----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Gegana Tembak Seorang Pemuda
*AGAM: Kami akan Balas

Serambi-Sigli
Seorang pemuda tewas diterjang peluru panas ditembak pasukan Gegana yang sedang 
melakukan patroli di
kawasan Desa Sagoe Kecamatan Glumpangtiga Kabupaten Pidie, Rabu (8/12) sekitar pukul 
12.30 WIB. Pada
hari sama, sesosok mayat ditemukan warga Sigli, di kawasan jembatan Kelurahan Benteng.
Korban tewas adalah Zulfan Budiman (23) warga Desa Kayee Jatoe Kecamatan Glumpangtiga, 
sedang
temannya Haibar (25) warga Mamplam kecamatan sama berhasil ditangkap aparat. Korban 
diperkirakan
meninggal di tempat, setelah sekujur tubuhnya disirami peluru.
Kapolres Pidie, Letkol Pol Endang Emiqail Bagus kepada Serambi, malam tadi mengatakan 
peristiwa itu
terjadi ketika pasukan Gegana sedang melewati wilayah itu. Tiba-tiba mobil Kijang yang 
ditumpangi
aparat dihadang kedua pemuda tersebut, dengan mengendarai sepeda motor.
Ketika melihat pasukan Gegana di dalam mobil itu, menurut Kapolres Bagus, korban lari 
ke arah sawah.
Kendati aparat sudah melakukan tembakan peringatan ke udara, namun korban tak 
berhenti. "Gegana
terpaksa menembak korban karena melarikan diri," kata Bagus.
Peluru bersarang di tubuh korban, sehingga ia terjatuh di areal sawah. Sedangkan 
temannya yang
berhasil ditangkap aparat kini sudah diamankan di Mapolres. Polisi juga mengamankan 
dua unit sepeda
motor dan satu pucuk senjata api (senti) jenis Pen Gun dengan satu butir amunisi 
kaliber 22 sebagai
barang bukti.
Sejumlah warga lokasi tempat penembakan korban kepada Serambi melalui telepon, malam 
tadi mengatakan
hari itu warga setempat bersama korban sedang melacak maling ternak. Sehari sebelumnya 
di wilayah
tersebut ada warga yang kehilangan ternak piaraannya. Karena itu, setiap mobil yang 
dicurigai tetap
distop dan ditanyakan tujuan yang jelas.
Sebelumnya, mayat seorang laki-laki dengan tangan terikat dan leher tergorok, sekitar 
pukul 8.30 WIB
pagi kemarin ditemukan di bawah jembatan Kelurahan Benteng, Sigli. Penemuan mayat itu 
menghebohkan
warga ibukota Kabupaten Pidie.
Pihak keamanan dibantu sejumlah masyarakat Sigli, mengangkat mayat Muhammad Pakeh (45) 
Warga Kunyet
Kecamatan Pangdangtiji dari pinggiran sungai di bawah jembatan. Kemudian mayat 
tersebut dilarikan ke
Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli, untuk divisum. Sekitar pukul 16.00 WIB, mayat itu 
dijemput
keluarganya.
Panglima Perang Angkatan Gerakan Aceh Merdeka (AGAM), Tgk Abdullah Syafiie melalui 
juru bicara
Komando Pusat Tiro, Tgk Maad Muda lewat saluran telepon ke redaksi Serambi, malam tadi 
mengatakan
pihaknya mengutuk keras penembakan rakyat sipil oleh aparat.
Hampir setiap hari, menurut Maad Muda, adanya pembantaian rakyat sipil yang dilakukan 
aparat. "Kalau
begini terus, kami tak sanggup lagi bersabar. Jika aparat terus membantai rakyat, kami 
akan
membalasnya," kata Maad Muda.(tim)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 9 Dec 1999 jam 02:21:03 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke