---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk RAKYAT ACEH TOLAK KEHADIRAN 2.000 ANGGOTA PAM SWAKARSA MEDAN (MNeunaSAH, 24/2/99), Rakyat Aceh melalui sejumlah tokohnya menolak rencana Pangdam I/BB Mayjen TNI AR Gaffar yang akan menempatkan 2 ribu anggota Pam Swakarsa di Aceh. Anggota Komisi I DPR RI DR Bachtiar Aly MA di Jakarta menyatakan, seharusnya Kodam I/BB sebagai penanggung jawab keamanan di daerah ini harus mampu mengubah paradigma dalam menyelesaikan masalah Aceh. ''Tinggalkan pandangan bahwa masyarakat Aceh sparatis, pengkhianat dan sebagainya,'' ujar Bachtiar. Sedangkan Sementara H. Amran Zamzami, Ketua Komite Solidaritas Hak Azasi Manusia (HAM) Daerah Istimewa Aceh dan mantan pejuang Medan Area menilai rencana Pangdam itu sebagai sebuah langkah terburu-buru dan tidak memperhitungkan akibat yang akan timbul. Hal senada ditanggapi Drs H Sayed Mudhahar Ahmad, MSi, Ketua DPW PAN Aceh dan mantan Bupati Aceh Selatan. ''Ternyata Panglima belum menganalisa dan memahami sejarah serta budaya daerah Aceh,'' katanya. Para tokoh masyarakat Aceh menilai pola menyelesaikan keamanan Aceh dengan menghadirkan Pam Swakarsa dari daerah lain akan berpotensi memperbesar dan memperluas konflik. Sementara itu, tokoh masyarakat Aceh lainnya H. Noor Nekmat, dengan nada yang tidak berbeda juga menyatakan sangat terkejut jika benar Pangdam I/BB akan menempatkan 2 ribu anggota Pam Swakarsa di Aceh, apalagi jika tenaga tersebut direkrut dari luar Aceh.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 25 Feb 1999 jam 06:47:53 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
