---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Rakyat Merdeka, 26 September 1999 Opsi Untuk Warga dan Pengungsi AKIBAT kericuhan di Timtim pasca jajak pendapat yang dimenangkan oleh kelompok anti integrasi, gelombang pengungsi mengalir dan sebagian besar berada di wilayah NTT. Dalam upaya menyelesaikan masalah Timtim ini pemerintah melalui Menko Kesra menawarkan dua opsi. Yakni kembali ke wilayah Timtim untuk membangun negara yang bersahabat atau tetap bersatu dengan Indonesia. Pemberian opsi kepada warga dan pengungsi Timtim tanpa unsur pemaksaan merupakan langkah positif dan demokratis dari pemerintah Indonesia. Bukankah cara ini merupakan salah satu wujud penghormatan terhadap HAM. Kebijakan opsi terhadap pengungsi dan warga Timtim juga menunjukkan kesungguhan dan sikap pemerintah untuk menegakkan demokrasi. Adanya tudingan LSM dan pers Australia mengenai pelanggaran HAM oleh Indonesia terhadap rakyat Timtim hanya dicari-cari dan tak beralasan. Australia kurang mengerti bagaimana RI membina dan membangun Timtim dengan dana yang tidak sedikit. Ini tidak pernah tidak dilakukan oleh Portugal. Bukankah adanya sejumlah personil Polri yang memilih bergabung dengan pro-kemerdekaan atas keinginannya sendiri melalui proses aturan Polri menunjukkan penghargaan terhadap HAM dan niat baik pemerintah RI untuk konsekuen terhadap opsi yang ditawarkan. Alangkah bijak bila Australia tak berprasangka negatif dan memojokkan Indonesia dengan tuduhan pelanggaran HAM, karena di samping tak beralasan juga menimbulkan masalah. Selain itu Indonesia tak menginginkan permasalahan Timtim terus berkepanjangan. Harapan kami kepada warga dan pengungsi Timtim untuk mempertimbangkan pilihan ini dengan baik agar tidak menyesal di kemudian hari. Salamun SH Jalan Sarbini, Jakarta Timur ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 30 Sep 1999 jam 06:26:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
