----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


316 PENGUNJUK RASA DITANGKAP SAAT  PERINGATI  HARI PEREMPUAN

        JAKARTA (SiaR, 9/3/99), Di Jakarta peringatan Hari Perempuan
International  pada Senin (8/3) kemarin diwarnai dengan tindakan kekerasan
aparat militer. Sebanyak 316 demonstran dari  Perempuan FAMRED dan Gabungan
Aksi Perempuan diangkut ke Mapolda Jaya dan Polisi Militer Jakarta, yang
ironinya justru dilakukan aparat ketika  kelompok tersebut memprotes
kekerasan terhadap perempuan.

        Aksi itu sendiri berlangsung di 2 tempat terpisah. Aksi pertama dilakukan
di depan Gedung Perwakilan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Jalan MH
Thamrin yang dilakukan kaum perempuan yang tergabung dalam Front Aksi
Mahasiswa Reformasi dan Demokrasi (FAMRED). Aksi ini dilakukan sekitar pk
14.00 siang, oleh 200 mahasiswi Famred dengan  menggelar orasi dan spanduk
bertuliskan "Stop Kekerasan dan Diskriminasi".

        Aksi yang dilakukan dengan damai dan tertib ini bahkan sempat
diikuti beberapa penonton dari luar barisan mahasiswi. Sembari membagi pita
putih dan biru, beberapa mahasiswi sempat memasangkan pita tersebut di
lengan aparat kepolisian yang sedang bertugas dengan damai.

        Dalam pernyataannya, Perempuan Famred menuntut pemberian kompensasi kepada
perempuan yang menjadi korban pelanggaran hak hak sipil yang terjadi di
Aceh, Irian Jaya maupun Tim-tim. Mereka juga menuntut penindakan hukum
terhadap para pelaku tindak kriminal kekerasan terhadap perempuan,
perlindungan terhadap saksi mata dan para perempuan korban kekerasan. Serta
perlindungan terhadap perempuan pekerja kemanusiaan. Koordinator lapangan
aksi  tersebut, Kokom, mengatakan, "Kami aksi di Kantor Perwakilan PBB ini
berharap agar tuntutan aksi ini diteruskan ke sidang tahunan PBB di Jenewa,
Swiss".

        Namun sesaat setelah 3 orang perwakilan mereka, Kiki, Yasmin dan Yanthi
diterima Kepala Divisi Humas PBB Syamsudin Berlian, aksi damai  kaum
perempuan itu dikepung 500 ratus aparat berseragam PHH. Dengan mengendarai
sekitar 13 truk aparat militer yang tergabung dalam Operasi Yustisi tersebut
mengepung dan mulai merangsek seluruh penonton. Bahkan 2 orang anggota
Famred yang bertugas di luar barisan aksi tersebut, Wahab Talau dan
Washington, dituduh provokator oleh aparat dan ditangkap ketika hendak naik
taksi meninggalkan lokasi.

        "Provokasi petugas tersebut tampaknya sengaja disebar ke beberapa
media elektronik dengan mencoba mengkambing hitamkan aktivis tersebut
sebagai bagian dari perang informasi," kata M. Syafiq dari Famred,  Senin
(8/3) malam.

        Pada aksi tersebut tercatat 99 pengunjuk rasa yang ditangkap terdiri atas
12 orang mahasiswa dan 87 mahasiswi di bawa ke Polisi Militer Jakarta di
Guntur Jakarta Pusat. Aksi  Hari Anti Kekerasan  Terhadap Perempuan itu
hasil akhirnya dihadapi lagi dengan kekerasan aparat ABRI dilapangan.

        Sementara itu ditempat lain aksi yang dilakukan oleh Gabungan Aksi
Perempuan yang terdiri atas Ikatan Perempuan Forkot (IPF), Aliansi Pelajar
Indonesia (API ), Forum Independen Mahasiswa (FIMA) dengan sekitar 400-an
anggotanya melakukan aksi long-march dari Salemba menuju ke Gedung Dephankam.
Rute aksi yang bermula dari Kampus UI Salemba itu melalui sejumlah jalan
ibukota dengan rute Manggarai menuju simpang Dukuh Atas lewat Jl KH Mas
Mansyur hingga tembus ke Tanah Abang III. Beberapa ratus meter menjelang
pintu gerbang belakang Kantor Dephankam, aksi dihadapi aparat dari kesatuan
Brimob.

        Sebanyak 217 pengunjuk rasa yang terdiri atas 57 mahasiswa dan 36
mahasiswi serta 118 orang pelajar yang tergabung dalam Aliansi Pelajar
Indonesia dan 6 orang pengamen. Hingga Senin (8/30) malam para pengunjuk
rasa ini ditahan dan dibawa ke Mapolda Jaya.***

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 9 Mar 1999 jam 14:01:53 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke