----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

KOLOM SUPANGKAT:

        DAPATKAH AMIEN MENANGKAN PEMILU DG DANA AMERIKA $12 JUTA?

Pendukung Amien rontok?
Pada mulanya saja  pendukung Amien Rais, namun sebagai wartawan dan
penulis saya harus obyektif. Saya kenal Amien secara pribadi, dia tahu siapa
saya, dan sebelum Suharto jatuh wawancara khusus saya telah disiarkan oleh
Suara Amerika.
Demikian pula waktu misi moralnya ke Washington dikecam oleh Pangab Wiran-
to dan anggota DPR yang tidak ingat lagi namanya, saya membela Amien.
Semua konsep Amien saya endorse (dukung) karena cocok 100%, sebagai
wartawan dan "student of life" saya banyak belajar dari Amien bukan karena
dia  gurubesar UGM semata tapi karena cara berpikirnya cocok sekali.

Saya mulai mengecam Amien setelah ia menyepelekan masyarakat Indonesia
yang berpusat di Queens, ia malah lebih mementingkan masyarakat intelektual
yang segelintir jumlahnya di Columbia University tanpa mengundang masyarakat
awam Indonesia.
Lalu Amien berdasarkan nasihat para pembantunya mengadakan "koalisi" de-
ngan Ratnasari Dewi Sukarno yang saya persoalkan perhtingan "asset dan Lia-
bility" nya.
Kemudian saya mengecam Amien setelah ia ketinggalan dalam pol pol. Sekali-
pun tahu bahwa pol pol ini tidak mencerminkan kenyataan dalam pemilu sebe-
narnya, hal itu sudah merupakan gelagat yang kurang baik. Amien bukan Bill
Clinton yang selalu "defied" pol pol dan akhirnya menang.
Dorong Amien
Maka dari itu saya "cambuk" dengan prognosis/prediksi bahwa ia  akan kalah
oleh Megawati yang konsepnya tidak jelas dan Golkar yang jelas konsepnya
berdasarkan orde baru yang saya kecam mutlak, kalau Amien tidak berkam-
panye secara canggih. Dengan demikian saya ingin memberikan dorongan
kepada Amien untuk segera memperbaiki posisinya dengan melancarkan
orientasi program politik  atau apa yang di negeri Barat disebut "platform".
Apakah pengikutnya dalam Muhammadiyah yang berjumlah 20 - 30 juta itu
tidak lagi otomatis mencoblos PAN sehingga di PBB Amien pessimis?

Amien harus bikin platform
Yang saya isyaratkan kepada Amien adalah: menangkan pemilu dengan orien-
tasi program politik, ekonomi, sosial mulai dari platform sampai ke perjuangan
program politik secara kongkrit bukan hanya sekedar konsep global. Inilah
yang hampir selamanya membawa kemenangan.
Amien juga harus menonjolkan kesanggupan dan kecakapannya dalam kampa-
nye.
Sebagai contoh: seorang PATI  AD Venezuela yang pernah dihukum makar telah
memenangkan pemilu karena situasi politik, ekonomi, sosial hampir menye-
rupai di Indonesia. Amien juga bisa menang seperti itu.

Dana pemilu $12 juta dari AS
Amien yang tadinya "kere" tak punya dana, akhir akhir ini dilimpahi dana dari
AS.
Jangan salah paham bukan dari CIA atau dari Kabinet Clinton yang tidak absah
dan dilarang UU Amerika sendiri, tapi dari para bisnismen Amerika yang berope-
rasi di Indonesia, demikian sumber kami di Washington DC yang dapat diperca-
ya tapi menolak disebut namanya. Malah ada yang bilang dia dapat sampai dua
kali lipat dari jumlah itu.

Kampanye tinggal 2 bulan 10 hari, Amien harus buru buru menciptakan dan me-
ngumumkan platform ekosospol, tentunya secara umum dulu kemudian persiap-
kan program perjuangan yang kongkrit, supaya tidak "dicuri" patai lain.
Kalau tidak, saya khawatir Amien akan kalah oleh Mega dan Golkar walaupun da-
lam konsep sudah menang karena kalah pengalaman oleh Golkar dan kalah pe-
ngaruh "grassroot" oleh Mega yang mewarisi karisma BK pula.
Amien masih meraba raba demikian pula para pembantu sekelilingnya yang se-
perti orang orang sekeliling Mega sudah mulai memperlihatkan sikap arogan.

Amien ketinggalan "KA politik"?
Waktu sudah mendesak namun orang orang sekeliling Amien sekarang
ini belum mencapai tingkat politisi profesional, maka tampaknya ia sudah
keting-
galan "kereta api politik".

Batalkan bikin parpol
Kami hampir mendirikan parpol yang program oriented. Namun se-
telah dibolak-balik, falsafah dan konsep politik saya sama dengan PAN Amien
Rais 100% sehingga merasa merupakan "duplikasi" belaka, walaupun saya
mempunyai platform dan program politik yang kongkrit bukan hanya sekedar
konsep umum yang ngambang semata: amandeman UUD 45, amandemen
KUHP pra-Magna Carta 1215,  ekuilibrium yang adil antara Makro dan Mikro
ekonomi, langsung mengatasi 130 juta orang melarat, 40 juta pengangguran,
10 juta busunglapar dengan rencana ilmiah yang kongkrit dan memiliki
feasability berdasarkan prinsip ekonomi "basic" pantangkan "besar pasak
daripada tiang".

Mudah mudah an kami keliru dan Amien menang di atas 20% sedikitnya se-
hingga idaman Reformasi total bisa tercapai sesudah pemilu walaupun meng-
hadapi lawan lawan berat dan kampanyenya yang lamban kurang gaung pada-
hal dia adalah pahlawan nasional yang telah menjatuhkan fasis militer Suharto
dengan bantuan mahasiswa, bukan dengan bantuan Muhammadiyah, dll.

H.S. Hidayat Supangkat
New York.


KOLOM SUPANGKAT:

        SI CEBOL RINDUKAN BULAN: MAU SOK PINTER DG KEJAHILAN?

Saudara Agus Helmy yang menanggapi tulisan saya tentang Amien Rais adalah
ibarat si Cebol rindukan bulan: dengan kejahilannya dalam politik ia mau
mengu-
pas tanpa substansi, tanpa referensi, tanpa apa apa kecuali arogansinya dan
wataknya yang rendah mau menepuk dada secara "sok tahu", demikian kesim-
pulan saya setelah membaca tulisannya.

Pertama, ia memperolok olokkan nama saya, suatu kebiasaan buruk yang meng-
ekspose dirinya sebagai orang yang tidak terpelajar. Padahal saya selalu
mencan-
tumkan nama saya sebagai "Hidayat Supangkat". Kedua:
alangkah rendah budi manusia yang suka menepuk dada tanpa kekuatan berpi-
kir, tanpa kekuatan massa, tanpa wewenang yang sah - seperti umpamanya se-
bagai anggota DPP Penasihat Amien Rais, dll. - lalu nyelonong membabibuta
menjatuhkan nama orang lain yang tidak diketahui siapa lawannya itu sehingga
ia menjerumuskan diri dengan kepalanya dulu mungkin untuk dipancung.

Konsep tanpa Platform, Orientasi Program
Saya setuju bahwa konsep politik Amien paling progresif katimbang Mega dan
Golkar. Dalam politik praktis, konsep belum apa apa, baru merupakan gagasan
umum yang harus dijabarkan menjadi apa yang disebut di negara Barat sebagai
"Platform". Rakyat pemilih atau konstituensi di negara tercanggih sekalipun
tidak akan memilih partai yang belum mempunyai platform karena ibarat "mem-
beli kucing dalam karung".

Platform ini harus menjadi grand strategy kampanye pemilu. Dan sejauh ini
Amien
belum mempunyai platform apalagi Program Perjuangan, padahal krisis ekonosos-
pol kita sudah demikian gawatnya dan semakin gawat dari hari kesehari.
Orientasi Program yang sudah dijbarkan menjadi platform adalah pegangan para
ahli kampanye kepada konstituensi.
Program Perjuangan partai untuk wakil terpilih dalam majelis perwakilan dan
harus dilaksanakan oleh kabinet yang akan dibentuk lumrahnya sudah ada di
tangan sebagai pegangan sedini mungkin.

Alasan sdr Agus Helmy bahwa PAN belum mempunyai wakil wakil dalam DPR,
dll., bukan alasan yang tepat karena lumrahnya dalam demokrasi di AS, Jerman,
Inggeris, Kanada, Australia, Jepang, dll., partai sudah mempunyai platform
yang
harus "dijual" kepada rakyat melalui kampanye.
Konsep Agus Helmy masih merupakan kucing dalam karung bagi rakyat Indone-
sia, kecuali bagi konstituensi otomatis Amien dalam Muhammadiyah yang ber-
jumlah lk 30 juta itu.

Menepuk dada dengan kejahilan - menurut pepatah Blanda "Onwetendheid is
erger dan domheid" = kejahilan (ignorance) lebih bodoh daripada kebodohan.
Inilah dia Agus Helmy yang terbukti masih ingusan dalam politik namun ber-
gaya mau menggurui orang lain dengan kejahilannya yang dibuktikannya di
sini.

Pengalaman saya sebagai wartawan 50 tahun tidak pernah membuat saya
arogan karena saya tetap pangkat reporter yang memaksa saya menjadi
student of life, belajar terus.

H.S. Hidayat Supangkat
New York.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 22 Mar 1999 jam 15:58:57 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke