----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


ADI SASONO DINONAKTIFKAN DARI GOLKAR

        JAKARTA (SiaR, 10/3/99), Sejumlah DPD Golkar minta menonaktifkan
Menteri Koperasi/PKM Adi Sasono selaku anggota Golkar. Penyebabnya, Adi
Sasono dituduh telah mengkhianati organisasi tersebut dengan menolak sebagai
jurukampanye.

        "Disepakati untuk menonaktifkan Adi Sasono sebagai Ketua DPP, SK-nya
sudah dipersiapkan. Masih ada hal yang harus diselesaikan sebelum SK itu
diberikan kepada yang bersangkutan," kata sumber SiaR di DPP Golkar.

        Usulan penonaktifan salah satu Ketua DPP Golkar tersebut terungkap
dalam rapat pleno tertutup Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Selasa (8/3)
kemarin. Menurut sumber SiaR, dalam pleno  itu sejumlah DPD
mempermasalahkan Adi Sasono  yang diduga keras telah menggunakan aparat di
instansinya untuk membidani kelahiran Persatuan Daulat Rakyat. "Itu yang
dipermasalahkan, sehingga harus ada tindakan tegas," ujar sumber SiaR.

        Sumber tersebut menyebutkan, bahwa sebenarnya desakan agar Adi
dinonaktifkan tersebut muncul lantaran adanya konflik interes di kalangan
Golkar sendiri. Disebutkan, selain Adi menolak jadi jurukampanye Golkar,
ternyata selama Adi telah dianggap memanfaatkan jabatannya sebagai menteri
bukan untuk organisasi Golkar. Sebaliknya Adi memanfaatkan jabatannya untuk
kepentingan organisasi barunya, Persatuan Daulat Rakyat, yang merupakan
"organisasi samping" partai milik kelompok Adi, Partai Daulat Rakyat.

        Konon, sejumlah dana bantuan sosial atau bantuan pengembangan usaha
kecil yang melalui kantor Kementerian Koperasi Pengembangan Usaha Kecil dan
Menengah yang dipimpin Adi sasono tersebut dimanfaatkan untuk menggalang
dukungan terhadap Persatuan daaulat rakyat yang nota bene adalah "pasukan
pemenangan" Partai Daulat Rakyat. Belakangan, menurut sumber itu Adi
menggunakan anggaran departemennya untuk mendirikan sejumlah cabang PDR di
berbagai daerah. Ia juga akan menggunakan mendirikan Pos Ekonomi Rakyat yang
memakai dana departemen koperasi terutama dari kantong kantornya Cacuk
Sudariyanto yaitu Dirjen UKM Depkop yang juga merupakan ketua Persatuan
Daulat Rakyat.

        Sementara itu konfirmasi dari Adi Sasono mengenai penonaktifan dari DPP
Partai Golkar tersebut hingga saat ini belum bisa diperoleh sebab ia sedang
berada di Jeddah, Arab Saudi. Tapi sebelumnya Adi Sasono pernah mengakui
bahwa dirinya telah mengajukan surat nonaktif kepada DPP Golkar.
"Saya berpendapat lebih efektif kalau tidak aktif di Golkar berkaitan dengan
tugas saya sebagai menteri yang mengurusi puluhan juta penganggur, sekitar
20 juta rakyat miskin dan untuk kelangsungan hidup bangsa," kata Adi. ***


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Mar 1999 jam 00:21:36 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke