----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

-----------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

-----------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Friday 02 April 1999 15:20 UTC



** 172 PEMILIK BANK DIKENAI LARANGAN BEPERGIAN

** ABRI MENGIRIM TENTARA TAMBAHAN KE AMBON

** WARGA KETURUNAN ALBANIA SECARA MASSAL LARI DARI KOSOVO

** BELANDA BERIKAN IJIN MASUK KEPADA SEJUMLAH WARGA LIBYA

** TOPIK FOKUS AKHIR PEKAN: BENARKAH SEPERTI AYAHNYA, PRABOWO AKAN COME
BACK 10 TAHUN LAGI?




* 172 PEMILIK BANK DIKENAI LARANGAN BEPERGIAN
Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan bepergian ke luar negeri bagi
172 pemilik bank. Menteri Keuangan Bambang Subianto menyatakan, larangan
ini diberlakukan selama departemennya masih menyelidiki aktiva dan utang
bank-bank milik mereka. Tidak diumumkan nama-nama bank dan pemilik
tetapi penyelidikan ini ada hubungan dengan penutupan 38 bank bermasalah
bulan Maret lalu. Selanjutnya dinyatakan ke-172 orang ini tidak
tercantum dalam daftar pemilik bank bermasalah lainnya, yang juga sedang
diselidiki Departemen Keuangan dan kemungkinan juga akan dikenai
larangan bepergian. Maret lalu pemerintah menutup 38 bank bermasalah,
mengambil alih tujuh bank lainnya dan mengijinkan sembilan bank besar
ambil bagian dalam program pendanaan kembali.


* ABRI MENGIRIM TENTARA TAMBAHAN KE AMBON
ABRI mengirim beberapa ratus tentara tambahan ke Maluku Tenggara Jumat
ini, sehubungan meningkatnya jumlah korban kerusuhan terakhir. Para
tentara langsung ditugaskan di sekitar dan di pusat kota Tual. Menurut
Kepala Rumah Sakit Umum Tual, 11 orang tewas, dan 17 orang lainnya masih
dirawat akibat luka tembakan, panah dan parang. Selain itu rumah sakit
ini kekurangan obat-obatan dan tenaga medis, sehingga harus dikirim
bantuan dari ibukota Ambon. Kantor Berita Antara menyatakan, 90 rumah
tinggal dan bangunan lainnya dibakar Kamis malam waktu setempat,
menewaskan antara lain seorang pendeta Kristen dan putranya. Jumat ini
tentara berjaga-jaga agar tidak terjadi bentrokan baru antara warga
Muslim yang ingin bersembahyang Jumat dan warga Kristen yang ingin
memperingati hari Jumat Agung.


* MIA AUDINA DIANCAM DIKELUARKAN PBSI
Bintang bulu tangkis muda Indonesia, Mia Audina diancam akan dikeluarkan
oleh PBSI, karena tidak hadir berlatih. Mia Audina, duduk dalam
peringkat ke-11 dunia, dan merupakan anggota tim ganda Piala Sudirman
serta tim Kejuaran Dunia Bulu tangkis di Kopenhagen, Denmark bulan Mei
mendatang. PBSI akan mengirim surat peringatan, dan apabila Mia tetap
tidak hadir dalam latihan, maka ia akan dikeluarkan dari tim nasional.
Media di Indonesia memberitakan, saat ini Mia Audina, 19 tahun, berada
di Belanda untuk mempersiapkan perkawinan dengan, Tylio Lobman, 23
tahun, seorang pemuda asal Suriname.


* WARGA KETURUNAN ALBANIA SECARA MASSAL LARI DARI KOSOVO
Ribuan orang diberitakan secara massal melarikan diri dari Kosovo.
Demikian laporan UNHCR, Organisasi PBB yang menangani para pengungsi.
Dalam 24 jam terakhir sekitar 30.000 warga keturunan Albania keluar dari
Kosovo. Sejak dimulainya aksi militer NATO jumlah pelarian Kosovo
meningkat hingga 130.000 orang. Terutama negara tetangga Albania
mengalami kesulitan besar menangani para pelarian. Menteri Dalam Negeri
Jerman Otto Schily menyatakan, tiap negara anggota Uni Eropa diminta
menentukan jumlah pelarian yang bisa diterima di negara masing-masing.
Jumat ini NATO memasuki hari ke-10 serangan udara di Yugoslavia.
Beberapa hari terakhir pesawat-pesawat tempur NATO juga melakukan
penerbangan rendah di siang hari. Sementara tiga orang tentara Amerika
Serikat yang ditangkap Serbia Rabu lalu, akan dihadapkan ke pengadilan
militer Jumat ini. Pemerintah Washington menyatakan Presiden Yugoslavia,
Slobodan Milosevic bertanggung jawab sepenuhnya atas nasib ketiga
tentara tersebut. Sementara itu sebuah kapal mata-mata Rusia bertolak
dari Pelabuhan Sebastopol, di Laut Hitam menuju Laut Adriatik, untuk
mengawasi jalannya serangan udara NATO. Pemerintah Moskow akan mengirim
tujuh kapal marinir ke wilayah tersebut. Seperti diketahui Rusia sangat
menentang aksi udara NATO di Yugoslavia.


* BELANDA BERIKAN IJIN MASUK KEPADA SEJUMLAH WARGA LIBYA
Pemerintah Belanda memberikan visa ijin masuk kepada sejumlah warga
Libya, anggota keluarga kedua tertuduh pemboman Lockerbie, agar dapat
mengikuti jalannya sidang pengadilan di Belanda. Sidang ini akan
dilangsungkan menurut undang-undang Skotlandia, dan bertempat di bekas
pangkalan militer Kamp Zeist, di dekat Soest. Selain itu pemerintah
Belanda mengijinkan Libya membuka kantor diplomatik sementara di Den
Haag. Kedua warga Libya ini dituduh membom pesawat terbang Amerika
Serikat, yang meledak di atas desa Lockerbie, Skotlandia, tahun 1988.
Sampai saat ini Pemimpin Libya, Muammar Khadafi menolak ekstradisi kedua
tertuduh tersebut. Tetapi berkat campur tangan Presiden Afrika Selatan
Nelson Mandela, akhirnya hal ini dapat terlaksana juga. Menurut media
Inggris dan Arab, kedua tertuduh akan diterbangkan dengan menggunakan
pesawat PBB ke Belanda akhir pekan ini. Apabila hakim Skotlandia
menjatuhkan hukuman, maka keduanya harus menjalankan hukuman di rumah
tahanan Skotlandia di bawah pengawasan PBB.


* AKSI MOGOK DI YUNANI MENENTANG SERANGAN UDARA NATO
Jumat ini di Yunani diadakan aski mogok massal menentang serangan udara
NATO terhadap Yugoslavia. Menurut perkiraan baik karyawan perusahaan dan
pegawai negeri akan ikut serta. Yunani adalah anggota NATO, tetapi
selalu mempunyai hubungan baik dengan Serbia. Wakil Menteri Luar Negeri
Amerika Serikat, Strobe Talbott, akan berkunjung ke ibukota Atena, Ahad
depan, untuk menjelaskan pendirian NATO. Sementara itu, Rabu mendatang
klub sepakbola Yunani AEK akan mengadakan pertandingan persahabatan
dengan klub sepakbola Partizan Belgrado di Beograd. Hasil penjualan
karcis pertandingan akan disumbangkan seluruhnya kepada warga Serbia.


* JAKSA AGUNG RUSIA DIBEBAS-TUGASKAN
Presiden Rusia Boris Yeltsin akhirnya membebas-tugaskan Jaksa Agung
Yuril Skuratov, dan memintanya untuk mengundurkan diri. Awal Februari
lalu, Skuratov mengajukan pengunduran diri secara sukarela, tetapi tidak
lama kemudiaan menyatakan ia dipaksa melakukan hal tersebut. Dewan
Federasi Rusia, atau majelis tinggi Rusia, ketika itu menolak
pengunduran diri tokoh pemberantas korupsi yang populer ini. Tidak lama
kemudian ditayangkan video lewat televisi Rusia, di mana terlihat
Skuratov sedang berhubungan seks dengan dua orang pelacur. Menurut media
Rusia, video ini dipergunakan untuk memeras jaksa agung tersebut.
Presiden Boris Yeltsin menyatakan, video ini sangat merusak harga diri
dan kehormatan jaksa agung Rusia.


* SEKJEN PERSEMAKMURAN NEGARA-NEGARA MERDEKA DIPECAT
Boris Berezowski dipecat dari jabatan sebagai Sekretaris Jenderal PNM,
Persemakmuran Negara-negara Merdeka, bekas Uni Soviet. Semua negara
anggota PNM menyetujui pemecatan yang diputuskan atas desakan Presiden
Rusia Boris Yeltsin. Konglomerat Rusia tersebut berada dalam posisi
sulit, karena mengkritik pedas pemerintah pimpinan Perdana Menteri
Yevgeni Primakov. Berezowski digantikan oleh Yuri Yarov, wakil Boris
Yeltsin dalam majelis tinggi Rusia.


* AMERIKA DAN INGGRIS KEMBALI MENYERANG IRAK DARI UDARA
Kantor Berita Irak, INA melaporkan, pesawat-pesawat tempur Amerika
Serikat dan Inggris kembali menyerang Irak Selatan. Dua warga sipil Irak
diberitakan tewas dan dua bangunan rata dengan tanah. Ini adalah
serangan udara pertama setelah 14 hari terakhir. Sejak dimulainya
ofensif terhadap sasaran-sasaran militer Irak pertengahan Desember tahun
lalu, pesawat-pesawat tempur Inggris dan Amerika Serikat tidak berhenti
melakukan penerbangan patroli di Irak utara dan selatan wilayah larangan
terbang atau 'no-fly zones'. Krisis di kosovo kelihatannya menghentikan
sementara waktu serangan udara di Irak.


* BENARKAH SEPERTI AYAHNYA, PRABOWO AKAN COME BACK 10 TAHUN LAGI?
Intro: Selasa lalu, Mingguan Tempo menampilkan wawancara menarik dengan
Prof. Sumitro Djojohadikusumo, ayah Prabowo Subianto, besan mantan
presiden Soeharto. Dalam wawancara itu, Sumitro terkesan blak-blakan,
tetapi, mereka yang tahu masa lampaunya akan bertanya-tanya bagaimana
dengan Gerakan Pembaruan, organisasi bawah tanah yang disebutnya di luar
negeri? Laporan koresponden Johan Talisipat dari Jakarta:

Meski sudah berumur 82 tahun, namun Prof. Sumitro Djojohadikusumo masih
bisa memancing perhatian masyarakat politik Indonesia, khususnya di
daerah-daerah. Dalam wawancaranya dengan majalah berita Tempo, Sumitro
antara lain berbicara mengenai Soeharto, Orde Baru, serta Prabowo
Subianto putra kebanggaannya yang pernah menjabat Danjen Kopassus maupun
Pangkostrad. Seorang anak biarpun seperti sampah tetap harus kita
banggakan atau dalam bahasa Jawa, wiryo kencono. Sumitro juga bercerita
mengenai keterkaitannya dengan Partai Sosialis Indonesia, Pemerintahan
Revolusioner Indonesia atau PRRI, dan CIA, lembaga intelijen Amerika
Serikat. Pokok-pokok terakhir ini menarik, karena selama orde baru
Sumitro dalam pelbagai wawancara selalu berhasil menyembunyikan perannya
di Partai Sosialis Indonesia, PRRI serta CIA.

Hingga kinipun Sumitro tidak menyinggung soal gerakan pembaharuan
organisasi bawah tanah yang dibentuknya di luar negeri dan pentolan-
pentolannya sampai saat ini masih berperan dalam kegiatan perpolitikan
di Indonesia. Menurut seorang pengamat dengan mengikuti sejarah
perjuangan Sumitro orang sesungguhnya bisa mengetahui latar belakang
langkah-langkah yang ditempuh Prabowo di waktu lampau, dan apa yang akan
dilakukan mantan perwira komando itu di kemudian hari.

Dalam wawancaranya, Sumitro secara tidak langsung menjelaskan bahwa ia
tidak memberontak terhadap partai karena sudah melaporkan garis yang
akan ditempuhnya kepada Ketua Umum PSI, Soetan Sjahrir. Bekas Perdana
Menteri Soetan Sjahrir memang terbiasa bergerak secara klandestin pada
zaman Jepang. Karena itu nampaknya, Sjahrir bisa mengerti langkah yang
akan ditempuh Sumitro. Sumitro Djojohadikusumo setelah mengetahui akan
ditangkap di Jakarta melarikan diri ke Sumatra dengan menyeberang dari
Merak. Menurut suatu sumber ia diantar oleh Priatna Abdulrasjid dan
Batara Simatupang.

Dua hari sebelum berangkat saya berbicara dengan Soetan Sjahrir. Saya
bilang, Bung, saya mau hijrah bergabung dengan daerah. Sjahrir
mengatakan, oke Cum, tapi kok daerah seperti tersingkir sendiri? Setelah
Dewan Banteng, Dewan Gajah, Dewan Garuda. Usahakan agar semua itu bisa
bersatu, kata Sjahrir alias Bung Kecil. Sumitro lalu pergi ke Palembang
markas Dewan Garuda yang dipimpin Letkol Barlian. Ke Padang ia ke
tempatnya Ahmad Husain, dari Dewan Banteng lantas ia ke Pakanbaru dan
Bengkalis, kemudian menyamar sebagai kelasi ketika menyeberang ke
Singapura.

Dari Singapura Sumitro ke Saigon, Manila dan menyusup ke Manado. Menurut
suatu sumber lain di Manado, Sumitro selain berbicara dengan perwira-
perwira dari Dewan Permesta, ia juga bertemu dengan gerilyawan-
gerilyawan PSI, yang dipimpin Buce Kambay dan Agus Suwaidan. Belakangan
Sumito berangkat ke Amerika Tengah dan membeli beberapa pesawat bomber,
ribuan senjata dan peluru Perang Dunia II, yang semuanya dikirim ke
Manado dan Pakanbaru.

Ketika Tempo menanyakan apa alasan utama Sumitro ikut PRRI, teknokrat
yang sewaktu masih muda tidak kalah radikalnya dengan Budiman Sudjatmiko
itu mengemukakan rupa-rupa pertimbangan. Mulai dari kesadarannya bahwa
pusat lalu mengabaikan daerah misalnya, kontrol dipisah. Sampai saat ini
devisa selalu dihabiskan Jakarta, katanya. Ia juga mengemukakan friksi
antara Bung Karno dan PSI. Juga makin dekatnya tokoh D.N Aidit dengan
Bung Karno waktu itu. Ini juga yang menimbulkan perlawanan daerah-
daerah, sesuatu yang sedang berlangsung sekarang, katanya kepada Tempo.

Dari keterangan Sumitro mengenai keterlibatannya dengan PRRI, bisalah
dimengerti mengapa pada tahun-tahun lampau, banyak perwira luar Jawa
terutama dari keluarga eks-PRRI, cenderung mendukung Prabowo. Pers pun
memberitakan bahwa Prabowo masih merupakan legenda di kalangan prajurit
dan perwira di pelbagai kesatuan elit. Majalah Tempo juga bertanya
apakah peristiwa pelarian 10 tahun yang dialami Sumitro membahagiakannya
karena mendapat pengalaman yang banyak. Sumitro menjawab bahagiakah
orang yang menjadi buron, dimaki-maki, berpindah-pindah negara, tanpa
paspor, uang dan kewarganegaraan, tanpa bisa memastikan apa yang akan
terjadi setelah itu.

Ada saksi mata yang menceritakan bagaimana ia melihat Sumitro ketika itu
hanya makan mie bakso dan naik kereta barang yang tidak punya tempat
duduk, hanya untuk menghemat uang. Maka kalau Sumitro dahulu tanpa
banyak uang bisa membangung jaringannya di dalam negeri, bagaimana
dengan Prabowo sekarang ini di Yordania. Dan jika Sumitro dalam jangka
waktu 10 tahun bisa come back, tentu putranya pun mampu menyusun
kekuatan untuk kembali dalam waktu 10 tahun sebagai pemenang.

Tentang CIA, Sumitro bercerita sebagian senjata PRRI dan Permesta memang
berasal dari lembaga intelijen tersebut. Senjata yang lain dibeli di
Muangthai dan Taiwan. Saya tahu George Kahin, profesor dari Cornell
University mengatakan saya orang CIA. Dia benar-benar ngawur. Banyak
orang-orang CIA justru benci saya, katanya. Ia membenarkan adanya
hubungan dengan CIA, badan intelijen Korea, Perancis dan lain-lain.
Tetapi ini kan gerakan bawah tanah, ujar Sumitro Djojohadikusumo, mantan
Menteri Keuangan Pemerintahn Revolusioner Republik Indonesia, mantan
Menteri Keuangan Kabinet Burhanuddin Harahap, serta mantan Menteri
Perdagangan dan Menteri Riset Kabinet Pembangunannya Soeharto.

Yang juga menarik adalah keterangannya bahwa ia tidak pernah menjelek-
jelekkan Bung Karno, walau tahu Bung Karno menghujatnya. Bagi saya dia
itu pemimpin yang besar, bukan pemimpin besar, dia jenius dalam politik
dan menyatukan negara ini, kata Sumitro. Bung Karno luar biasa. Tetapi
Sumitro cocok dengan pemikiran Sjahrir, sosialisme, humanitarian, negara
adalah pelindung rakyat, bukan sebaliknya. Sayangnya tidak banyak
tulisan Sumitro yang menyinggung soal sosialisme humanitarian atau dalam
bahasa Sjahrir, sosialisme kerakyatan yang kini banyak ditiru ICMI.


-----------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
-----------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 2 Apr 1999 jam 17:26:45 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke