----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Jarang sekali dada saya bergetar jika sedang membaca
berita di tanah air. Tapi hari ini dada saya berguncang
demikian dahsyat membaca kepergian Romo Mangun.

Bukan, bukan karena kematian Romo yang menyedihkan saya.
Tapi karena prosesi penguburan sang Romo ternyata
di iringi oleh sholat jenazah oleh para pemuda dari ormas
Islam seperti NU dan Muhammadiyah.

Ah , lega sekali saya membaca manusia yang se iman
dengan saya berani mematahkan dogma stagnan dalam
beragama. Ah betapa bangganya saya menjadi Islam
bila melihat mereka berdoa bersama dalam aula gereja
dengan tulus dan dalam. Sungguh bila saya berada
disana, saya akan ikut berdoa secara khusuk buat sang
Romo, pembela manusia kecil yang tidak pernah lelah
berjuang.

Sungguh, Islam yang demikian adalah Islam yang saya
inginkan. Agama yang menyejukan dan memperlakukan
manusia sebagai manusia. Bukan membedakannya lantaran
beda  Tuhan dan kepercayaan.

Sungguh, Dalam getar getar keharuan ini saya menyaksikan
Demonstrasi kebesaran agama Islam dan saya bangga...

Romo Mangun bagi manusia yang terbuka.
Bukan lagi seorang sastrawan dan rohaniawan Katolik..
Dia adalah manusia humble yang melepaskan atribut agama
setiap kali menolong orang teraniaya.

Dia adalah manusia yang rela berkorban.
Dia tidak elegan dan hobby pujian.
Dia bukan juga pastor sejuta umat yang kaya raya.
Sungguh beruntung bila Islam juga bisa mempunyai
Ulama yang humble dan penuh kasih seperti Romo.
Yang sederhana dan gila harta.
Yang tidak angkuh dan cuma bisa berpidato di podium.
Yang melakukan aksi bukan melulu orasi.

Waktu melakukan aksi pengumpulan dana kecil
kecilan di LA untuk membantu meringankan kesusahan
orang orang di tanah air dulu, saya pernah usulkan pada
salah satu peserta untuk mengirimkannya pada Romo Mangun .
Karena saya percaya Romo adalah manusia jujur yang
tidak pernah tergiur dengan uang.

Kini Romo telah pergi..
Semua orangpun bakalan pergi..
Warisan terbaik dari Romo mungkin ada disetiap dada
manusia manusia kecil yang dia bela..
Warisan yang satu lagi adalah Romo membuktikan
bahwa dia juga milik semua orang, semua agama.

Di Aula gereja orang Islam menyembahyangkan dia.
Dan disini, sekali lagi saya bangga menjadi Islam.
Mudah mudahan semua orang dimasa depan
entah agama apa saja, siapa saja tidak akan
mempertentangkan lagi masalah akidah dan
kepercayaan seseorang..

Mudah mudahan generasi berikutnya mereka bisa..
lahir dalam damai, dan mati dalam damai...

Karena sebenarnya untuk itulah hidup diciptakan..


Hasan Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Feb 1999 jam 20:23:00 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke