----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: Ishak Natan
ORANG MATI HIDUP LAGI, OPO TUMON ??

Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di
Betania, kampung Maria dan adiknya Marta.
Maria ialah perempuan yang pernah meminyaki kaki Tuhan dengan
minyak mur dan menyekanya dengan rambutnya.
Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu
mengirim kabar kepada Yesus: "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit."
Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan
membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh
penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan."
Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus.
Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal
dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada;
tetapi sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Mari kita
kembali lagi ke Yudea."
Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Rabi, baru-baru ini orang-orang
Yahudi mencoba melempari Engkau, masih maukah Engkau kembali ke
sana?"
Jawab Yesus: "Bukankah ada dua belas jam dalam satu hari? Siapa
yang berjalan pada siang hari, kakinya tidak terantuk, karena ia melihat
terang dunia ini.
Tetapi jikalau seorang berjalan pada malam hari, kakinya terantuk,
karena terang tidak ada di dalam dirinya."
Demikianlah perkataan-Nya, dan sesudah itu Ia berkata kepada
mereka: "Lazarus, saudara kita, telah tertidur, tetapi Aku pergi ke sana
untuk membangunkan dia dari tidurnya."
Maka kata murid-murid itu kepada-Nya: "Tuhan, jikalau ia tertidur, ia
akan sembuh."
Tetapi maksud Yesus ialah tertidur dalam arti mati, sedangkan
sangka mereka Yesus berkata tentang tertidur dalam arti biasa.
Karena itu Yesus berkata dengan terus terang: "Lazarus sudah mati;
tetapi syukurlah Aku tidak hadir pada waktu itu, sebab demikian lebih
baik bagimu, supaya kamu dapat belajar percaya. Marilah kita pergi
sekarang kepadanya."
Lalu Tomas, yang disebut Didimus, berkata kepada teman-temannya,
yaitu murid-murid yang lain: "Marilah kita pergi juga untuk mati
bersama-sama dengan Dia."

Maka ketika Yesus tiba, didapati-Nya Lazarus telah empat hari
berbaring di dalam kubur.
Betania terletak dekat Yerusalem, kira-kira dua mil jauhnya.
Di situ banyak orang Yahudi telah datang kepada Marta dan Maria
untuk menghibur mereka berhubung dengan kematian saudaranya.
Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi
mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah.
Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di
sini, saudaraku pasti tidak mati.
Tetapi sekarangpun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan
kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya."
Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit."
Kata Marta kepada-Nya: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada
waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman."
Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya
kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati,
dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak
akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?"
Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias,
Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."
Dan sesudah berkata demikian ia pergi memanggil saudaranya Maria
dan berbisik kepadanya: "Guru ada di sana dan Ia memanggil engkau."
Mendengar itu Maria segera bangkit lalu pergi mendapatkan Yesus.
Tetapi waktu itu Yesus belum sampai ke dalam kampung itu. Ia masih
berada di tempat Marta menjumpai Dia.
Ketika orang-orang Yahudi yang bersama-sama dengan Maria di
rumah itu untuk menghiburnya, melihat bahwa Maria segera bangkit dan
pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena mereka menyangka bahwa ia
pergi ke kubur untuk meratap di situ.
Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia,
tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan,
sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."
Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi
yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat
terharu dan berkata:
"Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah
dan lihatlah!"
Maka menangislah Yesus.
Kata orang-orang Yahudi: "Lihatlah, betapa kasih-Nya kepadanya!"
Tetapi beberapa orang di antaranya berkata: "Ia yang memelekkan
mata orang buta, tidak sanggupkah Ia bertindak, sehingga orang ini tidak
mati?"
Maka masygullah pula hati Yesus, lalu Ia pergi ke kubur itu. Kubur itu
adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu.
Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal
itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari
ia mati."
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau
engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"
Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas
dan berkata: "Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau
telah mendengarkan Aku.
Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh
karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku
mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah
mengutus Aku."
Dan sesudah berkata demikian, berserulah Ia dengan suara keras:
"Lazarus, marilah ke luar!"
Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih
terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata
Yesus kepada mereka: "Bukalah kain-kain itu dan biarkan ia pergi."
----------------------------------------------------------------
Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan
Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam
persekutuan dengan Kristus.
----------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 23 Mar 1999 jam 07:17:36 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke