----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Aliran Dana Skandal Bank Bali (Bagian IV)

Sebagian Dana Transaksi "Cessie"
Ditransfer Ke Bank Di Swiss

JAKARTA - Pada tanggal 14 Juni 1999, terjadi transfer dana dari Bong No
Lie ke Tjhiu Tjoun Min (kolega Bong No Lie) sebanyak Rp 200 juta di BNI
Dukuh Bawah. Kami ditolak untuk mendapatkan akses ke bank tersebut. Tidak
ada rincian penerimaan.

Kemudian tanggal 11 Juni 1999 dilakukan penarikan tunai dari rekening
milik Djoko di BNI Cabang Rasuna Said sebesar Rp 100 juta. Kami tidak
memiliki rincian penerimanya.

Tanggal 14 Juni 1999 dari rekening Djoko di BNI Rasuna Said dilakukan dua
kali transaksi, pertama dana sebesar Rp 500 juta ditransfer ke OC Kaligis
(pengacara Djoko) di BCA Duta Merlin, A/C 05330002061. Salinan cek dan
slip transfer berasal dari BCA.

Transaksi kedua adalah transfer dana sebesar Rp 400 juta kepada Iwan
Tjahyadikarta, Presiden Dipo International Bank dan dealer mobil mewah
yang cukup terkenal, melalui rekening A/C 0500000724 di Dipo International
Pecenongan. Tidak ada lagi rincian rekening lainnya selain menyatakan
bahwa transfer dilakukan untuk pembelian sebuah mobil. Copy cek dan slip
transfer berasal dari Dipo Bank.

Pada tanggal 11, 15 dan 16 Juni 1999 dilakukan tiga kali penarikan secara
tunai dari rekening Iwan Tjahyadikarta di Dipo International Pecenongan
dengan total penarikan Rp 5,787 miliar. Tidak ada rincian penerima.

Tanggal 14 Juni 1999 sebanyak Rp 120 miliar dari rekening Djoko Di BNI
Rasuna Said dipindahkan ke dalam deposito on call (DOC) atas nama Djoko
Tjandra di bank yang sama. Foto copy sertifikat deposito diperoleh dari
BNI.

Kemudian tanggal 13 Juli 1999 dari DOC Djoko di BNI Rasuna Said, sebanyak
Rp 25,437 miliar ditempatkan dalam deposito berjangka atas nama PT Gelora
Raya di Bank Lippo kantor cabang Lippo Centre. Foto copy sertifikat
diperoleh dari Lippo Bank.

Tanggal 10 Agustus 1999, dana yang masuk tersebut ditransfer ke rekening
Arung Gauk Jarre (AGJ) A/C 738.30.01896.1 yang ada di Bank Lippo kantor
cabang Lippo Centre. Sisanya Rp 20 miliar tetap berada di deposito
berjangka. Foto copy sertifikat depositonya diberikan oleh Lippo.

Tanggal 2,26 dan 29 Juli 1999 sejumlah dana ditransfer keluar dari
rekening Djoko Tjandra ke rekening Arung Gauk Jarre A/C 738.30.01896.1
dengan perincian tanggal 2 Juli 1999 sebesar Rp 5 miliar, 26 Juli 1999 Rp
2 miliar dan tanggal 29 Juli 1999 Rp 15 miliar. Copy slip transfer
diperoleh dari Bank Lippo.

Tanggal 14 Juli 1999, dari rekening Djoko Tjandra yang ada di BNI Rasuna
Said ditransfer keluar sebesar Rp 93 miliar ke rekening Djoko di BDN Mulia
Centre/BDN Wisma Staco. Foto copy sertifikat depositonya diberikan oleh
BDN.

Pada hari yang sama, dari rekening Djoko di Rasuna Said tersebut
ditransfer keluar dana sebesar Rp 591 juta ke rekening Lim Chee Chien yang
ada di DBS Bank Singapore A/C 001-088347-0. Namun kami tak punya akses ke
bank tersebut.

Tanggal 20 Juli 1999, dana sebesar Rp 500 juta dari rekening yang sama
ditransfer ke RC Mursitawati (karyawan Bapindo) di Bapindo Sudirman.

Selanjutnya pada tanggal 5 Agustus 1999, dana sebesar Rp 113 juta pada
rekening yang sama ditransfer ke Multico Building Prod yang ada di Sime
Bank Bhd Singapura A/C 05-80-04949-5. Kami tak punya akses ke bank
tersebut.

Tanggal 15 Juni 1999 dari rekening Djoko di BNI Rasuna Said A/C
246.000044664.001 dana sebesar Rp 5 miliar ditransfer ke rekening PT
Indowood Rimba Pratama (pedagang uang) yang ada di BNI Rasuna Said A/C
246.000010372.003. Pada hari yang sama terjadi penarikan dana tunai
sebesar Rp 7,5 juta dari rekening A/C 246.000010372.003. Slip penarikannya
tidak ditemukan.

Tanggal 16 Juni 1999, dana sebesar Rp 3,492 juta ditransfer dari rekening
yang sama ke Ariel Pigao yang ada di Bank Global Mangga Dua. Namun kami
tak memiliki akses ke bank tersebut. Tanggal 15 Juni 1999 dana sebesar Rp
1,5 miliar ditransfer dari rekening yang sama ke PT Cita Graha Multindo
Sentosa di Bank Danamon Fatmawati A/C 0110194.

Selanjutnya pada tanggal 11 Agustus 1999, dana dari rekening A/C 0110194
ditransfer ke PT Cita Graha Multindo Sentosa. Tanggal 15 Juni 1999 dana
sebesar US$ 1 juta atau Rp 7,385 miliar dari rekening Djoko di BNI Rasuna
Said ditransfer ke Coutts Bank (Swiss) AG. Kami tak memiliki akses ke bank
tersebut.

Gani Djemat

Tanggal 18 Juni terjadi kliring sebesar Rp 2 miliar dari rekening Djoko di
BNI Rasuna Said ke Gani Djemat & Partner at Deutsche Bank Jakarta. Tanggal
18 Juni 1999, terjadi transfer sebesar Rp 1 miliar dari rekening Djoko
yang sama ke PT Ungaran Sari Garment (USG) A/C 259.623.0336.201 di BNI
JPU. Pada hari yang sama terjadi transfer sebesar Rp 105 juta dari
rekening Djoko di BNI Rasuna Said ke rekeningnya di Lippo kantor cabang
Rasuna Said.

Tanggal 22 dan 24 Juni 1999 atau sekitar tanggal 24 dan 24 Juni 1999
terjadi transfer dana sebesar Rp 1,687 miliar dari rekening Djoko di BNI
Rasuna Said ke PT Astria Perkasa Valasindo (money changer) A/C
286.300438.1 di BCA Capem Kemang. Tanggal 24 Juni 1999 terjadi penarikan
dana tunai dari rekening Djoko di BNI Rasuna Said untuk Irvan Gunardwi
(penasehat hukum Bank Bali).

Tanggal 25 Juni 1999 terjadi transfer Rp 127 juta dari rekening yang sama
ke PT Citra Cipta Bika.

Dalam hari yang sama dana sebesar Rp 500 juta ditransfer dari rekening
Djoko di BNI Rasuna Said ke rekening Judith Dirkin (orang asing yang
bekerja di kantor Marimutu Manimaren) yang ada di Bank Amex Jakarta.

Tanggal 6 Juli 1999, dana sebesar Rp 5 miliar masuk ke rekening Djoko yang
ada di BNI Rasuna Said. Sedangkan pada tanggal 6 Agustus 1999 setelah
deposito Djoko di BNI Rasuna Said jatuh tempo maka dana tersebut kemudian
ditransfer ke rekening Anna Boentaran yang ada di HSBC Singapura. Kami tak
mimiliki akses ke bank itu.(YS/S-27/N-3)

(Bersambung)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 2 Nov 1999 jam 07:33:22 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke