---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++ ---------------------------------------------------------- ======================================================= SAPU BERSIH STATUS QUO: HABIBIE, GOLKAR dan DWIFUNGSI TNI ======================================================= Browse STATUSQUO ONLINE: http://members.tripod.com/kkn_ghalib Ada banyak cara untuk mendukung Megawati menjadi presiden periode mendatang. Diantaranya adalah dengan menerakan cap jempol dengan 'tinta' darah di selembar kertas putih. Cara yang cukup unik ini dilakukan oleh ratusan pendukung Mega di Surabaya. Aksi dukungan itu dimulai pukul 11.00 WIB dan hingga berita ini diturunkan, kegiatan itu masih berlangsung di markas PRRT (Perjuangan Rakyat untuk Reformasi Total), Jl Pandegiling, Surabaya, Senin (28/06/1999). Caranya, jempol pendukung dicoblos dengan jarum. Setelah keluar darah, baru dicapkan ke selembar kertas putih. Menurut Whisnu Sakti Buana, ketua kegiatan, aksi itu dilakukan untuk menunjukkan dukungan rakyat pada Mega untuk menjadi presiden menggantikan BJ Habibie. "Aksi ini menunjukkan bahwa arus bawah mendukung Mega. Sebab saat ini kami lihat banyak kelompok ingin menjegal Mega," kata Whisnu. Menurut Whisnu, aksi dukungan dengan cap jempol darah itu, tidak dikhususkan pada pendukung PDI Perjuangan saja. "Siapa saja yang merasa mendukung pencalonan Mega jadi presiden, boleh membubuhkan cap jempolnya di sini," kata Whisnu. Orang yang berdatangan ke situ pun tidak terbatas orang Surabaya saja. Bahkan beberapa orang mengaku datang dari Malang, dan beberapa daerah lainnya di Jawa Timur. "Saya ke sini setelah melihat iklan di koran, Mas," kata seorang pemuda yang baru mencoblos jempolnya dengan jarum. Menurut Whisnu, kegiatan itu digelar setelah didesak oleh ratusan massa PDI Perjuangan Ranting Simolawang, Kecamatan Simokerto, Surabaya, pada Minggu (27/06/1999) kemarin. "Karena desakan agar acara ini diadakan, maka kami pun mengkoordinirnya. Supaya lebih tertib," aku Whisnu. PRRT sendiri adalah organisasi onderbow PDI Perjuangan. Cap jempol di atas kertas HVS putih itu sendiri, kata Whisnu, akan dikirimkan ke Megawati pada Sidang Umum (SU) MPR mendatang. "Ini adalah dukungan moral kami pada Mega," tegas Whisnu. Selain mengadakan pengumpulan dukungan dengan cap jempol darah, PRRT juga akan mengadakan pengecatan ratusan becak, Selasa (29/06/1999) besok. Pengecatan itu hanya dilakukan di sandaran becak saja, yaitu dikasih gambar logo PDI Perjuangan. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 1 Jul 1999 jam 08:46:28 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
