---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk BRIGIF LINUD 17: MENEBAR KEKERASAN DARI DILI KE SEMANGGI JAKARTA, (TNI Watch!, 1/10/99). Dalam majalah berita ibukota edisi terbaru, terdapat foto yang secara jelas memperlihatkan sekelompok prajurit sedang menginjak-injak seorang mahasiswa peserta demonstrasi "Anti UU PKB", di kawasan Semanggi baru-baru ini. Anggota pasukan yang menginjak-injak mahasiswa itu, memakai tameng bertuliskan: Yonif Linud 330 Kujang I. Berarti mereka adalah anggota dari Yonif Linud 330, salah satu dari tiga batalion pada Brigif Linud 17/Kujang I Kostrad. Brigif Linud 17 terdiri dari tiga bataliyon: Yonif Linud 305/Tengkorak (Karawang, Jabar), Yonif Linud 328/Dirgahayu (Cilodong, Kab. Bogor), dan Yonif Linud 330/Tri Dharma (Cicalengka, Kab Bandung). Kesatuan ini kini dipimpin Kol Inf Geerhan Lantara (Danbrig), didampingi Letkol Inf Adi Mulyono (Kas Brigif). Markas Brigif 17 terletak di Cijantung (Jakarta Timur), satu komplek dengan Mako Kopassus, Yonkav 1 Badak Ceta Cakti/Kostrad, dan Yonkav 7 Panser Khusus/Kodam Jaya. Kalau di Semanggi mereka melakukan kekerasan, berarti sudah banyak wilayah di tanah air, yang pernah "tersentuh" oleh kekerasan anggota Brigif 17, seperti Timtim dan Aceh. Sejak "Operasi Seroja" digelar kesatuan-kesatuan di bawah Brigif 17, selalu terjun di Timtim, secara bergiliran hampir tanpa putus. Bahkan sampai hari-hari terakhir "kekuasaan" TNI di Timtim, Brigif 17 masih terlibat, ketika Kol Inf Geerhan Lantara dipercaya sebagai Komandan Sektor A (mengontrol Dili dan sekitarnya). Danrem 164/Wiradharma Timtim Kol Inf M Noer Muis, juga merupakan unsur Brigif 17, karena dia sempat menjadi Kasbrig di kesatuan tersebut. Pangdam Jaya Mayjen TNI Djadja Suparman yang berwajah dingin, itu juga pernah bertugas di lingkungan Brigif 17, sebagai Wakil Kepala Seksi Operasi dan Kasiops (1982 - 1985). Secara kebetulan beberapa pati yang kini menduduki pos penting, pada sekitar tahun 1977-1978, secara bersama-sama berdinas di Brigif Linud 17, dengan komandan saat itu Kol Inf Feisal Tanjung (Menko Polkam). Tahun-tahun itu memang sedang gencar-gencarnya operasi di Timtim, yang telah memberi pengalaman berharga bagi perwira-perwira muda kala itu. Beberapa pimpinan TNI sekarang, yang sekitar 20 tahun lalu berdinas di Brigif Linud 17, baik pada tingkat Brigade maupun Bataliyon, antara lain: Letjen TNI Fachrul Razie (Sekjen Dephankam, saat itu Kasi Intel Yonif 305 dengan pangkat Kapten), Letjen TNI SB Yudhoyono (Kaster TNI, Danton/Ki C/305, Lettu), Mayjen TNI Adam Damiri (Pangdam IX Udayana, Danton I/A/305, Lettu), Letjen TNI Djamari Chaniago (Pangkostrad, Dankipan B/305, Lettu), Mayjen TNI Suaidi Marassabessy (Pangdam VII/Wirabuana, Kasi 2 Yonif 305, Kapten), Mayjen TNI Endriartono Sutarto (Asops Mabes TNI, Dankipan B/328, Lettu), dan Mayjen TNI Agus Wijoyo (Dan Sesko TNI, Pasiops Denma, Kapten). Kemudian beberapa mantan Komandan dan Kastaf Brigif Linud 17, kini telah menduduki pos pimpinan TNI: Letjen TNI Agus Wijoyo (Dan Sesko TNI, Komandan Brigif 17 ke 11), Letjen TNI Sugiono (Kasum ABRI, Komandan ke 12), Letjen TNI SB Yudhoyono (Komandan ke 13), Mayjen TNI Ryamizard Ryacudu (Komandan ke 14), Letjen TNI Fachrul Razie (Kasbrig ke 15), Mayjen TNI Endriartono Sutarto (Asops Mabes TNI, Kasbrig ke 16), dan Letjen TNI Purn Prabowo Subianto (Kasbrig ke 17). Kemudian yang pernah memimpin Bataliyon 305 antara lain: Mayjen TNI Ismed Yuzairi (Danyon 305 ke 21), Mayjen TNI Agus Wirahadikusumah (Danyon 305 ke 23), Brigjen TNI Albert Inkiriwang (Kasgar I/Ibu Kota, Danyon 305 ke 24), Kol Inf Iwan R Sulanjana (Danrem Pamungkas Yogya, Danyon 305 ke 25) dan Mayjen TNI Ryamizard Ryacudu (Danyon 305 ke 26). Yang pernah memimpin Yonif Linud 328, antara lain Letjen TNI Agus Wijoyo (Danyon ke 11), Letjen TNI Purn Prabowo Subianto (Danyon ke 13), Brigjen TNI Zamroni (Wadan Kopassus, Danyon ke14), dan alm Kol Inf (ANM) Adel Gustimigo (Komandan Den 81 Kopassus, Danyon ke 15). Terakhir adalah perwira yang pernah memimpin Yonif Linud 330: Letjen TNI Djamari Chaniago (Danyon ke 18), Mayjen TNI Agus Wirahadikusumah (Danyon ke 19), dan Brigjen TNI Syamsul Mapareppa (Kastaf Divif 1 Kostrad, Danyon ke 22).*** _______________ TNI Wacht! merupakan terbitan yang dimaksudkan untuk mengawasi prilaku TNI, dari soal mutasi di lingkungan TNI, profil dan catatan perjalanan ketentaraan para perwiranya pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan, politik TNI, senjata yang digunakan dan sebagainya. Tujuannya agar khalayak bisa mengetahuinya dan ikut mengawasi bersama-sama. ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 2 Oct 1999 jam 00:17:44 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
