----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Anda yang sering mengikuti tulisan saya pasti tahu sudah setahun lebih saya
mencaci monyet Yogja yang dari sejak lama saya ikuti permainan ondel ondel
di sirkus besar bernama gerakan reformasi.

Anda juga melihat dalam setahun itu cuma segelintir orang yang
mau percaya dengan omongan saya bahwa si monyet kecil
bernama Amien itu adalah penyamun yang disiapkan oleh tim
Habibie untuk menumbangkan Suharto dan menyiapkan jalan
agar para sohib di ICMI untuk mengambil alih kekuasaan.

Dulu saya seperti berteriak sendirian di tengah gurun. Dulu sudah
berkali kali saya mengingatkan " Awas terhadap Amien "
Hati hati terhadap Rais, jangan percaya terhadap  movenya
mendekati  kalangan non pribumi dan non muslim. Awasi tingkat kedekatan
dia pada Habibie, perhatikan mengapa si Amien selamat walaupun
sering mencaci maki Suharto tanpa takut dijebloskan ke cipinang
seperti Sri Bintang , saya sudah sebutkan Amien Rais adalah bajingan
ulung tukang sungkem pantat orang Arab, yang terjerumus egomaniak.

Sudah juga saya jelaskan bahwa ICMI itu adalah organisasi sektarian
yang punya cita cita berbahaya. Semua anggotanya adalah preman
Islam yang haus kekuasaan. ICMI adalah tim yang solid dan punya
dana yang tidak terhingga.ICMI adalah kesebelasan Arab yang kompak.
Jadi tidak heran bila selama ini Amien tidak pernah sekalipun misalnya
mengkritik teman satu tim , karena tugas misi mereka memang memenangkan
kompetisi merebut dan mempertahankan kekuasaan, lalu bagi bagi
proyek seperti yang sudah sudah.

Habibie dalam ICMI adalah pelatih, Adi Sasono sebagai penjaga gawang.
AM Saefudin back hand, dan Amien Rais penyerang, sedangkan barisan
cadangan adalah para anggota PPP yang diperkuat oleh ajian MUI.

Perhatikan, ketika masayarakat sedang sibuk membicarakan kebusukan
tim Habibie mengenai kasus bank Bali, Amien tiba tiba datang menyodok
dengan mencoba menguak kasus PDI dan Lippo . Anak sd juga tahu
bahwa  Amien sebenarjya sednag  berusaha memindahkan perhatian orang
dari permasalahan yang sedang dihadapi bossnya si Habibie kepada Mega.

Amien adalah pendengki, manusia kontet ini cemburu atas keberhasilan
Mega, beserta AM Fatwa dia berkali kali bilang " PDI  tidak dipilih
oleh 70 persen penduduk Indonesia " , manusia katak satu ini tidak
pernah berkaca bahwa  yang tidak memilih PAN jumlahnya malah
lebih dari 90 persen.

Amien adalah manusia penuh iri, hatinya busuk sebau keteknya
yang jarang dicukur.Manusia yang tesis doktoralnya cuma nulis
tentang " Gerakan Ikhwanul Muslim " dan sok anti Amerika dulunya,
tapi setelah itu malah datang sungkem sungkem pada para US senator.
adalah manusia yang licik,mental kurap dan dikuasai fatalisme yang
akut.

Laki laki yang jauh dari tampan yang baru baru ini bilang " Lebih baik
memilih Habibie dari Mega " membuktikan kebusukannya yang sudah
lama saya cium, jauh...jauh sebelum milis ini penuh dengan caci maki
terhadap si Amien pendengki seperti sekarang.

Oleh sebab itu mari kita tumbangkan Amien dengki dari PAN,
dan kita tendang Dawam Raharjo beserta AM Fatwa, kita naikan
Faisal Basri dan membiarkan cowok Padang ( ser...ser..bangga deh gue )
ini menyatukan visi dengan PDI-P dan PKB untuk menjungkir balikan
Golkar, ICMI dan para dedemit lainnya.

Bila tidak bisa demikian, mari kita bubarkan PAN dengan paksa.
Karena PAN di bawah Amien adalah kepanjangan dari partainya
Habibie.......



Hasan Basri

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 27 Aug 1999 jam 00:06:20 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke