---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Pilek, batuk,kerja double plus rasa malas menghambat sambungan laporan jalan-jalan ke London. Ini baru alasan kedua, yang pertama saya mulai kehilangan semangat lantaran posting saya entah kenapa ditolak melulu oleh milis Indonews, dan ketika saya mencoba masuk milis Sabili ( yang kata Hasan Rasyidi milis bebas ( Tapi ) bersandar pada Quran dan Hadis ? hi hi gila ni orang yang namanya bebas ya bebas ngga pake sandar sandaran dong om gimana sih ?) keberadaan saya dijegal. Saya dilarang ikutan.. Eksistensi proletar bukan saja sudah dibuang dari di milis Isnet, Riska, dan beberapa milis Islam yang lain. Bahkan ketika saya mencoba masuk untuk menjawab tantangan para Emha Worshiper untuk berdebat bebas di milis PadhangBulan, sekali lagi saya diganjal... Ini membuktikan bahwa aktivis muslim di internet tidak berani berdebat.. Ini membuktikan bahwa sense of otokritik di benak mereka sudah lama padam.. Adalah amat disayangkan, agama inferior seperti Islam tidak pernah memahami kesalahan mereka sendiri.. Amat prihatin mengetahui agama sendiri telah menutup pintu bagi orang yang mencoba mengkonstruksi bagan religi yang sudah compang-camping termakan jaman.. Seorang netter nasrani mengirim email seperti dibawah ini pada saya: Subj: cara kamu salah Date: 99-11-27 16:42:15 EST From: [EMAIL PROTECTED] (sampah masyarakat) To: [EMAIL PROTECTED] proletar, jusfiq, saut, alexsalam, atau apalah namamu, saya tahu bahwa kamu merasa terpanggil untuk melakukan kristenisasi.tapi apakah mungkin ada orang yg sakit hati kemudian mau pindah ke kristen? bukankah mereka baru mau pindah ke kristen kalau menemukan kedamaian dari kristen? karna kamu sakiti hati mereka maka mereka membuka-buka ayat firman2 di alkitab dengan hati yg jahat, sehingga firman2 itu tidak menyentuh hati mereka... namun seandainya mereka membuka-buka alkitab dengan hati yg damai, maka hati mereka bisa disentuh oleh Tuhan... saya harap kamu mau merenungkannya... salam dalam kasih KRISTUS ----- Terus terang walaupun saya respek dengan orang Kristen, saya ogah dan tidak pernah ada niat untuk masuk ini agama...apalagi mau jadi penyebar injil dan aktivis kritenisasi... Walaupun bini adalah penyembah Yesus, walaupun saya datang ke gereja hampir setiap minggu, walaupun manusia di sana memang sangat bersahabat dan terbuka saya tetap ogah... Sebenarnya malas untuk mengeritik agama dan kepercayaan orang lain, tapi biarkan saya jelaskan ...seperti anggapan saya Al Quran yang penuh ayat ayat error, saya menemukan di Bible juga kesalahan yang tidak kalah ngaconya.. Ayat tentang nabi Daudlah..tentang Luth..tentang Musa, Ibrahim dan cerita di perjanjian lama yang kebanyakan dongeng dan kesalahan baik secara kronologis maupun bertentangan dengan penelitian empiris. Jadi walaupun kristen dalam soal memajukan visi moral manusia dan adaptasi sosial lebih baik dari orang Islam. Di kristen sendiri persoalan diksriminasi gender juga belum bisa hilang. Kalau sholat di Islam melarang wanita menjadi imam, di Kristen perempuan tidak bisa berdiri memberikan ceramah diatas podium gereja.. Di sini saya melihat Islam mempunyai kelebihan. Jika umat nasrani tidak mengenal pendeta perempuan. Umat muslim justru mempunyai mubaligh perempuan yang bisa ceramah dalam mesjid, walau sayangnya khusus di ceramah pengajian satu gender ( pengajian ibu-ibu) doang... 1000 tahun yang lalu, sebenarnya ada sebuah gerakan revisionis di kalangan muslim philosopher di Timur Tengah yang terpengaruh filsafat Yunani tentang " kehendak bebas " Para Mutazilites ini adalah sekelompok rasionalis yang lebih menekankan logic dan reason untuk membedakan ukuran baik dan buruk. Bahwa manusia adalah penguasa nasibnya sendiri,bahwa manusia harus lebih menekankan rasio dari iman, paham radikal antidestiny ini sayangnya diberangus oleh Al-Ashari yang mengembalikan ajaran Islam kedalam jaman kemunduran. Islam konservative yang selalu nggeh nggeh pada hadis dan Quran, yang selalu nggih-nggih mengembalikan semuanya pada Tuhan. Yang mengamputasi kemerdekaan berpikir sambil memuja cerita heroik sang Rasul. Yang percaya bahwa agama ini sempurna, kitab ini sempurna, selain Islam yang ada cuma kafir,calon penghuni neraka,antiislam. jihad,surga,malaikat, syaiton, syaitan dan sejumlah dongeng dongeng tidak logis, Budaya sensor ala Al Ashari, ala Khomeini, Ala Muhammad, Ala Banser NU, ala MUI ... Menjadikan agama ini mundur 1000 tahun kebelakang... Hasan Basri December 3, 1999 ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 6 Dec 1999 jam 07:52:28 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
