---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- TIGA GAYA CIGANJUR MENANGGAPI MASALAH AMBON. Siapa tidak kenal trio Ciganjur yang mencuat dalam perpolitikan nasional Gus Dur, Mega dan Amien Rais. Gus Dur dalam berbagai interviewe hendak memposisikan dirinya sebagai Guru Bangsa, sedangkan Mega hendak memposisikan sebagai tokoh persatuan lain lagi Amien Rais dia senang mempergunakan istilah anak bangsa .Dalam menghadapi masalah Ambon yang menelan ratusan orang menjadi korban, ribuan orang telah mengungsi dari bagian tanah airnya sendiri sikap dan pendapat mereka cukup aneh Lihat Gus Dur, pernyataannya dengan menyebut Brigjen K kemudian diralat menjadi Mayjen K sebagai otak perusuh. Dulu dia bilang provokator Ambon ada di Ciganjur . Soal tuduh menuduh ini memang Gus Dur ahlinya termasuk tidak mau bertanggung jawab atas tuduhannya. Lihat saja tuduhan yang dilontarkan atas kasus Tasikmalaya dan Banyuwangi. Buntut dari keterangan ini walaupun Polisi akan menemui Gus Dur, sudah pasti jawabannya mudah ditebak itu urusan aparat untuk menyelidikinya dia hanya memberikan sinyalemen. Lain lagi Mega beliau setuju ,menjadi jurudamai di Ambon, tetapi ada beberapa syarat antara lain masyarakat Ambon damai dulu.(Kalau sudah damai apa perlu juru damai?). Padahal untuk mendamaikan PDI saja tidak berhasil apalagi mendamaikan persoalan Ambon yang mempunyai multi dimensi. Lain lagi Amien Rais, dia rupanya sudah mengakui tidak kuatnya PAN dalam mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah ini secara tegas, sehingga meminta bantuan Amerika segala, walaupun dalam bentuk penekanan moral. Sungguh sangat sedih korban jiwa telah melayang ,ucapan dan gagasan pemimpin hanya sampai disitu kwalitasnya mau jadi apa bangsa dan negara Indonesia . Memang sudah waktunya mencari pemimpin alternatif yang dibesarkan oleh rakyat bukan oleh mass media. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 15 Mar 1999 jam 07:49:24 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
