---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk AWAS, POROS TENGAH KHIANATI GUS DUR JAKARTA, (SiaR, 29/9/99). Calon Presiden Poros Tengah, Abdulrahman Wahid harus siap-siap kecewa lantaran akan dikhinati para pendukungnya. Sejumlah penggagas Poros Tengah telah disuap milyaran rupiah untuk menggoalkan Habibie menjadi presiden di SU mendatang. Menurut informasi yang diperoleh SiaR dari salah seorang pimpinan Partai Bulan Bintang (PBB) Fadlizon, Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra (selama ini dianggap sebagai aktor penting di Poros Tengah), telah menerima uang dari Presiden BJ Habibie sebesar Rp 1,5 miliar. "Di DPP Partai Bulan Bintang saya tak henti-hentinya memberikan kritik keras terhadap kinerja beberapa fungsionaris DPP Partai, termasuk dalam hal dana partai. Masalah dana ini begitu sensitif secara politis dan hukum. Karena itu saya sudah sering berpolemik dengan Sdr Yusril Ihza Mahendra dan sering kali mengingatkannya agar berhati-hati dalam berhubungan apalagi menerima uang dari Habibie," kata Fadli Zon. Dan menurut Fadli, Yusril pada 22 Juli 1999 telah mengakui menerima uang dari Habibie sebesar Rp 1,5 miliar di depan rapat pengurus harian DPP Partai Bulan Bintang. "Saya sendiri sudah mendengar isu ini sejak Februari 1999 termasuk dari kalangan orang-orang dekat Habibie yang secara eksplisit membenarkan adanya pemberian dana dari Habibie kepada Yusril, bahkan ada yang mengatakan dana yang diterima lebih besar dari yang diakui," kata Fadli. Penyuapan kepada Yusril ini diduga banyak pihak kemungkinan juga dilakukan terhadap para anggota partai Poros Tengah yang lain. "Sehingga Gus Dur, sebagai calon yang didorong-dorong Yusril dkk, harus siap-siap kecewa. Lantaran orang-orang Poros Tengah pada dasarnya adalah pendukung Habibie. Pencalonan Gus Dur, merupakan strategi memecah kekuatan nasionalis yang mendukung Megawati," kata sumber SiaR. Kalau kekuatan nasionalis pecah antara pendukung Gus Dur dan pendukung Megawati, kata sumber ini, maka dukungan terhadap Habibie akan menjadi besar. "Ini tujuan Amien, Yusril dkk. Mereka tidak tulus mencalonkan Gus Dur," ujar aktifis PKB kesal. Soal suap menyuap anggota MPR yang akan mengikuti SU beberapa hari mendatang, pernah menjadi isu santer beberapa waktu lalu. Menurut isu itu, kelompok Habibie telah menyiapkan uang triliunan rupiah untuk membungkam para anggota MPR. Kabarnya, kelompok Habibie yang dipimpin duet Hariman Siregar-Fanny Habibie ini konon telah mempersiapkan dana antara Rp 1 milyar sampai dua milyar untuk menyogok setiap anggota MPR dan DPR. "Tidak lagi lewat rekening yang mudah dideteksi. Tapi sudah dalam bentuk cash," ungkap sumber ini.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 29 Sep 1999 jam 20:04:45 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
