----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------
MARKAS BESAR GAM EROPA
P.O.Box: 2084, S-145 02 Norsborg, Sweden
Fax: 00 - 46 - 8531 88460
TANGGAPAN MB GAM EROPA UNTUK ARTIKEL WASPADA TENTANG
"HASAN TIRO TAK KENAL MP GAM"
Menurut Harian Waspada, Senin, 22 November 1999, Wali Negara Tengku Hasan di Tiro
menyatakan tidak
kenal dan tidak pernah memberi kuasa kepada Majlis Pemerintahan Gerakan Aceh Merdeka (
MP GAM ) yang
dipimpin Teuku Don Zulfahri.
Memang selama ini Harian Waspada telah sering memuat berita-berita yang kontroversial
yang
diterimanya dengan faxsimile dari Stockholm atau lewat "Biro"Penerangan" ASNLF di
Texas dan Wilayah
Pase, yang isinya tidak lain hanya untuk memecah-belahkan persatuan rakyat Aceh yang
telah begitu
terpadu. Tidak kurang penting juga bahwa faksimile itu selalu dibubuhi/ditempel
tanda-tangan Wali
Negara, Tengku Hasan Mohammad di Tiro. Tapi yang paling aneh lagi adalah pihak pemalsu
tanda tangan
ini selalu menuduh pihak lain yang melakukan perbuatan bejat itu, walaupun semua orang
sudah tahu
sumber-sumber faksimile yang bertanda-tangan Wali keluar dari Texas, Pase dan
Stockholm.
Yang lebih menjijikkan lagi, MP GAM yang anggota-anggotanya terdiri dari tokoh-tokoh
senior Aceh
Merdeka tulen telah juga dituduh telah "dibiayai oleh intelijen TNI/AD RI...Untuk
memecahbelah
perjuangan Aceh Merdeka." Dapatkah masuk akal sehat seorang 'Wali Negara' menuduh MP
GAM sedemikian
rupa tanpa dapat memberi bukti sedikitpun.
Wali Negara, Tengku Hasan Mohammad di Tiro, yang kami kenal sejak berdirinya Aceh
Merdeka sampai
mengungsi keluar negeri, tidak pernah mengeluarkan satu surat yang akan merugikan
perjuangan suci
bangsa ini. Apalagi selama dua tahun ini, jangankan membuat pernyataan-pernyatan yang
merugikan
perjuangan, untuk membuat satu press release saja sudah tak memungkinkan. Disini jelas
sudah ada
pihak lain yang memalsukan surat-surat tersebut.
Perkara Wali tidak kenal dengan MP GAM, itu tidak mengherankan. Wali tidak kenal juga
dengan "Biro
Penerangan" Texas, Denmark, Norway dan 27 lagi Biro Penerangan di dalam yang dikepalai
oleh 27 orang
Abu-Abu termasuk Abu Jahal dan Abu Lahab. Tetapi yang penting bagi Wali yang beliau
selalu nasihati
kami dikala beliau masih sehat: "Kalau saya tidak kuasa lagi nanti atau sudah
meninggal, perjuangan
ini wajib diteruskan sampai berhasil.
Malang dan anehnya, ketika beliau jatuh sakit dengan mendadak, maka kerabat-kerabatnya
langsung
berebut-rebut tahta dan dengan pedang terhunus langsung mencencang siapa saja yang
melintang
didepannnya. Dr. Zaini dan M.Jamil, dua kerabat, yang sudah sepuluh tahun berbaring
dan menjadi
oposisi Aceh Merdeka di Stockholm, langsung bangun mengeluarkan bermacam-macam fatwa
yang telah
memecahkan persatuan Aceh Merdeka. Sayangnya, Zaini dan Jamil kemampuannya hanya
sanggup memalsukan
tanda-tangan Wali - tidak lebih dari itu. Satu lagi kerabat yang namanya Musanna Abdul
Wahab,
tinggal di Texas, Amerika. Walaupun ia belum pernah berjumpa dengan Wali Negara,
tetapi kalau
berbicara selalu meng-atas-namakannya. Selama tinggal di Amerika belum pernah kita
lihat ia membuat
satu pernyataan baik dalam bahasa Melayu atau Inggris yang menguntungkan perjuangan
dan merugikan
musuh. Pernyataan-pernyataan yang selalu keluar dari komputernya hanyalah mengadu
domba rakyat Aceh.
Kepada seluruh rakyat Aceh yang masih setia kepada bangsa Aceh, Tanah Air Aceh, agama
Aceh dan adat
istiadat Aceh, teruskan perjuangan suci kita dan singkirkan jauh-jauh semua fitnah,
baik yang
dikirim lewat e-mail atau Harian Waspa. Ingat, Harian Waspada dan e-mail itu sama saja.
Kepada yang berjuang untuk kepentingan pribadi, pangkat atau kerabat, nyatakan dengan
terang supaya
tidak lagi membingungkan rakyat Aceh yang lagi kebingungan ini.
Biro Penerangan MB GAM Eropa
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 24 Nov 1999 jam 07:36:55 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++