----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Sajak Sajak Mawie Ananta Jonie:

                                    K E P A D A   A N G K A T A N K U

Perjuangan yang kita mulai dengan harapan besar
telah gagal dan kini terus terlantar
sedang jenis perjuangan lainnya
masih dalam  cita-cita dan kena siksa.

Juga, terlalu sedikit dari kita
yang mampu meninggalkan penderitaan yang meruyak
dan mencari cara lain yang bukan kematian sia-sia
kita sudah dipasangi cap sebagai pemberontak
karena naluri kita tetap memilih untuk tegak
dari pada menyerah dan mati diinjak-injak.

Dan kini, kehidupan yang dipikul orang di kampung
telah mengubah cinta dan percaya pada seseorang
menjadi takut dan terapung-apung
di atas lautan kecurigaan kepada setiap orang.

Apakah tugas mulya yang diberikan zaman kepada kita?
yalah, untuk melahirkan dan membesarkan sebuah keyakinan
yang pernah ada tapi kini porak-poranda
tapi,bagaimanakah cara menemukan kehidupan
di tengah-tengah kematian?

Ini sebuah tantangan!

Goes, Holland, 10 Desember 1989.

                                              KEPADA PUTRA PUTRI IRIAN JAYA

Aku bisa merasakan apa yang diderita rakyat Irian Jaya
sebagai derita ibu-bapaku, sakit dan miskin
aku bisa mendengarkan kata-kata rakyat yang terluka
tanpa takut mengungkap kejahatan jin-jin.

Rakyat tidak hanya hidup dari nasi dan sagu
tapi juga dari kepercayaan dan keyakinan
kalau Irian selalu dicekam rasa takut pada baju hijau
apa arti dari sebuah kemerdekaan?

Aku bisa merasakan apa yang diderita rakyat Irian Jaya
sebagai derita ibu-bapaku, sakit dan miskin
kebiadaban tentara terlihat dimana-mana
telanjang bulat di depan cermin.

Almere Stad, Holland, 10 Maret 1992.



                                        TIMOR TIMUR  TIMOR TIMUR

Timor Timur, Timor Timur
telah kau proklamirkan kemerdekaan
hidup mati terus bertempur
melawan pencaplokan dan perampasan.

Timor Timur, Timor Timur
telah kau lawan puluhan jenderal
hingga mereka babak-belur
tak rela bumimu diinjak walau hanya sejengkal.

Timor Timur,Timor Timur
darah masih saja terus mengalir
tak mundur kalian tak mundur
sampai penguasa militer punah tersingkir.

Almere Stad, Holland, 19 Maret 1992.

                                                JAMAN MERDEKA JAMAN KOMPENI

Di jaman merdeka ini, Arombai pulang dari laut
bawa  cekalang mendarat di pantai
Arombae kembali dari laut
untuk membayar hutang tak pernah selesai.

Di jaman Kompeni dulu, bangsa-bangsa Eropah memonopoli
cengkeh dan pala, bunganya menjadi-jadi
penduduk menari dan menyanyi
tua-muda 'patah cengke'ramai-ramai.

Di jaman merdeka ini, serdadu menguasai negeri
rakyat Maluku tersiksa setengah mati
hutang membelit pinggang tak terperi
siapa  mengeluh dicap PKI atau dihabisi.

Di jaman Kompeni dulu, perampokan dan pembunuhan
berarti meniup percikan api pemberontakan.

Almere Stad, Holland, 1 April 1992.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Mar 1999 jam 10:38:11 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke