----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

From: Pallas Anonymous

<From: zainal algadri
<
<CSIS BERTANGGUNG JAWAB DENGAN KONDISI INDONESIA
<
<Semua kejadian di Indonesia akhir-akhir ini semua adalah sebab dari
<ulah tingkah CSIS. CSIS lah biang dari kemelaratan rakyat Indonesia.
<Orang-orang dari kelompok ini telah merampok hak rakyat untuk
<kepentingan golongannya sendiri. Kelompok inilah yang telah menunggangi
<ORDE BARU melalui kaki tangannya Yusuf Wanandi dan Sofyan wanandi
<serta harry chan Silalahi. Melalui tangan merekalah negara diatur. Dengan
<kelicikannya mereka menguasai perekonomian dengan menempatkan orang
<orang mereka di tempat-tempat strategis dalam pemerintahan. Orang orang
<tersebut seperti :
<
<1. Frans Seda
<2. Radius Prawiro
<3. JB Sumarlin
<4. Adrianus Moy
<5. Sudrajat Djiwandono
<6. LB Murdani dan lain-lain

From: anti sasono

ICMI BERTANGGUNG JAWAB DENGAN KONDISI INDONESIA

Semua kejadian di Indonesia akhir-akhir ini semua adalah sebab dari
ulah tingkah ICMI. ICMI lah biang dari kemelaratan rakyat Indonesia.
Orang-orang dari kelompok ini telah menyunat dana yg seharusnya untuk
keperluan sembako rakyat untuk kegiatan terorisnya. Kelompok inilah yang
telah menunggangi ORDE TERBARU melalui kaki tangannya Adi Sasono dan Ahmad
Tirtosudiro serta Jumhur Hidayat. Melalui tangan merekalah negara diatur.
Dengan kelicikannya mereka menguasai peta politik dengan menempatkan orang
orang mereka di tempat-tempat strategis dalam pemerintahan. Orang orang
tersebut seperti :

1. Adi Sasono sendiri
2. AM Saefuddin
3. Muslimin Nasution
4. Fahmi Idris
5. Rahardi Ramelan
6. Feisal Tanjung

<Pada masa-masa merekalah Uang rakyat Indonesia dikuras untuk segelintir
<golongan dan memperkaya diri mereka sendiri. Sekarang mereka ketakutan
<dan selalu membuat kerusuhan dan demo-demo dengan mengatasnamakan
<rakyat agar bagaimana caranya agar negara ini tidak dipegang oleh
orang-orang
<yang dekat kepada rakyat miskin.

Pada masa-masa merekalah uang pinjaman luar negeri yg seharusnya
dipergunakan untuk memperbaiki perekonomian negara,  dikuras mereka untuk
membeli simpati dari rakyat agar memilih mereka dalam Pemilu mendatang,
dengan cara membagi-bagikan uang secara gratis kepada rakyat oleh Adi
Sasono, tanpa berusaha meningkatkan kemampuan rakyat untuk mandiri sehingga
tentunya rakyat akan bergantung kepada mereka, dan akhirnya rakyat Indonesia
kembali akan dijajah, kali ini bukan oleh Soeharto tetapi oleh Adi Sasono cs
dan ICMI. Sekarang mereka ketakutan dan selalu membuat kerusuhan dan
demo-demo dengan mengatasnamakan rakyat dan agama agar bagaimana caranya
agar negara ini tidak dipegang oleh orang-orang yang benar-benar
memperjuangkan kepentingan rakyat, seperti Gus Dur,Amien Rais dan Megawati.

<Frustasi CSIS mulai terjadi setelah Soeharto di-masa terakhir
<kepemimpinannya tidak bisa lagi di tunggangi. CSIS mulai kesal dan marah
<setelah Soeharto tidak lagi menempatkan orang-orang CSIS di
<pemerintahan. Harapan CSIS suksesi pengganti soeharto adalah Tri
<Sutrisno telah gagal. Dan cara CSIS untuk membunuh Soeharto juga gagal.
<Ingat mengapa soeharto pergi ke Jerman untuk berobat bersama Habibie?.

Frustasi ICMI mulai terjadi setelah Soeharto di-masa terakhir
kepemimpinannya tidak bisa lagi di tunggangi. ICMI mulai kesal dan marah
setelah Soeharto tidak lagi menempatkan orang-orang ICMI di pemerintahan.
Harapan ICMI suksesi pengganti Soeharto adalah Adi Sasono telah gagal. Dan
cara ICMI untuk membunuh Soeharto juga gagal. Ingat waktu kerusuhan bulan
Mei lalu di Jakarta ? Jelas-jelas Adi Sasono dan ICMI lah yang
mendalanginya, dengan tujuan selain menghancurkan Jakarta, juga untuk
membunuh Soeharto sehingga jabatan presiden kosong, dan dapat segera diambil
alih oleh Adi Sasono. Tetapi rencana itu gagal, karena Soeharto keburu
berangkat ke Mesir, dan setelah lengser, Soeharto ternyata menyerahkan
jabatannya kepada Habibie. Dan sekarang Adi Sasono mulai berusaha menggusur
Habibie, dengan langkah terbarunya dengan mendirikan Partai Daulat Rakyat.
Adi Sasono rela mengkhianati Habibie yg telah membesarkan namanya, untuk
mencapai ambisinya.

<Kegagalan demi kegagalan menimpa CSIS, jalan terakhir adalah dengan
<menggunakan kekuatan ekonomi yang memang telah dipegang oleh mereka,
<Orang-orang merekalah yang membuat ekonomi ambruk, nilai rupiah terhadap
<dollar tidak ada harganya. CSIS inilah penghianatnya. Mereka harus
<bertanggung jawab, bukan cuma soeharto. Merekalah yang telah memiskinkan
<rakyat Indonesia yang sudah Miskin. Bagaimana mungkin kekayaan Indonesia
<dibagi dengan cara tidak adil. 60 % terbesar untuk para konglomerat, 30%
untuk <kalangan menengah, 10% untuk rakyat yang sudah miskin dan jumlahnya
banyak <harus berebutan, Lihatlah apa yang terjadi banyak sekali kejahatan.

Kegagalan demi kegagalan menimpa ICMI, jalan terakhir adalah dengan
menggunakan kekuatan preman-preman pengangguran yang memang telah dipegang
oleh mereka, Orang-orang merekalah yang membuat keamanan dan kerukunan
beragama ambruk, sehingga sering terjadi kerusuhan yg mengakibatkan nilai
rupiah
terhadap dollar semakin tidak ada harganya. ICMI inilah biang keroknya.
Mereka harus  bertanggung jawab, bukan cuma soeharto. Merekalah yang telah
memperalat
rakyat Indonesia yang memang selama ini sudah sering ditipu oleh Soeharto.
Bagaimana mungkin rakyat Indonesia yg sudah miskin dan melarat diperalat
untuk berperang antara sesama mereka sehingga rakyat Indonesia yg dulunya
hidup rukun aman dan damai sekarang harus bunuh-bunuhan, bakar-bakaran.
Lihatlah apa yang terjadi banyak sekali kejahatan karena ulah Adi  Sasono cs
dan ICMI yg mengadu domba mereka.

<Sebaiknya kini kita harus waspada, gaya CSIS memang sangat halus dalam
<melakukan kejahatannya. Jangan kita tambah terpuruk dengan cara CSIS
<sekarang yang suka mengadu domba. Gerakan mereka sekarang ada di
<bawah tanah, merekalah yang berada disetiap kerusuhan dan
demontrasi-demontrasi <bersama dengan barisan nasional.

Sebaiknya kini kita harus waspada, gaya ICMI memang sangat halus
dalam melakukan kejahatannya. Jangan kita tambah terpuruk dengan cara
ICMI sekarang yang suka mengadu domba. Gerakan mereka sekarang ada di
atas permukaan tanah, secara terang-terangan, dan tak segan-segan untuk
menghabisi siapa pun yg menghalangi ambisi mereka, merekalah yang berada
disetiap kerusuhan dan demontrasi-demontrasi yg mengatasnamakan rakyat dan
agama.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 29 Jan 1999 jam 10:07:50 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke