----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Kalempong Inggris sudah saya saksikan,
dan karena  sang bini tidak sempat menikmati
itu tontonan ekskusif ( dia berada di rest room selama
si gembel kencing dan ngocok di depan restaurant)
saya merasa itu tidak adil, jadi saya anjurkan pada
dia untuk melewati  musium Victorian&Albert
( well.alasan aslinya sebenarnya karena masuk
musium gratis setelah jam 4:30 sore- penghematan
10 pounds, bro.. ) untuk  langsung menuju Harrods

Department milik bokapnya si Dody Fayed ini memang
lumayan gede tapi sesak oleh manusia. Sebagaimana
layaknya kapitalis tulen asli, konglomerat Mesir yang kelewat
bangga bahwa almarhum anaknya  sempat pacaran
dengan  Putri Diana menaruh memorabila seperti cincin
tunangan dan segelas anggur yang belum sempat diminum
dalam kaca besar didampingi dua foto besar anaknya
dan Princess of Wales  di sebuah pojokan di lantai satu.

Males nongkrongin itu memorial dan berharu biru ingetin kisah cinta
para borjuasi, saya lalu berputar ke toko arloji dan membeli
jam tangan Rolex seharga 1800 pounds (*1) dan Vicky tidak
mau kalah lantaran semangat perempuannya muncul dengan
membeli Jam Raymond Weil yang bernoktahkan permata
kecil seharga 2100 Pounds (*2)

Langit sudah gelap ketika kami keluar, saya putuskan
untuk segera pulang karena Diane sudah menunggu
dirumah saya berjanji akan memasakan kari ayam
ala thailand buat mereka.

JAMES HANGAT, KAMI TIDUR DI IGLOO

Tidak pernah saya merasa begitu bangga menjadi orang
Minang kecuali pada malam itu, ketika Deane memuji se
tengah mati masakan olahan saya. Sedang James yang
wajahnya memerah lantaran kepedasan berkali-kali
bilang " Wow..its delicious..wow " ( Tapi berkali-kali juga
dia menenggak sodanya sampai habis ) Deane sempat
menanyakan dari mana asalnya saya di Indonesia.
Saya bilang,

 " Bukit Tinggi "

Dia nampak bingung " Whats that ? " tanyanya

Dengan mantap saya jawab " High Hill ! so Im a Highlander.."
dengan bangganya, walaupun saya cuma pernah sekali
seumur hidup mengunjungi ini kota, walaupun sebenarnya
ibu saya dari Pariaman, dan saya bukan lahir di Padang
dan tidak begitu bisa bahasa Minang. Toh Bukittinggi, Singkarak,
whatever itukan tetap bagian dari Sumatra Barat..?
Eh ini bukan artinya saya ngibulin si Deana, Ini namanya
diplomasi, silly...

Setelah selesai makan James langsung menuju
TV dan menyetel Bart Simpson seperti kebiasaannya.
( Damn James adalah bart maniac, di kamar mandi
tempat sabunnya bertampang Homer, sikat giginya
bergambar Bart, handuknya adalah foto keluarga Simpson)
James adalah pria hangat, bicaranya hangat, tapi malam
itu saya sudah terlalu lelah untuk bercakap-cakap.
Saya putuskan untuk tidur lebih cepat ." Bye Deane
, Vicky and James ..see you in the morning "

Kamar terasa begitu dingin, saya masuk kebalik selimut
tebal setelah menyalakan radiator ( rumah di Inggris
walaupun nampak bagus, tapi miskin dengan fasilitas
penghangat ) kaki saya lecet, pinggang saya pegal lantaran
jalan begitu jauh. Saya jatuh tidur dengan cepat..

Tengah malam tiba-tiba saya menggigil. Udara begitu beku
dalam kamar ini. Dada belakang saya sakit bukan main,
radiator seperti tidak berfungsi, Tapi sang bini yang
terbujur di samping tidur seperti mati. Berjalan kekamar
mandi tubuh saya bergeletaran seperti orang kena epilepsy.

Kencing saya mengepul mengeluarkan asap hangat.
Dan astaga ketika saya coba elap dengan air hangat,
yang keluar dari keran justru air es yang membuat
burung garuda saya menciut menjadi kutilang kuyup...

Waaaa....ini rumah seperti sebuah Igloo..
Saya tinggal dalam kulkas..

Mungkin ini adalah resiko orang yang mau tinggal
gratisan. Tapi malam itu saya begitu merindukan
apartemen kami yang kecil dan hangat di Springfield.
Saya kangen untuk masuk di bath tub dan berendam
air hangat. Saya homesick...

Di balik selimut tebal, satu satunya yang  bisa menyelamat
kan jiwa saya dari rajaman dingin el-maut adalah dengan
memeluki badan sang bini...

Dan barangkali ini adalah salah satu gunanya
kawin, selain rumah ada yang ngebersihin, pakaian
disetrikain,dan kadang-kadang dinner dimasakin.

(*1) - Come on..masa gue sanggup beli Rolex?
jam di tangan sekarang aja mereknya Citizen
murahan di beli di JC Penney seharga $40..

(*2) - Raymond Weil ? Ndasmu..
Walaupun cincin si Vikcy harganya 400 dollar.
( bangga banget dia ) tapi jam tangannya
juga citizen kacangan...

Hasan Basri
Nov 28

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 6 Dec 1999 jam 07:53:00 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke