---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk HABIBIE DIDUGA PUTIHKAN UTANG CENDANA JAKARTA (SiaR, 14/4/99), Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) DR Amien Rais mensinyalir pemerintah Habibie telah melakukan pemutihan hutang-hutang (kredit macet) milik keluarga Cendana. Kredit yang diputihkan tersebut kurang lebih Rp 600 trilyun. "Pokoknya dalam pekan depan ini saya akan menggelar konferensi pers untuk mengungkap datanya secara lebih valid," ujar Amien Rais setelah acara pendeklarasaian Solidaritas Pekerja Amanat Nasional (SOPAN), di gedung Juang 45 Jakarta, selasa lalu (13/4). Amien dalam kesempatan itu menyatakan tidak membawa data-datanya. Namun ia berjanji bahwa dalam waktu dekat akan membeberkan data-data yang ia punya. "Dalam waktu dekat ini ada pihak yang bersedia memberikan datanya," kata Amien. Sebelumnya editorial harian berbahasa Inggris The Jakarta Post menulis tentang pemutihan kredit-kredit macet keluarga Cendana yang senilai Rp 600 trilyun itu. Pemutihan tersebut diduga keras dilakukan dengan cara memakai tangan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dalam program penjadwalan ulang utang-utang perbankan. Sementara itu dikabarkan, sederatan nama-nama kroni Soeharto dan konglomerat masuk dalam daftar debitur nakal yang akan segera diumumkan oleh BPPN. Menurut informasi, urutan pertama dan kedua penunggak utang terbesar adalah Bambang Trihatmodjo dan Tommy Soeharto. Sedangkan urutan ketiganya adalah Prayogo Pangestu.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 14 Apr 1999 jam 13:01:05 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
