---------------------------------------------------------- Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "signoff indonews" need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "info refcard" ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Monday 25 January 1999 15:30 UTC ** ANWAR IBRAHIM MENUNTUT GANTI RUGI DARI PM MAHATHIR MOHAMMAD. ** REKOR BARU SURPLUS NERACA PERDAGANGAN JEPANG. ** SERBUAN UDARA AMERIKA DI IRAK SELATAN. ** PARLEMEN BELANDA BICARAKAN KEANGGOTAAN PUTERA MAHKOTA DALAM IOC. ** TOPIK GEMA WARTA: JENDRAL WIRANTO SIAPKAN ERA BARU TANPA HABIBIE * ANWAR IBRAHIM MENUNTUT GANTI RUGI DARI PM MALAYSIA. Mantan wakil perdana menteri Malaysia Anwar Ibrahim menuntut ganti rugi sebesar 26 juta dollar akibat penghinaan yang menurutnya dilakukan oleh Perdana Menteri Mahathir Mohammad. Anwar Ibrahim juga menuntut sejumlah media asing ke pengadilan, seperti misalnya mingguan Newsweek dan pemancar televisi Amerika CNN. Tahun lalu Perdana Menteri Mahathir menangkap dan memenjarakan Anwar Ibrahim dengan tuduhan melakukan tindak homoseksual dan menyalah-gunakan kekuasaan. Sejak semula Anwar Ibrahim membantah dakwaaan itu. Setelah seorang saksi belum lama ini menarik kembali kesaksiannya, maka tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan Anwar Ibrahimpun dibatalkan. Proses peradilan terhadap mantan wakil perdana menteri Malaysia itu akan dilanjutkan Selasa besok. * REKOR BARU SURPLUS NERACA PERDAGANGAN JEPANG. Surplus neraca perdagangan Jepang meningkat 40% tahun lalu akibat krismon di Asia, kini surplur itu mencapai 122 miliar dollar, sebuah rekor baru. Sebagai akibat merosotnya permintaan dan pembelanjaan dalam negeri, maka untuk pertama kali dalam lima tahun imporpun merosot dengan 10%. Laporan surplus neraca perdagangan itu menyebabkan anjloknya harga saham rata-rata di pasar bursa Jepang. Situasi kemudian membaik lagi setelah bank sentral menyatakan optimismenya mengenai perbaikan ekonomi Jepang. * SERBUAN UDARA AMERIKA DI IRAK SELATAN. Senin pagi pesawat-pesawat tempur Amerika menembaki instalasi-instalasi Irak di wilayah larangan terbang di Irak selatan. Menurut kementrian pertahanan Amerika Serikat, penembakan dilakukan setelah Irak melakukan provokasi. Kantor berita Irak INA melaporkan, serbuan rudal terjadi di sekitar kota Basra - Irak Selatan dan mengakibatkan sejumlah penduduk sipil luka-luka. Menurut Irak, serbuan itu dilakukan bersama oleh pesawat-pesawat tempur Amerika dan Inggris, tetapi pemerintah Inggris membantah keikutsertaan pesawat-pesawat tempur Inggris. Akhir pekan lalu, Irak mengirim satuan tambahan ke Basra. Penjagaan udara di sekitar Basra diperluas. * PARA MENLU UNI EROPA BICARAKAN KEMUNGKINAN SANKSI TERHADAP YUGOSLAVIA. Para menteri luar negeri Uni Eropa hari ini melakukan perundingan mengenai kemungkinan pelaksanaan sanksi terhadap Yugoslavia. Dengan perundingan tersebut para menlu Uni Eropa mempertimbangkan untuk lebih menekan Belgrado agar mencari jalan keluar politik bagi konflik di Kosovo. Sementara itu penyelidikan yang dilakukan oleh sebuah tim dari Finlandia terhadap ke-45 mayat penduduk Kosovo keturunan Albania, hampir rampung. Sebelumnya para pakar Yugoslavia sendiri menyimpulkan bahwa ke-45 mayat bukan merupakan korban pembantaian keji, tetapi tewas akibat kerusuhan. Dan menurut para pakar Yugoslavia itu, kesimpulan mereka didukung oleh tim penyelidik dari Finlandia. Namun tim Finlandia membantah keras. Menurut mereka terdapat bukti-bukti jelas bahwa mayat- mayat tersebut merupakan korban pembantaian yang keji. * MENLU ALBRIGHT DI MOSKOW UNTUK MEMBICARAKAN HUBUNGAN BILATERAL. Menteri luar negeri Amerika Serikat Madeleine Albright berada di Moskow untuk membicarakan buruknya hubungan bilateral kedua negara. Perbedaan pendapat kedua negara sangat besar dalam hal Kosovo, Irak dan perlucutan senjata. Albright sudah melakukan perundingan pertama dengan rekannya, menlu Rusia Igor Ivanov. Hari ini, Albright selajutnya akan bertemu dengan Perdana Menteri Yevgeni Primakov dan ketua fraksi komunis di parlemen, Gennadi Selesnyov. Tidak jelas, apakah Albright akan pula bertemu dengan Presiden Boris Yeltsin yang saat ini dirawat di rumah sakit. * KEHADIRAN PARA SAKSI DALAM PROSES PEMECATAN CLINTON DI SENAT. Mantan pemagang Gedung Putih Monica Lewinsky hari Minggu kemarin diperiksa oleh tiga orang jaksa Partai Republik berkaitan dengan proses pemecatan Presiden Bill Clinton. Pemeriksaan itu berlangsung di sebuah hotel di Washington, setelah dikeluarkan sebuah perintah hukum. Para jaksa antara lain meminta penjelasan Lewinsky mengenai pernyataan yang simpang siur para saksi tentang hubungannya dengan Presiden Clinton. Menurut jaksa penuntut umum Bill McCollum dari Partai Republik, pertemuan dengan Lewinsky berguna dan mantan pegawai magang Gedung Putih itu bisa tampil sebagai saksi di Senat, apabila diperlukan. Tetapi menurut pengacara Monica Lewinsky, mantan pemagang Gedung Putih itu tidak mengungkapkan hal-hal baru dan kehadirannya sebagai saksi berlebihan. Hari ini di Senat, kubu Partai Demokrat, partai Presiden Clinton, akan menyampaikan mosi agar proses pemecatan dihentikan saja. Mosi tersebut diduga tidak akan dikabulkan. Di Senat akan pula dibicarakan apakah Lewinsky atau saksi-saksi lain masih perlu dipanggil untuk memberikan kesaksian mereka dalam proses pemecatan Presiden Clinton ini. * PERANG DAGANG PISANG ANTARA UNI EROPA DENGAN AMERIKA SERIKAT. Uni Eropa dan Amerika Serikat hari ini melanjutkan pembicaraan untuk mencegah semakin memburuknya hubungan perdagangan. Amerika Serikat mengancam akan memberlakukan sanksi dagang apabila tidak dicapai kompromi dalam konflik perdagangan pisang. Menurut Washington, Uni Eropa terlalu banyak memberlakukan peraturan impor pisang terhadap perusahaan-perusahaan Amerika yang memiliki perkebunan pisang di Amerika Tengah dan Selatan. Beda pendapat antara Washington dan Brussel mengenai perdagangan pisang sudah lama memburuk. Saat ini dibicarakan kompromi yang diusulkan oleh Organisasi perdagangan sedunia WTO. * PARLEMEN BELANDA BICARAKAN KEANGGOTAAN PUTERA MAHKOTA DALAM IOC. Di parlemen Belanda, baik fraksi-fraksi koalisi pemerintah maupun oposisi ingin agar keanggotaan putera mahkota Willem Alexander dalam Komite Olympiade Internasional IOC, dipertimbangkan kembali. Saat ini putera mahkota Belanda adalah calon anggota dan pengangkatan resmi baru akan dilakukan dalam beberapa bulan mendatang. Hari Minggu kemarin IOC mengumumkan bahwa enam orang anggota dewan pengurus diskors karena menerima uang sogok dari kota Salt Lake City di Amerika Serikat untuk menjadi tuan rumah Olimpiade musim dingin tahun 2002. Besar kemungkinan parlemen Belanda akan membicarakan keanggotaan putera mahkota dalam IOC, hari Selasa besok. * PERTEMUAN TINGKAT MENTERI 24 NEGARA DI ANTARTIKA. Hari Senin di Antartika dimulai pertemuan tingkat menteri 24 negara untuk lebih melindungi wilayah kutub selatan. Wilayah Antartika itu dikelola oleh sebuah perjanjian internasional yang sudah berumur 40 tahun, tetapi tidak memiliki wewenang yang kuat. Antartika menjadi pusat penyelidikan ilmiah sejumlah negara, yang terutama ditujukan untuk mencegah pencemaran lingkungan oleh pengeboran kekayaan alam maupun perikanan. Dalam sebuah rancangan kesepakatan bersama diimbau agar kutub selatan tidak menjadi korban pencemaran lingkungan seperti yang terjadi di berbagai permukaan bumi ini. * JENDRAL WIRANTO SIAPKAN ERA BARU TANPA HABIBIE INTRO: Pertemuan Pangab Jendral Wiranto dengan empat tokoh Ciganjur ditambah Nurcholis Madjid Ahad malam, segera bergulir menjadi perbincangan. Inilah pertama kali sejak Mei lalu Jendral Wiranto mengambil inisiatif politik untuk bertemu tokoh tokoh oposisi sipil. Pertemuan itu tidak saja mengawali kepemimpinan Jendral Wiranto sejak mutasi ABRI baru-baru ini, tetapi boleh jadi juga sehubungan dengan rencana Presiden Habibie untuk tidak menjabat kepala negara lagi setelah pemilu nanti. Lebih jauh ulasan redaksi di Hilversum . Kebanyakan pengamat politik menilai pertemuan Pangab Jendral Wiranto dan kelima tokoh oposisi tersebut positif, meskipun sebenarnya tidaklah jelas apa saja yang mereka bicarakan dan sepakati. Jadi yang dinilai positif tampaknya adalah kesediaan para tokoh tadi untuk melangkah bersama dan bertemu dengan orang nomor dua di republik ini. Bahkan Amien Rais, yang semula menolak datang, akhirnya berubah pendapat dan buru- buru menuju Wisma Yani, lalu sempat mengikuti sejam terakhir dari pertemuan yang berlangsung tiga jam itu. Langkah Amien Rais tidak aneh lagi. Dia selalu berancang-ancang melihat gelagat lebih dulu, sebelum melangkah bersama. Pada 19 Mei tahun lalu, ketika diundang ke Cendana dua hari sebelum Soeharto jatuh, Amien juga begitu, lalu akhirnya mengorbankan kesembilan rekannya ketiban citra buruk karena solah-olah hendak menyelamatkan Soeharto. Tetapi Amien kecele, sebab Nurcholis ketika itu dengan lantang menegaskan bahwa kedatangan mereka adalah untuk meminta Soeharto mundur. Kemudian nama kesembilan orang tadi malahan jadi harum sebagai Wali Sanga. Wali Sanga adalah sembilan wali yang memperkenalkan zaman baru, zaman Islam, ke Jawa pada abad ke 16. Sekarang Amien Rais hampir kecele lagi. Pertemuan Nurcholis, Gus Dur, Megawati, Amien Rais dan Sultan Hamengku Buwono X dengan Wiranto ternyata penting. Bukan mustahil, Wiranto malah mengharapkan inilah awal langkah reformasi ABRI yang mungkin juga akan membawa zaman baru kepada perpolitikan Indonesia. Wiranto mungkin tidak berambisi seperti Wali Sanga memperkenalkan suatu agama baru, tapi, yang pasti, dia ingin membawa angin baru. Langkah politiknya yang pertama sejak mutasi 100an pati dua minggu lalu ini, mungkin belum sepenuhnya membersihkan pucuk ABRI dari duri-duri pemisahan merah-putih dan ijo royo-royo, alias dikhotomi jendral nasionalis dan jendral pro-Islam. Tetapi mutasi itu paling tidak telah memungkinkan suatu konsolidasi yang, bagi Wiranto, cukup kuat, untuk mengawali langkahnya. Kecuali krisis moneter dan krisis kepresidenan ketika itu, memang tak ada krisis lain yang lebih besar pada bulan Mei lalu ketimbang krisis ABRI. Tahun 66, ABRI muncul dari krisis dengan klaim sebagai penyelamat bangsa, tetapi tahun lalu, ABRI justru terpuruk. Pertama kali sejak 32 tahun, ABRI, kehilangan tokoh yang jadi payung dan pemimpinnya, yaitu Soeharto. Jadi bisa dibayangkan betapa Wiranto Mei yang lalu terjebak situasi sulit sebab tiba-tiba harus menjalankan kepemimpinan politik yang selama 32 tahun belakangan tidak pernah dijalankan ABRI. Pantas Wiranto selama setengah tahun ini tampak sebagai "lame duck" alias bebek yang jinak dan lemah. Tetapi seberapa jauh Wiranto akan mampu merombak, misalnya sampai mampu memberantas benih-benih kerusuhan yang konon didorong orang orang sekitar mantan bos ABRI, Soeharto, ini memang masih tanda tanya. Yang terang, setelah mutasi bulan ini, ABRI diam-diam muncul dengan sosok pilihannya sendiri, yaitu Wiranto dan stafnya. Hal ini tampak dari dua hal. Pertama naiknya Letjen Johny Lumintang sebagai WaKSAD, dan, kedua, inisiatif bertemu Ciganjur-Plus. Johny Lumintang dan Luhut Panjaitan adalah dua perwira yang selama ini ketinggalan jenjang hanya karena keduanya beragama Kristen. Luhut ditaruh jadi Dubes untuk Singapura, tapi sekarang Wiranto sudah berani menaikkan Johny ke jajaran yang strategis, sementara dua orang kepercayaan Wiranto, Susilo Bambang Yudhoyono dan Agum Gumelar tetap pada pos kunci mereka sebagai Kaster dan Direktur Lemhanas, bahkan diperkuat dengan Tyasno Sudarto sebagai bos BIA. Mayjen Tyasno juga dekat dengan Wiranto, meskipun dia mantan paswalpres Soeharto yang setia sampai dia mengejar wartawan wartawan Indonesia di KTT APEC di Osaka tahun 95, dan sebagai Pangdam Diponegoro sempat menggebrak mahasiswa pada bulan Maret dan April. Janji keterbukaan ABRI yang disampaikan Wiranto kepada Ciganjur-Plus rupanya menandakan kepercayaan diri Wiranto yang lebih kuat ketimbang Nopember lalu ketika dia dihujat mahasiswa karena ABRI gagal mengendalikan ulah Pam-Swakarsa yang menewaskan puluhan mahasiswa. Perdebatan tentang jatah ABRI di DPR dan MPR akan memperlihatkan seberapa jauh Wiranto akan memenuhi janjinya. Menurut Yudhoyono, ABRI akan menerima jatah berapapun yang dikehendaki rakyat, tetapi harian The Jakarta Post mencatat ABRI tidak mau jatahnya dikurangi secara drastis. Walhasil, apakah ABRI akan memperoleh dua atau lima persen yaitu 15 atau 25 kursi DPR, juga akan mencerminkan seberapa jauh Wiranto berani dan mampu mereformasi ABRI. Namun selama jajaran Kodam sampai Babinsa dipertahankan, maka itu berarti ABRI tetap berasumsi bahwa republik ini masih dalam keadaan darurat yang memerlukan doktrin Hankamrata yang diterjemahkan dalam penguasaan teritorial dari Kodam sampai Babinsa. Jadi selama jenjang birokrasi militer Kodam sampai Babinsa itu masih tegar, maka Dwi Fungsi ABRI tetap tegar pula, sekalipun kursinya di DPR dan di birokrasi sipil berkurang. Sejauh ini belum ada pertanda Wiranto bersedia merombak sejauh itu. Tetapi mengapa dia sudah mulai mengadakan pertemuan dengan oposisi sipil seperti Mega, Gus Dur dan Amien yang besar kemungkinan akan menggaet lebih dari separo seluruh suara hasil pemilu merupakan suatu pratanda tersendiri yang menunjukkan bahwa Wiranto pun kejepit waktu. RUU Politik bulan ini harus rampung dan Pemilu Juni sudah dekat. Hanya ada satu penjelasan mengapa Wiranto harus tergesa-gesa melakukan manuver yang berakomodasi dengan oposisi. Sumber-sumber Radio Nederland di Eropa baru-baru ini menunjuk, besar kemungkinan Presiden Habibie tidak akan bersedia melanjutkan kepresidenannya setelah masa bhaktinya yang sekarang berakhir Desember nanti. Habibie patut menjaga jantungnya, apalagi istrinya, Ibu Hasri Ainun Habibie, sudah memakai jantung buatan. Jadi, lebih baik, Habibie berhenti tahun ini, demikian kutipan dari sebuah sumber di Jerman yang mengenal kesehatan keluarga Habibie. Itulah pula sebabnya Menteri Koperasi yang populis, Adi Sasono, mulai menyiapkan kuda baru, yaitu suatu partai baru agar dirinya bisa menjadi calon presiden. Dengan kata lain, Wiranto perlu ancang ancang untuk memperkuat posisi dirinya sekaligus mendorong Ciganjur-Plus, sementara Golkar dan partai partai yang dikuasai oleh ICMI, masih saling bertikai, dan belum mempunyai simbol baru untuk menggantikan Habibie. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 25 Jan 1999 jam 16:39:38 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
