---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- NERAKA BUKAN TEMPAT ORANG JAHAT Dengan hormat. Kesimpang siuran terjadi diantara umat manusia. Begitu pintar dan lihay-nya Iblis, maka hampir semua manusia telah salah kaprah dengan mengatakan bahwa orang yang melakukan perbuatan jahat akan masuk NERAKA. Dengan mudah dan tanpa sedikitpun mengadakan pemikiran, maka umat manusia pada umum-nya akan menyatakan bahwa: Seorang pembunuh akan masuk NERAKA atau seorang pencuri akan masuk NERAKA atau seorang pemerkosa akan masuk NERAKA atau seorang pen-zinah akan masuk NERAKA atau seorang pendusta akan masuk NERAKA atau seorang atheist akan masuk NERAKA atau seorang dsb..dsb akan masuk NERAKA. Begitu mudah manusia menafsirkan KEJAHATAN manusia lain akan masuk NERAKA, telah membuat Raja NERAKA tertawa terkekeh-kekeh. Sang Raja NERAKA senang akan kesalahan tafsiran dari umat manusia mengenai katagori ciri-ciri orang yang akan masuk NERAKA. Raja NERAKA senang mengetahui bahwa umat manusia pada umum-nya banyak yang tidak tahu klasifikasi syarat-syarat untuk masuk ke dalam NERAKA. Ketidak tahuan manusia akan syarat-syarat untuk masuk NERAKA telah membuat manusia menyamaratakan bahwa setiap tindak KEJAHATAN akan masuk NERAKA. Bila persyaratan ini yang dipegang, maka semua manusia di dunia ini akan masuk NERAKA. Tidak ada seorang-pun yang lolos. Apakah orang itu ber-predikat Nabi atau Sufi atau orang Biasa atau President atau Raja atau Hakim dll, maka semua orang itu pasti harus masuk NERAKA. Bisa ditanyakan pada diri sendiri: Siapa yang tidak pernah berbuat JAHAT semasa hidup-nya? Bila ada yang mengatakan bahwa diri- nya tidak pernah berbuat JAHAT, maka KEBERADAAN orang itu saja di dalam dunia telah membuktikan bahwa orang itu JAHAT. NERAKA bukanlah tempat orang JAHAT ( Spt: Mencuri, membunuh, berzinah, melacur, merampok, berdusta dll ). Tidak ada tempat di dalam NERAKA bagi orang-orang JAHAT. Iblis tidak mau menerima orang-orang JAHAT. Iblis tidak sudi bila tempat-nya dikotori oleh orang-orang JAHAT. Iblis hanya suka menerima orang-orang suci kudus sempurna. Iblis bagaimanapun tidak bersedia menampung orang-orang JAHAT di dalam NERAKA. Iblis sudah begitu muak dengan orang-orang JAHAT. Orang-orang JAHAT telah merusak nama baik IBLIS selama ini. Karena perbuatan orang-orang JAHAT, maka Iblis telah dituding sebagai biang keladi dari semua kejahatan yang pernah diterjadi dibawah kolong langit ini. Iblis sangat benci kepada orang-orang JAHAT. Bukti bahwa Iblis tidak suka kepada orang-orang JAHAT ialah bila se-seorang KECURIAN, maka orang itu bisa pergi mendatangi dukun-dukun kaki tangan Iblis untuk menunjukan orang yang melakukan PENCURIAN itu. Iblis dengan senang hati akan membantu menyingkapkan ciri-ciri si pelaku KEJAHATAN. Sudah begitu banyak jasa-jasa Iblis melalui kaki tangan-nya dukun-dukun untuk menyingkapkan para pelaku KEJAHATAN. Tanpa bantuan Iblis, maka sangat mustahil untuk menyingkapkan pelaku-pelaku KEJAHATAN itu. Ini salah satu bukti bahwa Iblis tidak suka kepada para pelaku KEJAHATAN. Iblis juga ingin akan kekudusan kesucian kesempurnaan. Bila se- seorang yang ingin mendapatkan ilmu gaib dari Iblis maka kekudusan kesucian kesempurnaa dari orang itu selalu dinomor satukan oleh Iblis. Se-seorang yang memiliki ilmu gaib tidak begitu saja boleh pergi ketempat-tempat mesum pelacuran atau masuk WC sembarangan atau melakukan per-zinahan atau meniduri istri orang lain atau membunuh orang atau mencuri barang orang lain atau memakan makanan yang dilarang dan lain sebagai-nya. Iblis menuntut sangat tinggi kesucian kekudusan kesempurnaan dari setiap orang yang ingin mengikuti-nya. Bila ada salah seorang pengikut Iblis melanggar kesucian itu, maka orang itu akan mendapat apes atau ilmu-nya tidak ber-fungsi lagi. Iblis juga menganjurkan agar para pengikut-nya suka membatu orang lain, suka memberi derma, suka berbuat baik dll. Ilmu gaib akan hilang bila pemengang ilmu itu tidak suka membantu orang lain baik dalam hal materi maupun dalam hal spiritual penyembuhan sakit penyakit dan lain-lain. Pengikut Iblis harus dengan suka-rela turun tangan untuk membantu orang-orang yang sedang ditimpa kemalangan. Iblis juga tidak suka menerima orang yang pelit alias kikir terhadap orang lain. Iblis ingin agar semua pengikut-nya bersikap suka menderma, suka membantu, suka akan hal-hal yang baik. Yatim piatu dan janda-janda perlu diperhatikan agar Ilmu gaib tambah hebat dan tambah perkasa. Dan Iblis sangat senang bila pengikut-nya selalu bermurah hati kepada orang lain. Tambah banyak perbuatan baik yang dapat dilakukan maka tambah banyak Ilmu Gaib yang dapat diberikan oleh Iblis kepada orang itu. Dari hal-hal tersebut di atas didapat masukan bahwa Iblis sangat menuntut kesucian kekudusan kesempurnaan dari se-seorang untuk bisa lulus menjadi pengikut atau menjadi anak buah Iblis. Adalah salah kaprah dan pemikiran yang keliru bila manusia mengatakan bahwa orang JAHAT akan masuk NERAKA. Orang JAHAT jelas tidak akan diterima di dalam NERAKA oleh Iblis. Bila di dunia ini saja Iblis tidak suka kepada orang JAHAT, maka jangan diharapkan bahwa Iblis akan sudi menerima orang JAHAT memasuki Kerajaan Iblis di NERAKA. Sudah begitu lama manusia terbuai dan tertipu dengan pernyataan bahwa orang JAHAT akan masuk NERAKA. Setelah sedikit merenungkan pernyataan di atas, maka perlu dipikirkan kembali syarat-syarat manusia itu masuk NERAKA sehingga manusia bisa waspada akan tipu daya Iblis yang memang sudah begitu berpengalaman menipu dan memperdaya manusia. Perlu di-ingat bahwa yang sangat di-incar oleh Iblis bukanlah manusia itu tetapi sesuatu yang dimiliki oleh manusia. Sesuatu yang terdapat dalam manusia itulah yang paling di-incar oleh Iblis. Manusia itu sendiri tidak begitu berharga bagi Iblis. Sama seperti sebuah wadah kotak sebuah BERLIAN, maka yang berharga adalah BERLIAN-nya bukan wadah kotak-nya. Begitulah terhadap manusia, yang berharga adalah isi yang ada di dalam manusia itu. Dan isi di dalam manusia itu adalah GAMBAR dan ROH NAFAS KEHIDUPAN TUHAN. Dan Iblis ingin agar GAMBAR dan ROH NAFAS KEHIDUPAN TUHAN yang ada di dalam manusia itu bisa menjadi milik-nya di dalam NERAKA. GAMBAR dan ROH NAFAS KEHIDUPAN TUHAN yang ada di dalam manusia itu telah diberikan oleh ADAM kepada Iblis secara suka rela ketika ADAM yang ber-ada di SORGA (Taman Eden) dahulu kala. Untuk bisa mendapatkan kembali GAMBAR dan ROH NAFAS KEHIDUPAN TUHAN yang dititipkan TUHAN kepada manusia, maka hanya TUHAN sendiri yang dapat MENEBUS-nya. Dan TUHAN telah melakukan karya PENEBUSAN itu 2000 tahun yang lalu di atas kayu salib di bukit Golgotha. Manusia tidak bisa melakukan PENEBUSAN dari diri-nya sendiri dengan segala kebaikan atau agama yang dimiliki-nya. Hanya TUHAN yang sanggup MENEBUS barang berharga ini dengan menjadi manusia dan mati di salib untuk membayar TEBUSAN, dan setelah itu bangkit pula dari antara orang mati mati untuk mendeklarasikan kemenangan yang telah dicapai. Kenapa hanya TUHAN sendiri yang dapat menebus? Ini dikarena yang ditebus adalah barang berharga yaitu GAMBAR dan ROH NAFAS KEHIDUPAN TUHAN sendiri. Oleh sebab itu hanya TUHAN sendiri yang sanggup dan pantas untuk MENEBUS-NYA. Bila GAMBAR dan ROH NAFAS KEHIDUPAN MANUSIA yang akan ditebus, maka memang MANUSIA yang pantas dan sanggup melakukan PENEBUSAN ITU. Tetapi karena karena GAMBAR dan ROH NAFAS KEHIDUPAN TUHAN yang harus ditebus, maka hanya TUHAN sendiri lah yang pantas dan sanggup melakukan PENEBUSAN itu. Manusia yang MENOLAK karya PENEBUSAN yang telah dilakukan oleh TUHAN di atas kayu salib akan tetap menjadi milik Iblis di dalam NERAKA. Manusia yang MENERIMA karya PENEBUSAN yang telah dilakukan oleh TUHAN di atas kayu salib akan pindah menjadi milik TUHAN di dalam SORGA. Kemenangan telah dicapai. Pilihan ada pada manusia. Mau tetap menjadi milik Iblis di dalam NERAKA atau mau pindah ke SORGA dengan MENERIMA karya PENEBUSAN yang telah dilakukan oleh TUHAN sendiri 2000 tahun yang lalu di atas kayu salib. Pilihan ada di dalam kuasa genggaman manusia. Sekian terima kasih. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Mar 1999 jam 10:34:36 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
