----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: cepot

Tasikmalaya,-Polres Tasikmalaya berhasil meringkus komplotan pencuri
kendaraan bermotor di wilayah Tasikmalaya.Dua otak tersangka pelaku curanmor
dan sejumlah 28 sepeda motor berbagai jenis disita Polres Tasikmalaya,Sabtu
(13/3)
        Kedua tersangka yakni Oma (37) dan Entis Tisna (39) keduanya
penduduk Cikiara,Kotatip Tasikmalaya.Mereka ditangkap seusai melakukan
pencurian sepeda motor di Jalan Cinehel,Kotatip Tasikmalaya,demikian kata
Kasat Serse Polres Tasikmalaya Lettu Pol.Zainal Arifin.
        Hasil kejahatan kompoltan itu,kata Kasat Serse dijual pada oknum
ABRI berpangkat Sesan Dua,dari
Kodim 0612 Tasikmalaya bernama Yuyun.Kedua tersangka yang juga residivis itu
dalam melakukan aksinya
dilengkapi berbagai peralatan seperti kunci leter T,Obeng dan
gergaji.Umumnya yang menjadi sasaran sepeda motor jenis bebek.
        Sebelumnya tim reserse Polres Tasikmalaya juga berhasil membongkar
komplotan pemalsu BPKB dan STNK.Dua tersangkanya yakni Kasno (38) dan Disan
(40) diciduk di rumahnya di Jalan Bojong Tengah,Kotatip Tasikmalaya.Sekitar
800 lembar BPKB dan STNK palsu disita dari tersangka.Tersangka mengaku sudah
3 tahun melakukan aksi pemalsuannya.Mereka memasarkan ke wilayah Polda Jabar
dan Polda Metro Jaya dengan perantara Anton di Cianjur. Satu unit BPKB dan
STNK dijual tersangka seharga Rp.300.000.-
        Polres Tasikmalaya mensinyalir adanya kemungkinan pemasaran BPKB dan
STNK palsu itu bekerjasama dengan oknum petugas di Polda Jabar maupun Polda
Metro Jaya."Kami masih mengembangkan pemeriksaan ke arah sana," papar Kasat
Serse.Sementara dua wanita tersangka
otak pencurian kendaraan bermotor dan elektronika juga berhasil
ditangkap.Mereka yakni Iin (45) dan Imas
(40) penduduk Komplek Dadah Kotatip tasikmalaya.
       Komplotan ini juga melibatkan oknum ABRI dari Brigif 13 Tasikmalaya
bernama Tasrip.Hasil kejahatan komplotan Iin dipasarkan melalui oknum ABRI
itu dan bahkan Iin tak jarang mengatur strategi untuk melakukan
aksinya.Setiap beraksi komplotan Iin selalu menggunakan kendaraan roda empat
miliknya dan terkadang menyewa dari rental gelap,lanjut Kasat Serse.Kendati
pihak Polrestelah berhasil meringkus empat tersangka komplotan
Curanmor,namun kasus pencurian sepeda motor masih saja merebak dan
meresahkan warga Tasikmalaya.
         Hal ini menunjukan sindikat Curanmor di Tasikmalaya masih cukup
banyak.Diharapkan dalam waktu dekat melalui operasi rutin kasus curanmor
akan menurun,paling tidak ditekan jumlahnya,janji Kasat Serse
(cepot)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Mar 1999 jam 10:35:14 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke