----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

KRONOLOGIS PERISTIWA PEMBANTAIAN TGL 3 MEI 1999

Sabtu, 1 Mei 1999 Pukul 20.00 WIB

Peristiwa ini berawal dari rapat akbar yang dilakukan oleh Aceh Merdeka  di
desa Cot Meurong, 30 km dari kota Lhokseumawe, Aceh utara. Pada acara
tersebut ada seorang anggota militer  berpangkat sersan dari kesatuan
arhanud rudal 001/Pulo Rungkom menyusup ketengah barisan massa, kehadiran
aparat tersebut dikenali oleh masssa dan kemudian dipertanyakan maksud
kehadirannya oleh masyarakat, sersan bernama Aditia menggunakan pakaian
preman dan peci Aceh Merdeka. Setelah ditanya kemudian diminta meninggalkan
tempat pertemuan. Akan tetapi di markas Arhanud berkembang informasi bahwa
sersan Aditia tersebut ditahan oleh massa.

Minggu, 2 Mei 1999 Pukul 09.00 WIB
Diadakan kenduri akbar oleh masyarakat. Pada saat massa tengah memotong
sapi tiba-tiba datang tiga (3) truk pasukan dari kesatuan Rudal Arhanud
001/Pulo Rungkon. Kemudian para anggota dari kesatuan tersebut mencari
anggotanya yang diisukan hilang. Dalam pencarian oleh pasukan militer
tersebut sudah mulai melakukan tindakan kasar terhadap penduduk setempat
yang mengakibatkan jatuhnya enam (6) orang korban pemukulan.  informasi
mengenai pemukulan penduduk oleh militer semakin mengalir dari mulut
kemulut, berkembang pula informasi bahwa kampung-kampung penduduk akan
diserbu oleh kesatuan Rudal Arhanud 001/Pulo Rungkom. Terhadap situasi
tersebut masyarakat berinisiatif menemui Danramil Dewantara, yang
menghasilkan kesepakatan bahwa Koramil akan melindingi masyarakat.

Pukul 12.30 WIB.
Pasukan Rudal Arhanud kembali datang dengan jumlah yang lebih besar dengan
maksud yang sama untuk mencari anggota mereka yang diisukan hilang. Dalam
aksi tersebut menimbulkan korban 14 orang pemukulan, pasukan tersebut
kemudian mundur.  Provokasi dari aparat militer tersebut menyebabkan  massa
berkumpul terutama di sepanjang jalan lintas Banda aceh- medan tepatnya di
sekitar Cot Meurong dan Paloh Lada massa kemudian menuju ke markas Koramil
untuk meminta pertanggungjawaban terhadap kesepakatan sebelumnya. Atas
kejadian tersebut menghasilkan kesepakatan dengan Muspika bahwa pasukan
akan ditarik, massa membubarkan diri.

Minggu Malam
Kembali pasukan militer datang dan masuk ke Desa Cot Murong. Atas kejadian
tersebut membuat warga desa ketakutan. Warga berinisiatif untuk berjaga
agar pasukan tidak masuk ke desa.

Senin, 3 Mei 1999.
Pukul  11.00 Wib hari senin tanggal 3 Mei 1999 terlihat 6 truk massa dan
berkumpul dilapangan bola kaki Krueng Geukueh diantara PT. PIM dan PT AAF
(Perusahaan Pupuk) massa berjumlah ribuan orang bermaksud menuju ke Cot
Murong. Akan tetapi kehadiran masssa tersebut dihadang oleh empat (4) truk
pasukan dari Yonif 113/JS namun tidak terjadi bentrok, pada saat itu
terjadi dialog antara massa dengan aparat. Tidak lama kemudian dari arah
berlawanan secara tiba-tiba datang enam (6) truk dari kesatuan Arhanud
Rudal 001/Pulo Rungkom,   pasukan tersebut melakukan provokasi dengan
melempar batu kearah massa dari atas truk, lemparan tersebut dibalas massa.
Pada saat ini terjadi negosiasi untuk menghadirkan komandan Arhanud Rudal
001 Pulo Rungkon dan Bupati. Akan tetapi kedua pejabat tersebut tidak dapat
dapat ke tempat kejadian. Keadaaan menjadi tak terkendali, sesaat kemudian
pasukan dari kedua kesatuan tersebut mulai melepaskan tembakan kearah massa
dan mengejar hingga ke rumah-rumah. Akibat kejadian tersebut korbanpun
berjatuhan walaupun korban sudah lari menghindar namun tembakan terus
dilakukan oleh aparat tembakan dimulai

pukul 12.30 wib selama beberapa menit kemudian tembakan berhenti beberapa
menit dan kemudian terdengar kembali hingga pukul 13.30 wib  tembakan
tersebut menurut saksi dilapangan berasal dari  anggota Arhanud Rudal
001/Pulo Rungkom dan Yonif 113 dari peristiwa tersebut korban jiwa sebanyak
40 orang tewas

sampai saat ini hari Rabu pukul 19.00 WIB tercatat 68  orang meninggal
dunia dan yang luka berat sebanyak 102 orang yang terdata di LBH banda Aceh

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 8 May 1999 jam 06:08:04 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke