---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk Sobron Aidit : PARISIEN Paris, bersarang aku di jantungmu yang dulu tak pernah kau kugubris. Belasan tahun kuikuti aliran Sungai Seine kudengar derak-derik metro beradu dengan relnya RER,troli,bis,bertebaran membawa dan menghalau orang-orang dan aku selalu salah seorang di dalamnya. Paris, kadang aku senyum geli sendiri begitu jauh kampungku di Belitung sana dan kini aku bagaikan kutu-kutu di antara turis-turis mungkin menjadi pengotor lingkungan termasuk salah seorang perusak ekologi di jantungmu tapi inilah transparan dunia inilah hasil globalisasi dan komunikasi anak Tanjungpandan Belitung turut mengaliri darahmu,Paris diam-diam begitu cinta aku padamu karena kaulah yang memberiku hidup,bernyawa dan menikmati demokrasi dan seni-budaya dunia. Ramai-ramai orang berbaris membawa spanduk dan bendera lagi-lagi manifestasi dan demonstrasi mogok menuntut gaji mogok menuntut keadilan dan keamanan kerja. Aku berpihak pada kalian walau aku turut sengsara dibuatnya berjam-jam menunggu metro dan kereta berdesakan rapat-padat seperti sarden dalam kaleng terkadang sebelah sepatu copot dan hilang entah di mana tidak,aku tidak mengutuk kalian walau aku terhuyung-huyung membawa bobot yang sungguh tak sedap dilihat ini yang bagaikan dipilin-pilin aku tetap berpihak pada kalian. Terkadang aku heran dan benci kenapa bila mogok selalu saja ketika musimdingin udara di luar menggigit pori-pori sampai ke tulang dan kami antri berjam-jam menunggu kendaraan berdesakan bagaikan kawanan kambing dihalau kasar masuk kandang inilah bagian benciku padamu,- Menuntut hak menuntut jaminan di tengah harga-harga yang naik menggila inflasi bagaikan kuman sida menuntut keadilan dan keamanan kerja di tengah kebalauan dan kekacauan dari berbagai intrig,penindasan dan kejahatan kaum kanan menuntut egalite kesamarataan salut aku padamu inilah bagian cintaku padamu,- Simpang siur,lalu-lalang terkadang bertubrukan pegawai,buruh,calon kapitalis seniman,kaum-miskin-kota,turis dan pengemis menyatu di jantungmu dan aku salah satu. Paris, kota lama yang selalu baru yang selalu mau dilihat orang budaya lama yang selalu bisa dinikmati budaya baru sebagai pengganti yang mati maka berbaurlah segala yang baik,yang indah,yang mempesona dengan yang munafik,yang serakah dan yang penuh dosa. Paris, dulu kau pernah tak kugubris tapi kini mengalir aku di urat-darahmu bersarang aku di jantungmu.- Catatan: sida = aids Paris, Desember 1992.- ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 8 Mar 1999 jam 08:53:44 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
