----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

AGAM: Jangan Bohongi

Peristiwa tertembaknya lima warga di pusat pasar Blangpidie mendapat reaksi keras dari 
Biro
Penerangan AGAM Wilayah Kuta Batee. Dalam pernyataan yang ditandatangani Biro 
Penerangan AGAM Kuta
Batee, Abu Loed, kemudian kirim melalui faxile kepada Serambi menjelaskan, aparat 
jangan lagi
membohongi rakyat dengan alasan senjata jatuh. "Jangan lagi menipu kami dalam terang, 
kami punya
saksi mata," tulis Abu Loed dalam pernyataannya.
Biro Penerangan AGAM Wilayah Kuta Batee menyerukan kepada masyarakat untuk dapat 
menahan
diri/bersabar sejenak atas perlakuan kaum biadab. Pihaknya, tak melepas tangan atas 
peristiwa ini.
Karena sebelumnya tiga pemuda Blangpidie yang ditangkap aparat juga mendapat 
perlakukan biadab.
"Peristiwa ini kami masih mampu menahan emosi," tulisnya.
Kami tidak seperti mereka yang bagaikan tak punya norma, adab, dan sopan santun, tidak 
seperti yang
tercantum dalam UUD 45 dan pancasila yang mereka anut. Sebenarnya kami sudah cukup 
besabar, namun
kenapa mereka tetap saja menginjak-injak harkat dan martabat kami.
Karena itu kami tidak lari dari apa yang telah dipesan oleh indatu, "Musuh jangan 
dicari, bila ada
pantang lari". Jangan bohongi kami alasan senjata jatuh di tangan, kami rasa kalian 
bukan anak kecil
lagi. Bapak sengaja menjatuhkannya setelah melakukan penembakan.
Jangan pancing kami untuk melakukan perlawanan, bukannya kami takut, tapi kami 
menunggu pesan wali.
Perlu kami ingatkan, bapak harus berani bertanggungjawan atas peristiwa ini. Kami 
tidak memulai,
bila mencari kami kenapa masyarakat yang tidak bersalah menjadi korban. "Kameng gunong 
yang pajoh
bakong, pakon kameng gampong yang keunong geulawa" (Kambing gunung yang makan 
tembakau, kenapa
kabing kampung yang kena lempar). Demikian Biro Penerangan AGAM Wilayah Kuta Batee 
dalam
pernyataannya.(tim)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 7 Dec 1999 jam 02:09:41 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke