---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Membangun Indonesia Saat Krisis. Memang Enak ???? 1.Jadi Menteri Zaman kaya begini repotnya bukan main lihat Hamzah Haz,belum apa-apa istrinya yang dua sudah diangkat begitu juga soal ijasah Doktornya yang diclaim Aspal. Soal ijasah Doktor ini juga menimpa Yahya Muhaimin yang dianggap Disertasinya memplagiat karya orang lain.Zarkasih Nur lain lagi baru naik sudah dibebani soal kredit macet KUT,JPS dan KKPA yang dibagi Pada jaman sebelumnya termasuk pada jaman Adi Sasono.Agum Gumelar walaupun baru belajar sebentar lagi para pengusaha Angkutan Umum akan pada minta tarif disesuaikan dengan tingginya harga suku cadang begitu juga SB Yudhoyono akan segera dituntut membuka kasus KKN di intansinya baik soal Pertamina atau Soal Freeport,soal lain adalah harga BBM yang saat ini harus dikurangi Subsidinya sehingga harga BBM harus naik???.Yusril Ilza Mahendra lain lagi pusingnya karena dituduh terima Uang 1,5 M dari Habibie.Bomer juga dianggap punya kasus penggelapan pada saat pembangunan Jamsostek.Kalau saja mereka tenang-tenang tidak jadi menteri lebih nikmat hidup ini.Jadi bagi yang tidak jadi Menteri jangan siriklah apalagi pada Frustrasi!kita bangun saja Indonesia ini sehingga hidup ini akan lebih nikmat oke!!!!. Pembasmian Narkotik. Gubernur DKI Jakarta ,Sutiyoso punya idea membasmi Narkotik,ini baru program penting yang sangat substansial membantu penyelesaian banyak soal di Indonesia.Para pejuang kalau mau tahu Soal Narkotik ini ternyata bukan hanya melibatkan para preman dan TNI-POLRI yang rendahan.Jaja Suparman dan Gories Mere juga diduga terlibat didalam melindungi bandar Narkotik,serem nggak???.Banyak orang bilang kalau cuma sekedar spanduk dan tindakan yang sporadis untuk memberantas Narkotik ini tidak ada gunannya.Dalam pemberantasan Narkotik selain diperlukan aturan main yang sangat tegas pemberantasan yang cepat perlu dilakukan segera misalnya para pengedar dan bandar Narkotik ditembakin saja lah.Setelah itu baru para pengguna Narkotik diberi kesempatan untuk menyembuhkan diri tapi kalau masih bandel tidak ada jalan lain terpaksa dilakukan sanksi yang tegas dan keras. Indek Harga saham dan Nilai Kurs Rupiah Aneh bener Keputusan Presiden yang legitimate harus dihubungkan dengan IHSG dan Kurs Rupiah.IHSG dan Kurs Rupiah saat ini lebih banyak dianggap sebagai spekulasi walaupun pasar yang ada saat ini dianggap pasar sempurna.Coba pake otak,mana bisa tanpa Sektor riel beroperasi dan menghasilkan produksi yang dijual kemudian tanpa kegiatan Ekport yang signifikan IHSG dan nilai rupiah bisa naik???kalau turun bisa???Apa coba namanya kalau naik turunnya itu bukan hanya disebabkan spekulasi yang berdasarkan permainan informasi.[opinion leader].Indonesia sebelum krisis jumlah hutang pemerintah dengan swastanya 150 M U$ waktu itu dollar Rp 2000 artinya Hutang nya -/+ 300 triliun Rupiah.Pada era pemerintahan Habibie Rekapitalisasi Bank sampai 550 Triliun Rupiah.Apa ini nggak gila hutang selama Orde Baru saja berarti dapat dilunasi oleh dana yang dipakai untuk Rekapitalisasi Perbankan,padahal masih banyak lagi Bank yang perlu direkapitalisasi.Tindakan Rekapitalisasi Bank ini apakah memang disengaja sehingga Kita semua menyumbang Orang kaya yang pada kabur dan menghancurkan Ekonomi Indonesia.Kenapa juga duit itu tidak saja langsung dipergunakan untuk menggerakan/pinjaman modal kerja untuk ekonomi sektor riel????Saya rada heran dengan pola pikir para ahli ekonomi kita yang kacau balau dan hanya menjadi agen penghancuran perekonomian bangsanya sendiri.Masa orang kaya yang tidak bertanggung jawab malah disumbang pada kabur lagi kemudian Presiden yang legitimate ditaruhkan dengan Spekulator pasar uang dan Saham!!!!!Bangsa Indonesia sudah saatnya untuk mulai mempunyai agenda yang sehat bebas KKN seperti kata IMF tapi jangan hanya ikut pola IMF yang jelas-jelas bukannya papan catur kita.Otak,hatinurani dan akal sehat para ekonom agar dipakai jangan hanya mengandalkan hasl indoktrinasi bulat-bulat pada saat sekolah diluar negeri yang ternyata ilmunya malah menyengsarakan Rakyat Indonesia secara mayoritas.Wahai para Ekonom dan para pengamat ekonomi segera insyaflah engkau jangan menyesatkan kami semua!!!! Para Menteri dari Partai Presiden Gus Dur bermaksud baik maka dibentuklah kabinet persatuan Nasional yang bertujuan mempersatukan kita semua tapi kalau para menterinya malahan hanya berpikir memakmurkan partai,kuarang ajar bener para Menteri ini.Oleh karenanya kita semua harus segera mengawasinya sehingga kalau saja para menteri itu cuma mengangkat para pembantunya hanya dari partainya atau hanya hasil KKN,kita semua harus mengadilinya.Mana mungkin bangsa Indonesia bisa makmur kalau para menterinya hanya berpikir sempit tetapi dugaan ini diharapkan salah besar!!!! Mengembangkan Kelautan,Pendapatan rakyat dan Beragama. Coba pikirkan kalau bagaimana visinya Presiden Gus Dur bisa teraktualisasi menjadi sebuah kenyataan hasilnya dapat dipastikan bangsa Indonesia akan maju.Walaupun ini bukan barang gampangan tapi cukup potensial untuk diwujudkan. Semoga Allah SWT memberi hidayah,rahmat dan berkah agar bangsa Indonesia selamat dan sentosa. Jakarta 4-11-1999 Satria Piningit Foresight. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Nov 1999 jam 08:42:20 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
