----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Sangat ironis menyaksikan sepak terjang kaum muslim
di Indonesia, dari muslim awam sampai muslim cendikiawan.
Dari sufi geblek macam Emha yang " Hobby mencurigai Amerika"
tapi tidak menolak jika diajak jalan jalan gratis ke California,
sampai aktivis muslim fundamentalis di internet yg bertebaran
di SCI, milis PAN atau milis milis Islam.

Dalam Jaman edan sekarang ini, bila seorang Jawa menggugat budaya
Jawa, orang ini akan dianggap sebagai pendobrak adat istiadat, atau
Jawa yang sedang intropeksi.

Bila seorang minang menggugat minang, paling paling dia akan
dianggap kacang lupa sama kulit, atau apalah.

Tapi si Jawa atau si Minang, tetap saja dianggap seorang Jawa dan
Minang, Kecuali bila anda Islam dan mencoba otokritik terhadap islam.
Anda dengan segera akan dicurigai sebagai misonaris, agen Yahudi,
agen Mossad, komunis atau malah simpatisan sekularisme.

Di Indonesia kita bisa melihat MUI yang bercabo ria dengan diktator,
dan KISDI oh lihat, bagaimana mereka bersemangat untuk membela
kaum muslimin yang di bantai di Bosnia, dan Ambon.

Waktu Irak diserang Amerika, KISDI yang sempat menyumbang
sebuah mesjid di Bosnia bernama " Mesjid Suharto" dengan lantang
berdiri dan menyuarakan protes.

Ketika Kompas memberitakan mengenai pembunuhan orang
Kampung oleh gerilyawan Islam di Aljazair, KISDI mengamuk.

Waktu Tim relawan melaporkan terjadi perkosaan masal
terhadap perempuan cina, KISDI juga berang, menganggap
Tim relawan sedang mempraktekan agenda misionaris
menghina Islam.

Tapi pernahkah para Hipokrit seperti KISDI, seperti  Emha, seperti
para kyai dan mentri agama dan mentri yang selalu berpeci
dan ber asalamulaikum ria terdengar membela Umat Islam
di Aceh yang di bantai ABRI?

Pernahkah mereka melontarkan protes keras terhadap
Pembunuhan orang Islam di Lampung? atau masihkah
mereka mencoba menggugat peristiwa pembantaian
Umat Islam di Tanjung Priuk?

Dan ini lucunya, Pernahkah mereka mereka ini yang
mendukung Irak lantaran muslim, membela orang Kurdistan
Yang dibantai Irak? apakah orang Kurdistan bukan muslim?

Dan pernahkah mereka memprotes Irak lantaran membantu
orang Serbia dengan suply senjata yang digunakan oleh
orang Serbia untuk membunuh orang muslim di Kosovo
sekarang ini?

Pernahkah terdengar pembelaan mereka terhadap penindasan
perempuan Islam oleh orang Taliban di Afhagnistan, dibunuhi
disakiti dan di rajam cuma gara gara aurat kelihatan.
Dilarang bersekolah, hak haknya sebagai manusia dirampas.?
pernahkah?


Pernahkah terdengar protes keras ancaman jihad orang KISDI
terhadap ethnic cleansing yang masih berlanjut sekarang di
terhadap orang orang Albania di Jugoslavia Selatan sana?

Oh tidak kawan, KISDI atau para santri yang anda anggap
alim pembela Islam itu tentu saja terdiam, karena bagi
mereka  membela Islam yang sedang dibela Amerika
dan negara negara kristen atau sekular lainnya adalah haram.

Inilah yang namanya dongeng para hipokrit.
Dalam otak orang bego seperti ini, dunia terbagi
dalam dua sisi, Islam melawan Amerika,

Islam diwakili oleh siapaun yang ber bau minyak Arab.
Dan Amerika mewakili pastur, misionaris, kapitalis, orientalis.

Lucunya lagi, phobia komunis juga sering mereka bawa bawa.
Seolah semua yang tidak Islam adalah musuh Islam.

Kawan,
Apakah makin jelas nampak oleh anda bahwa mereka
para Islam ekstermis dan fundamentalis adalah sangat picik
berbahaya sekaligus munafik?

Kawan,
Amerika, sebagai negara yang mereka benci sebagai
ladang orang kafir justru sedang membela kepentingan
orang muslim di Kosovo,

bukan negara arab atau negara Islam yang sedang membom
Serdadu kristen ortodok Serbia, bukannya KISDI yang
mengirimkan pasikan Jihadnya kesana.

Di Amerika sini, pengikut Islam malah bertambah banyak.
Agama ini makin maju dan bebas melakukan ibadat.

Dan siapa yang membela kaum wanita di Afhagnistan.
Masyaa Allah, bukan umat Islam, mereka adalah artis
artis Hollywood yang sedang melancarkan kampanye
melawan penindasan terhadap perempuan.

Dan Juga Hillaru Clinton yang terkenal sangat respek
pada Islam, yang baru saja berjalan jalan ke Maroko
dan ikut berdoa dalam mesjid beserta anaknya sendiri...

Mengenaskan...


Hasan Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 2 Apr 1999 jam 14:23:40 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke