multidimensional. Ia tak
pernah menganggap agama sebagai perangkat yang sakral. Bahkan, ia pernah
mengatakan, agama adalah sumber perpecahan. Dalam hal ini Romo Mangun memang
benar. Pemikiran keagamaan Romo Mangun, seperti pribadinya, juga
multidimensial. Itulah sebabnya, ia diterima semua kalangan.

        Di Gereja Kidul Loji, Yogyakarta di mana jasadnya dibaringkan
sebelum dimakamkan di pemakaman pastor-pastor Projo, Kentungan. Para pendoa
melambungkan doa-doanya. Yang mengejutkan, ratusan pemuda dari organisasi
kepemudaan Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan sejumlah organisasi Islam
lainnya melakukan shalat jenasah untuk Romo Mangun di aula Gereja itu.
Shalat ini membuat orang-orang yang hadir terharu. "Bulu kuduk saya berdiri.
Doa mereka syahdu sekali," ujar seorang pelayat.

        Tentu peristiwa ini mengejutkan, sekaligus menyejukkan dan
membuktikan Romo Mangun bukan saja milik orang-orang Katolik. Ia milik
semua. Peristiwa ini menyejukkan karena di tengah banyaknya konflik fisik
antar pemeluk agama di Indonesia akhir-akhir ini, perhatian yang begitu
mendalam terhadap matinya seorang rohaniawan Katolik dari umat Islam muncul
dengan ketulusan. Sholat jenasah di dalam gereja, mungkin merupakan yang
pertama kalinya terjadi
di Indonesia. Kita patut bersyukur.

        Prosesi pemakaman Romo Mangun pada Jumat lalu (12/2) di Yogya
diikuti oleh puluhan ribu masyarakat dari segala lapisan dan agama. Sejak
tiba pada hari Kamis siang (11/2) dari Jakarta, ribuan masyarakat memberikan
penghormatan
terakhir mereka pada Romo Mangun yang disemayamkan di Gereja Kidul Loji,
Senopati. Pada pukul 09.00 Wib dilakukan Misa Arwah yang dipimpin oleh
Uskup Agung Semarang. Misa ini juga diikuti oleh penganut agama lain,
sehingga gereja yang berkapasitas 2.000 orang ini tidak mampu menampung
lebih kurang 10 ribu orang yang ingin melepas kepergian Romo Mangun yang
mereka cintai itu.

        Menjelang pelepasan jenasah Romo Mangun menuju ke peristirahatan
terakhirnya di Kompleks Seminari Tinggi Projo, Kentungan, berbagai sambutan
diberikan kepada mendiang Romo Mangun oleh, Sri Sultan HB X, anak jalanan
Girli, wakil warga Kali Code, seorang murid SD dari SD Mangunan dan beberapa
wakil masyarakat lainnya.  Pukul 12.45 Wib, jenasah diberangkatkan menuju
Kentungan. Puluhan ribu masyarakat memadati jalan yang akan dilalui oleh
jenasah Romo Mangun untuk memberikan penghormatan terakhir. Juga tampak
sejumlah poster yang bertuliskan "Selamat Jalan Romo", "Selamat Jalan Burung
Manyar" dan sebagainya.

        Di sekitar lokasi pemakaman di daerah Kentungan, telah menunggu
ribuan masyarakat yang akan mengantar Romo Mangun sampai ke tempat
peristirahatan terakhirnya. Pukul 15.00 Wib jenasah Romo Mangun dimakamkan
di Komplek Seminari Tinggi Projo, tempat dimana ia pernah menuntut ilmu dan
berkarya untuk masyarakat yang tertindas. Selamat jalan Romo, selamat jalan
Burung Manyar.(*)

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Feb 1999 jam 19:04:53 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke