----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

Orang boleh merasa beriman, merasa paling toleran.
so damn religious dan anti diskriminasi.Kalian boleh
bilang tidak anti cina, tidak ada masalah mengenai
ras,Islam atau Kristen, Budha atau Penyembah batu.
Jutawan atau pemulung dimata kalian  sama saja,
yang terpenting dari manusia adalah karakter.

Yea Right...
Kalau itu memang benar, cuma satu species yang tidak
kalian hargai yaitu  para homo. Ya homosex, para banci
yang menyukai kelamin yang sama. Dari yang berlenggak
lenggok gemulai seperti penari Bali ,sampai yang kekar
bagai algojo pemakan daging orang.

Anda bilang mereka tidak normal. Orang kristen bilang
mereka sedang terjangkit penyakit rohani. Orang Islam
bilang mereka adalah golongan kaum Luth  terkutuk yang bakalan
kena laknat Tuhan. Sebenarnya dari semua bentuk diskriminasi,
perlakuan terhadap para homo inilah yang paling parah.
Karena dalam setiap agama, selalu terdapat indokrinasi bahwa
mereka salah, mereka hina mesti dikucilkan dan diberi hukuman.

Sejak dulu manusia yang prilaku sexnya menyimpang ini
selalu di perlakukan tidak adil.Dari inkuisisi vatican sampai
pembantaian manusia oleh Nazi, selain orang Yahudi,para Gypsy
dan komunis, orang homo adalah objek bantai  yang disukai
oleh para perwira SS .Jelas Masyarakat Sodom dan Gomorah itu
memang keterlaluan. Tapi Luth sendiri yang " menawarkan anak
perempuannya sebagai pengganti tamu yang di incar penduduk
setempat " (ini versi Quran & Bible ) juga tidak etis.Tuhan murka
terhadap  kaum homo,tapi sayangnya Tuhan tidak murka terhadap
Luth yang  melakukan Incest dengan 2 anak perawannya sendiri
(versi Bible )

Baiklah lupakan saja mengenai si Luth  yang
main cinta dgn anak kandungnya ini. Mungkin dia memang
sedang mabuk, walaupun akhirnya kedua anak ini hamil dan
beranak pinak menjadi cikal bakal 2 suku besar yang kerjanya
saling berperang satu sama lain.

Ayo ngaku bahwa ada kebencian dalam diri anda terhadap
para homo. Well saya tidak menyalahkan anda kok..
Sejak kecil memang kita sudah cenderung kena bias dari
dokrin tentang norma dan hidup yang lurus  dan normal.
oleh orang tua, guru sekolah dan guru mengaji di langgar
atau pendeta di gereja

Saya harus bilang saya bukan sedang membela
prilaku sex yang menyimpang. Saya menulis ini cuma untuk
sedikit mencoba melihat homosex dari kacamata kemanusiaan.
Sebab di Amerika sini baru saja terjadi kejadian pembantaian
oleh 2 orang hetero terhadap seorang student homo.Manusia
malang ini kepalanya diremukan.Lalu digantung seperti orang
orangan di tengah sawah.

Ya Homo memang menyimpang, Tapi tidak pantas
mereka di treat seperti binatang.

Terus terang kebencian kita pada para homo kadang
over dosis dan cenderung munafik. Persis seperti para
penulis di millis ini yang berteriak anti kapitalisme,anti
Amerika tapi mereka lupa bahwa pada saat mengetik dan
bermain internet di komputer mereka sebenarnya sedang
mempergunakan tehnologi yg ditemukan dan diciptakan
oleh kapitalis Amerika.( kalau mereka konsekwen mestinya
cari komputer yang prosesornya buatan cibaduyut atau
made in Saudi Arabia, atau program buatan para kamerad
di Korea Utara menggantikan windows95 bernama"bak
paw95 )

Dan seperti juga orang KISDI atau santri pesantren
yang sok mendemo Amerika ( tapi begitu pulang nonton
Bay Wacht , Melrose Place dan Film film Hollywood )
Sekeras itu mereka berteriak menghujat kapitalisme Uncle
Sam sekeras itu pula mereka bakalan bilang " Ya !"
jika ditawarkan jalan jalan ke Disneyland dan  keliling California.

Juga seperti yang anti Yahudi, tapi demen Jurassic Park
tergila gila dengan Star Wars suatu kontradiksi bahwa
hampir semua film hollywood di produk oleh orang keturunan
Yahudi, begitu juga di TV.( SKG yang memproduk
Saving Private Ryans, Schinders list, Antz,bla bla bla
adalah trio Yahudi termasuk Steven Spielberg )

Inikan mirip dengan para pembenci homo , tapi ikut
mengkoleksi album Freddy Mercury ,melaknat banci
tapi suka George Michael.Tergila gila dengan David Bowie.
Tersentuh oleh Elton John, meng idolakan Michael Jackson
( semi homo )

Ya mereka ini bagaimanapun menyumbangkan sesuatu.
Berkarya dan membuat segar dunia seni. Memang kebanyakan
mereka terjun di dunia tarik suara dan film ( Maaf para cewek
pecinta Keanu Revees, kalian bakalan kecewa karena sang tokoh
idola ini tidak suka perempuan ) Ada juga beberapa penulis terkenal,
pelukis,sportman ( Dennis Rodman opss ) walikota ( Mayor Koch
bekas walikota New York )

Jarang memang banci menjadi politician. Kecuali di Inggris
dan di Indonesia yang sangat toleran terhadap homo.
( Budaya gemplakan Reog Penorogo dan Mecca of waria
di Taman lawang membuktikan hal itu ) Mentri dimana
dimuka bumi ini yang terang terangan homo tapi tetap
diangkat?

Seperti para manusia normal, homo ada yang enak
untuk menjadi teman,ada juga yang menyebalkan.
Ada yang brengsek dan pendiam .Ada yang gatelan
ada yang alim dalam kehomoan.

Di Indonesia ada Homo berprestasi seperti Teguh Karya,
ada juga homo jahiliyah ( manusia jail yang tergila gila
dengan batangan ) seperti Job Ave  ( perlu dilakukan penelitian
tentang kesamaan Job Ave dengan Flat Worm ( cacing pipih )
karena dua mahluk strata bawah ini sulit dibuktikan kelaminnya.
Yang jelas flat worm lebih konsekwen sebab paling kurang bila
ingin main sex,mereka akan bertarung, yang menang menjadi
laki laki, yang kalah jadi perempuan )

Anda suka bisnis? Onnasis ,salah satu manusia yang
pernah menjadi orang terkaya di dunia itu dulu adalah
peliharaan seorang perwira Turki yang homo.

Anda kagum dengan pahlawan?Bagaimana dengan Lawrence
of Arabia? bukannya dia hobby ditunggangi laki laki?

Anda menyukai Sukarno? oh oh..para pendekar pembela
PDI dan Mega yg anti homo harus bersiap siap untuk menerima
bahwa salah satu anak sukarno itu banci. Ya dia yang suka
membuat karya tari akbar itu. ( ini bukan rumor, teman saya
di Jakarta pernah tidur sama dia di hotel mulia )

So, kesimpulannya jangan dulu terburu buru
mengobral perasaan benci dan jijik terhadap homo.
Mereka adalah manusia persis seperti kita juga.
Yang baik kita baiki, yang bandel kita taboki, itu saja.

Teman kerja saya Ernest di Hollywood  dulu juga homo,
Tapi dia homo yang baik dan sopan. Dan yang penting
tidak jail, Bila ingin bersenang senang dia akan mencari
pasangan di kalangan homo nya saja, bukan menggangu
para hetero seperti saya yang masih doyan wanita.

Bila kita konsekwen, maka seharusnya kita juga
harus mengakui jerih payah para homo. ( Hey Job Ave,
ente jangan nyengir dulu, ente mah hemoprodit dogol
yang jadi mentri lantaran pantat bahenol )

Saya tidak keberatan bersahabat dengan homo,
saya tidak akan pernah berusaha menghina mereka.
Biarkan mereka hidup dalam dunianya.
Selama mereka tidak mengganggu dan menjaili
, tidak mengajak untuk jadi member club homo,
dan mengundang orgy menebari aids dan kegilaan
sex yang abnormal pada saya, Saya tidak punya
alasan untuk punya rasa benci.

Tapi untuk Job Ave, dan Para Homo lapangan
Banteng yang agresif, juga bang Iwan ( Homo India
teman ibu saya dulu yang pernah beberapa kali
mencoba jail ) Saya cuma punya satu kalimat buat anda.
Seperti kebijaksanaan pemerintah di Amerika terhadap homo
sex dalam Militer.

DONT ASK, DONT TELL, and DONT CLOSE TO ME, FAGGET !



Hasan Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 30 Dec 1998 jam 21:26:18 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke